
DOYANDUIT – Aplikasi Chevron EBT kembali menjadi sorotan setelah banyak laporan dari pengguna mengenai kegagalan penarikan saldo. Dalam video yang diunggah oleh Mulyono Herlambang pada 10 Juli 2025, ia menyoroti berbagai indikasi bahwa aplikasi ini berpotensi melakukan praktik investasi bodong.
Beberapa pengguna bahkan menyebut saldo mereka tidak dapat ditarik, bonus tertahan, dan komunikasi dengan mentor pun terputus.
“Kalau sudah muncul pengumuman seperti ini, kemungkinan umurnya tidak akan lama lagi,” katanya.
Pernyataan ini mengacu pada notifikasi dalam aplikasi yang mencantumkan adanya aktivitas keuangan abnormal, dengan menyebut nama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PPATK.
Pergantian Nama dan Modus Baru
Salah satu ciri khas aplikasi yang diduga bodong adalah sering mengganti nama dan domain website. Aplikasi ini sebelumnya bernama Chevron, lalu berubah menjadi EBT.
Menurut Mulyono, ini adalah upaya untuk menghindari sorotan karena telah mencatut nama besar seperti “Chevron” tanpa hubungan resmi.
“Perusahaan Chevron yang asli tidak pernah menawarkan investasi seperti ini,” tegasnya.
Situs resmi Chevron pun tidak mencantumkan layanan investasi keuangan yang dijanjikan oleh aplikasi EBT.
Indikasi Penipuan dan Modus Berkedok Pajak
Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah pengguna melaporkan tidak dapat melakukan withdraw, meskipun saldo mereka masih terlihat utuh dalam aplikasi. Namun, uang tersebut hanya tampil sebagai angka di layar.
Keluhan lain yang mencuat di media sosial dan grup diskusi mencakup:
- Bonus harian dan bulanan tertunda
- Notifikasi saldo gagal cair
- Alasan teknis seperti bank bermasalah
- Permintaan untuk membayar “pajak” sebelum pencairan
Salah satu komentar pengguna menyebutkan, “Kemarin juga baru deposit Rp4,3 juta. Tapi saldo sekarang enggak bisa ditarik.” Komentar lain menyebut, “Penarikan di grup saya selesai tapi enggak masuk ke rekening. Drama dimulai.”
Pola ini mirip dengan modus yang sebelumnya pernah digunakan oleh aplikasi lain yang telah dinyatakan scam.
Setelah pengguna menyetor dana atau membayar pajak, aplikasi biasanya hilang begitu saja—website ditutup dan dukungan tidak lagi aktif.

Status Terkini dan Langkah Pencegahan
Per 15 Juli 2025, aplikasi EBT masih bisa diakses oleh sebagian pengguna. Namun, laporan kegagalan penarikan semakin banyak. Beberapa grup pengguna menyarankan untuk menghentikan aktivitas deposit dan berhenti mengajak anggota baru.
Peringatan juga tersebar luas di forum diskusi. Di antaranya tertulis, “Warning! Cepron/EBT: stop deposit dan rekrut member baru.”
Penting untuk diingat, jika sebuah aplikasi menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, terlebih tanpa kejelasan bisnis yang masuk akal, maka patut dicurigai.
Tidak ada cara instan untuk memperoleh uang tanpa risiko, terutama jika dana hanya berputar dari pengguna baru ke pengguna lama.
Jangan Tergoda Iming-Iming Saldo Besar
Meskipun Anda mungkin masih melihat angka saldo yang besar di dalam aplikasi EBT, nominal tersebut tidak bisa dijadikan jaminan bahwa uang Anda aman. Banyak pengguna sudah menyadari bahwa dana asli mereka kemungkinan besar sudah tidak bisa kembali.
“Itu hanya angka. Sedangkan uang asli kalian sudah dibawa kabur,” katanya.
Langkah terbaik saat ini adalah tidak lagi melakukan deposit, tidak mengajak orang lain bergabung, dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika mengalami kerugian.