Perubahan Peta Kripto: Bitcoin Whale Alihkan Modal ke Ethereum, Apa Alasannya?

1 September 2025 14:00
Bagikan :
Upgrade Ethereum dan Dukungan ETF Dorong Kapitalisasi ETH 2025. (Freepik)

DOYANDUIT – Sebuah fenomena menarik tengah terjadi di pasar aset digital. Menurut laporan Arkham Intelligence, seorang investor besar atau whale Bitcoin dengan aset lebih dari 5 miliar dolar AS mulai mengalihkan kepemilikan BTC-nya ke Ethereum (ETH).

Langkah ini dilakukan secara bertahap di bursa Hyperliquid, di mana 2.000 BTC, setara lebih dari 216 juta dolar, dikonversi ke ETH.

Setelah serangkaian transaksi kecil antara 1 hingga 1,5 BTC, tercatat lebih dari 42.750 ETH berpindah dari dompet sang whale. Fenomena ini bukan sekadar aksi individual, melainkan bagian dari tren yang lebih luas.

Arah modal besar mulai bergeser dari Bitcoin, yang selama ini dikenal sebagai aset kripto paling dominan, ke Ethereum yang kini semakin menunjukkan utilitas dan prospek jangka panjang.

Faktor Pendorong Peralihan ke Ethereum

Upgrade Teknologi: Dencun dan Pectra

Ethereum berhasil meluncurkan upgrade besar, yakni Dencun dan Pectra, yang menurunkan biaya transaksi (gas fee) hingga 90%.

Efisiensi ini menjadi daya tarik utama bagi institusi yang membutuhkan infrastruktur blockchain hemat biaya, khususnya di sektor decentralized finance (DeFi) dan tokenisasi aset dunia nyata (real-world asset/RWA).

Menurut data pasar, rasio ETH/BTC mencapai level 0,71 pada kuartal ketiga 2025. Angka ini menegaskan adanya pergeseran modal yang menilai Ethereum lebih unggul dari sisi utilitas dibandingkan Bitcoin yang berfokus pada kelangkaan.

Mekanisme Proof-of-Stake dan Staking Yield

Sejak beralih ke mekanisme proof-of-stake (PoS), Ethereum berhasil mencatatkan imbal hasil staking mencapai 89,25 miliar dolar AS secara tahunan.

Hingga kini, lebih dari 31,4 juta ETH atau 26% dari suplai beredar telah terkunci dalam staking dengan tingkat imbal hasil 1,9% hingga 3,5%.

Langkah whale yang langsung mengalihkan 450.000 ETH ke antrean validator setelah pembelian, semakin memperkuat posisi staking sebagai instrumen investasi.

Data Beacon Chain menunjukkan antrean penarikan kini menyentuh lebih dari 906.000 ETH, menandakan tren akumulasi yang masih berlanjut.

Peran Regulasi dan ETF

Salah satu momentum terbesar datang dari sisi regulasi. Pemerintah Amerika Serikat melalui CLARITY Act dan GENIUS Act secara resmi mengklasifikasikan Ethereum sebagai utility token. Status hukum yang lebih jelas ini membuka pintu masuk bagi lembaga keuangan besar.

ETF berbasis Ethereum mencatat arus masuk mencapai 27,6 miliar dolar AS hingga kuartal ketiga 2025. Bahkan, ETF ETHA milik BlackRock berhasil meraih 600 juta dolar hanya dalam dua hari.

Menurut laporan Coin World, “Inflow besar-besaran ini memperlihatkan antusiasme institusi terhadap Ethereum, tidak hanya sebagai aset simpanan nilai tetapi juga instrumen penghasil imbal hasil.”

Hyperliquid: Bursa dengan Volume Meningkat

Bursa Hyperliquid yang menjadi arena transaksi whale ini mengalami lonjakan aktivitas. Volume perdagangan harian tercatat menembus 3,4 miliar dolar, dengan posisi terbuka (open interest) melewati 14 miliar dolar.

Aktivitas spot dan derivatif yang meningkat di bursa ini menegaskan perannya sebagai pusat akumulasi Ethereum.

Institusi besar seperti BlackRock dan Grayscale juga ikut melakukan pembelian di saat harga ETH terkoreksi, menambah keyakinan pasar bahwa Ethereum kini menempati posisi ganda: sebagai penyimpan nilai dan sebagai aset produktif.

Ethereum di Ambang Dominasi Baru

Dengan upgrade teknologi yang signifikan, dukungan regulasi, pertumbuhan staking, serta lonjakan investasi melalui ETF, Ethereum tampak semakin memantapkan diri sebagai infrastruktur kunci dalam ekonomi digital.

Dominasi pasar ETH mencapai 13,8% pada akhir 2025, sementara dominasi Bitcoin turun ke 56,6%. Perpindahan modal besar yang dilakukan whale Bitcoin ke Ethereum bukan sekadar strategi individu, melainkan cerminan tren baru di pasar kripto global.

Jika tren ini berlanjut, Ethereum berpotensi menyaingi, bahkan melampaui, dominasi Bitcoin di masa depan.

Berita Terbaru
daftar upacara di istana merdeka
Cara War 8.100 Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka: Syarat, Situs Resmi, dan Solusi Error
XAUUSD_2026-08-04_09-30-51
Harga Emas Hari Ini 4 Agustus 2026: Antam Turun Rp7.000 per Gram, Galeri24 dan UBS Tetap, Buyback Melemah di Tengah Stabilnya Harga Emas Dunia
bos paud ra kemenag
Panduan Lengkap Pengisian Dokumen Ajuan BOP RA Tahap 2 Tahun 2026 agar Cepat Diverifikasi
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga