
DOYANDUIT – Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mulai melaporkan saldo BPNT tahap kedua tahun 2026 sebesar Rp600 ribu masuk ke kartu KKS sejak dini hari, Selasa 13 Mei 2026. Pencairan ini terutama terpantau pada kartu KKS yang diterbitkan oleh Bank Mandiri.
Informasi tersebut langsung menjadi perhatian banyak penerima bansos. Dalam beberapa hari terakhir, cukup banyak KPM yang mengaku rutin mengecek saldo ATM maupun aplikasi mobile banking karena bantuan belum kunjung masuk.
Menariknya, pola pencairan kali ini masih berlangsung bertahap. Ada daerah yang sudah menerima saldo penuh Rp600 ribu, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses penyaluran berikutnya.
Berdasarkan pengalaman sejumlah penerima bansos, pencairan dini hari seperti ini memang cukup sering terjadi pada penyaluran BPNT maupun PKH.
BPNT Rp600 Ribu Mulai Cair di KKS Bank Mandiri
Laporan pencairan paling banyak datang dari pengguna KKS Bank Mandiri. Saldo bantuan sosial mulai terlihat masuk pada rekening bansos dengan nominal Rp600 ribu.
Beberapa wilayah bahkan sudah mulai ramai membagikan testimoni pencairan sejak pagi hari.
Berikut beberapa daerah yang dilaporkan sudah menerima BPNT tahap 2:
| Wilayah | Status Pencairan | Nominal |
|---|---|---|
| Takalar | Sudah cair | Rp600.000 |
| Lampung Utara | Sudah tersalurkan | Rp600.000 |
| Sebagian wilayah Garut | Masih belum cair | Menunggu proses |
Di lapangan, kondisi seperti ini memang cukup umum terjadi. Penyaluran bansos jarang cair serentak dalam satu waktu.
Ada KPM yang menerima lebih awal, sementara lainnya baru masuk beberapa jam atau bahkan beberapa hari kemudian.
Karena itu, penerima bantuan disarankan tidak panik jika saldo masih kosong saat pengecekan pertama.
Bank yang Sudah Mulai Menyalurkan Bansos
Selain Bank Mandiri, beberapa bank penyalur lain juga mulai memproses bantuan sosial tahap kedua tahun 2026.
Berikut update sementara pencairan bansos:
Bank Mandiri
- BPNT Rp600 ribu mulai masuk bertahap
Bank BNI
- PKH mulai cair
- BPNT sebagian masih menunggu
Bank BSI
- PKH dan BPNT mulai tersalurkan di sejumlah wilayah
Bank BRI
- Hingga pagi 13 Mei 2026 masih belum banyak laporan pencairan
Banyak KPM pemegang KKS BRI mengaku masih menunggu update terbaru karena saldo belum berubah sejak beberapa hari terakhir.
Cara Cek Saldo BPNT di KKS Mandiri
Bagi penerima bansos yang rumahnya dekat ATM atau agen bank, pengecekan saldo bisa dilakukan langsung menggunakan kartu KKS.
Namun saat ini cukup banyak KPM mulai memanfaatkan layanan mobile banking karena lebih praktis dan hemat waktu.
Pengguna Bank Mandiri misalnya dapat memantau saldo bansos melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Langkah cek saldo BPNT:
- Buka aplikasi Livin’ by Mandiri
- Login menggunakan akun terdaftar
- Pilih menu rekening
- Lihat mutasi atau saldo masuk terbaru
Dari sejumlah pengalaman pengguna, KPM yang memakai mobile banking biasanya lebih cepat mengetahui pencairan dibanding yang menunggu informasi dari agen bank.
Bagian yang paling sering dikeluhkan justru akses ATM yang jauh dari rumah. Di beberapa daerah, penerima bansos harus menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk memastikan saldo sudah masuk atau belum.
Karena itu, penggunaan mobile banking mulai dianggap sangat membantu.
Jangan Terlambat Mencairkan Saldo Bansos
KPM yang sudah menerima saldo bantuan disarankan segera melakukan pencairan.
Hal ini berkaitan dengan batas waktu transaksi yang disebut hanya sekitar 30 hari sejak dana masuk ke rekening bansos.
Dalam beberapa kasus sebelumnya, saldo bantuan yang tidak segera digunakan berisiko dikembalikan ke kas negara.
Meskipun tidak semua kasus berakhir seperti itu, pendamping sosial biasanya memang mengingatkan KPM agar tidak menunda pencairan terlalu lama.
Terutama bagi penerima yang:
- jarang mengecek saldo,
- lupa PIN ATM,
- atau memiliki kartu KKS bermasalah.
Kasus kartu tertelan ATM, kartu rusak, hingga PIN terblokir masih cukup sering terjadi di lapangan.
Karena itu, pengecekan berkala dinilai lebih aman dibanding terlalu sering mencoba transaksi di mesin ATM.
Status SPM Mulai Muncul Setelah Gagal Cek Rekening
Kabar lain yang cukup melegakan datang dari sejumlah KPM yang sebelumnya mengalami status gagal cek rekening pada sistem SIKS-NG.
Beberapa pendamping sosial melaporkan data penerima yang sudah dipadankan dengan Dukcapil kini mulai berubah menjadi status SPM.
Bagi penerima bansos, perubahan status ini biasanya menjadi sinyal bahwa proses pencairan tinggal menunggu tahap berikutnya.
Dalam praktiknya, banyak KPM memang sempat bingung dengan istilah seperti:
- SPM,
- SI,
- gagal cek rekening,
- hingga verifikasi data Dukcapil.
Tidak sedikit yang mengira bantuannya dicoret, padahal ternyata masih dalam proses sinkronisasi data.
Penyebab BPNT Belum Cair Meski Tetangga Sudah Masuk
Ini salah satu pertanyaan yang paling sering muncul saat pencairan bansos berlangsung bertahap.
Berikut beberapa penyebab umum saldo belum masuk:
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Saldo belum masuk | Penyaluran bertahap | Tunggu update berikutnya |
| Status gagal cek rekening | Data belum sinkron | Koordinasi dengan pendamping |
| KKS tidak aktif | Rekening bermasalah | Cek ke bank penyalur |
| ATM error | Kartu rusak/tertelan | Urus penggantian kartu |
Menariknya, di lapangan banyak penerima bansos baru sadar rekeningnya bermasalah setelah mencoba transaksi di ATM.
Ada juga yang ternyata lupa PIN karena kartu jarang digunakan sejak pencairan sebelumnya.
Pencairan BPNT tahap kedua tahun 2026 sebesar Rp600 ribu mulai terpantau masuk ke KKS Bank Mandiri sejak 13 Mei 2026.
Meski belum merata di seluruh daerah, laporan penerima bansos yang sudah cair terus bertambah sepanjang hari.
Bagi KPM yang saldo bantuannya belum masuk, kondisi ini masih tergolong normal karena proses penyaluran memang dilakukan bertahap.
Sementara itu, penerima yang sudah mendapatkan saldo disarankan segera melakukan transaksi agar tidak melewati batas waktu pencairan.
Jika sering mengalami kendala serupa saat pencairan bansos, Anda juga bisa membaca panduan lain seputar status SIKS-NG, gagal cek rekening, hingga solusi kartu KKS bermasalah.