
DOYANDUIT – Harga emas dunia kembali menguat pada Kamis (11/12/2025), bergerak naik untuk sesi ketiga berturut-turut dan mendekati level tertinggi Oktober 2025. Logam mulia diperdagangkan di USD 4.232,63 per troy ounce, naik tipis 0,09% pada pukul 09.12 WIB.
Kenaikan emas terjadi setelah Federal Reserve resmi memangkas suku bunga pada pertemuan FOMC tadi malam, langkah yang telah lama diantisipasi pasar dan kini semakin memperkuat prospek pelonggaran kebijakan moneter sepanjang 2026.
Pergerakan Emas Dunia (XAUUSD) – 11 Desember 2025
- Harga saat ini: USD 4.232,63
- Perubahan harian: +0,09%
- 5 hari: +0,55%
- 1 bulan: +2,81%
- 6 bulan: +25,08%
- Year-to-date: +61,24%
Emas kini berada kembali di atas area USD 4.230 per ounce, didukung kombinasi dovish tone dari The Fed serta meningkatnya risiko geopolitik.
The Fed Beri Sinyal Dovish, Harga Emas Terangkat
Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan bahwa bank sentral kini mempertimbangkan sejumlah jalur kebijakan, termasuk:
- mempertahankan laju pemangkasan suku bunga,
- melakukan pemotongan moderat,
- atau bahkan pemangkasan lebih agresif bila diperlukan.
Powell juga menegaskan tidak ada rencana untuk menaikkan suku bunga kembali.
Selain itu, The Fed:
- menaikkan outlook pertumbuhan ekonomi AS,
- menurunkan proyeksi inflasi 2025–2026,
- dan mempertahankan proyeksi satu kali pemangkasan di tahun 2026, meski pernyataan terbaru menunjukkan ketidakpastian lebih tinggi.
Kombinasi ini semakin memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah era suku bunga lebih rendah.
Sentimen Lain yang Menggerakkan Emas
- Geopolitik memanas:
AS dilaporkan mencegat kapal tanker yang terkena sanksi dekat Venezuela, menambah ketegangan global. - Proses perdamaian Rusia–Ukraina masih buntu:
Tidak ada kemajuan berarti, mempertahankan permintaan safe haven. - Pembelian emas oleh bank sentral meningkat:
China kembali menambah cadangan emas untuk bulan ke-13 berturut-turut, kini mencapai 74,12 juta troy ounces. - Logam mulia lain ikut menguat:
- Spot silver melonjak 0,9% ke USD 62,24, menyentuh rekor baru.
- Emas dan perak mendapatkan dukungan kuat dari ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada 2026.
Harga Emas Antam Hari Ini – 11 Desember 2025
Update resmi logammulia.com (08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + PPh 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.265.500 | 1.268.664 |
| 1 gr | 2.431.000 | 2.437.078 |
| 2 gr | 4.802.000 | 4.814.005 |
| 3 gr | 7.178.000 | 7.195.945 |
| 5 gr | 11.930.000 | 11.959.825 |
| 10 gr | 23.805.000 | 23.864.513 |
| 25 gr | 59.387.000 | 59.535.468 |
| 50 gr | 118.695.000 | 118.991.738 |
| 100 gr | 237.312.000 | 237.905.280 |
| 250 gr | 593.015.000 | 594.497.538 |
| 500 gr | 1.185.820.000 | 1.188.784.550 |
| 1.000 gr | 2.371.600.000 | 2.377.529.000 |
Jika dibandingkan dengan harga 10 Desember 2025, harga emas Antam pada 11 Desember 2025 naik cukup signifikan di hampir semua ukuran.
Kenaikan berada di kisaran Rp 5.000–Rp 20.000 per gram, mengikuti lonjakan harga emas dunia setelah pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
Contohnya, harga dasar 1 gram naik dari Rp 2.416.000 menjadi Rp 2.431.000, atau meningkat Rp 15.000. Untuk ukuran 5 gram, harga naik dari Rp 11.855.000 menjadi Rp 11.930.000, atau bertambah Rp 75.000.
Kenaikan seragam di berbagai denominasi menunjukkan respons kuat pasar domestik terhadap sentimen global yang semakin dovish.
Harga Emas Pegadaian – 11 Desember 2025
| Berat | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.283.000 | 1.342.000 |
| 1 gr | 2.446.000 | 2.482.000 |
| 2 gr | 4.819.000 | 4.926.000 |
| 5 gr | 11.959.000 | 12.171.000 |
| 10 gr | 23.853.000 | 24.214.000 |
| 25 gr | 59.487.000 | 60.417.000 |
| 50 gr | 118.881.000 | 120.586.000 |
| 100 gr | 237.644.000 | 241.075.000 |
| 250 gr | 590.332.000 | 602.510.000 |
| 500 gr | 1.180.662.000 | 1.203.606.000 |
| 1.000 gr | 2.361.324.000 | — |
Harga emas Pegadaian, baik Galeri24 maupun UBS, pada 11 Desember 2025 stabil dan tidak berubah dibandingkan harga 10 Desember. Seluruh denominasi tercatat tetap, menunjukkan bahwa Pegadaian memilih mempertahankan harga ritel meskipun harga global bergerak menguat.
Stabilitas ini umum terjadi karena Pegadaian biasanya menyesuaikan harga setelah volatilitas global mereda atau setelah terjadi perubahan signifikan pada harga spot.
Dovish-nya The Fed kembali menjadi pendorong utama reli emas tahun ini. Dengan Fed Fund Rate kini berada di jalur penurunan dan proyeksi inflasi yang lebih rendah, emas berpotensi kembali menguji level tertinggi sepanjang masa pada akhir Desember atau awal 2026.