
DOYANDUIT – Harga emas global bertahan di kisaran USD 4.340 per troy ounce pada perdagangan Selasa, 21 Oktober 2025, hanya sedikit turun 0,22% dari rekor tertinggi yang dicetak di sesi sebelumnya.
Berdasarkan data OANDA, harga XAU/USD dibuka di USD 4.346,37, menandai penurunan harian ringan sebesar 0,2%.
Secara jangka panjang, tren masih sangat kuat:
- 1 bulan: naik 19,33%
- 6 bulan: naik 31,48%
- Year to date: naik 65,59%
Faktor Global yang Memengaruhi
Kenaikan harga emas beberapa pekan terakhir didorong oleh kombinasi faktor geopolitik, ekonomi, dan kebijakan moneter AS.
- Ketidakpastian politik AS:
Shutdown pemerintahan AS yang sedang berlangsung memicu permintaan safe-haven. Meskipun begitu, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan kebuntuan ini kemungkinan akan selesai dalam minggu ini. - Pembicaraan dagang AS–China:
Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di Malaysia minggu ini, menjelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.
Pertemuan ini dipantau ketat karena dapat memengaruhi arah perdagangan global dan nilai dolar. - Ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve:
Pasar saat ini memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps oleh The Fed bulan ini dan kemungkinan pemotongan lanjutan pada Desember. Ekspektasi ini mendukung harga emas karena imbal hasil obligasi menurun. - CPI AS September tertunda:
Laporan inflasi AS yang biasanya menjadi indikator arah kebijakan moneter belum dirilis karena shutdown, sehingga investor tetap berhati-hati menunggu data tersebut.
“Emas masih menjadi aset paling diandalkan ketika pasar menilai risiko politik dan ekonomi global meningkat,” ujar analis komoditas di New York Mercantile Exchange.
Perbandingan Harga Emas di Indonesia: Naik dari Hari Sebelumnya
Harga emas batangan di Indonesia juga menunjukkan kenaikan signifikan dibanding perdagangan Senin, 20 Oktober 2025.
- Harga Antam 1 gram di Logam Mulia naik dari Rp 2.415.000 → Rp 2.487.000.
- Harga Pegadaian (1 gram Antam) juga meningkat dari Rp 2.671.000 → Rp 2.736.000.
Kenaikan ini menandai rebound 0,9% dalam sehari, mengikuti sentimen positif di pasar global.
Daftar Harga Emas Antam Logam Mulia 21 Oktober 2025
Data resmi dari logammulia.com per 08.30 WIB:
| Berat | Harga Dasar | Harga (+ Pajak 0,25 %) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.293.500 | Rp 1.296.734 |
| 1 gr | Rp 2.487.000 | Rp 2.493.218 |
| 2 gr | Rp 4.914.000 | Rp 4.926.285 |
| 3 gr | Rp 7.346.000 | Rp 7.364.365 |
| 5 gr | Rp 12.210.000 | Rp 12.240.525 |
| 10 gr | Rp 24.365.000 | Rp 24.425.913 |
| 25 gr | Rp 60.787.000 | Rp 60.938.968 |
| 50 gr | Rp 121.495.000 | Rp 121.798.738 |
| 100 gr | Rp 242.912.000 | Rp 243.519.280 |
| 250 gr | Rp 607.015.000 | Rp 608.532.538 |
| 500 gr | Rp 1.213.820.000 | Rp 1.216.854.550 |
| 1.000 gr | Rp 2.427.600.000 | Rp 2.433.669.000 |
Kenaikan ini mencerminkan respons pasar domestik terhadap tren global, terutama setelah dolar melemah dan ekspektasi penurunan suku bunga meningkat.
Harga Emas Pegadaian 21 Oktober 2025
Berikut data terkini dari Pegadaian Pusat:
| Denominasi | Galeri24 | Antam | UBS |
|---|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.317.000 | Rp 1.424.000 | Rp 1.372.000 |
| 1 gr | Rp 2.510.000 | Rp 2.736.000 | Rp 2.538.000 |
| 2 gr | Rp 4.945.000 | Rp 5.406.000 | Rp 5.037.000 |
| 3 gr | – | Rp 8.081.000 | – |
| 5 gr | Rp 12.270.000 | Rp 13.431.000 | Rp 12.446.000 |
| 10 gr | Rp 24.474.000 | Rp 26.802.000 | Rp 24.761.000 |
| 25 gr | Rp 61.035.000 | Rp 66.866.000 | Rp 61.781.000 |
| 50 gr | Rp 121.973.000 | Rp 133.645.000 | Rp 123.307.000 |
| 100 gr | Rp 243.826.000 | Rp 267.204.000 | Rp 246.516.000 |
| 250 gr | Rp 609.265.000 | Rp 667.717.000 | Rp 616.109.000 |
| 500 gr | Rp 1.217.928.000 | Rp 1.335.202.000 | Rp 1.230.765.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.435.855.000 | Rp 2.670.360.000 | – |
Harga Antam masih menjadi yang tertinggi, diikuti UBS dan Galeri24, mencerminkan kepercayaan investor terhadap kualitas serta likuiditas produk Antam.

Faktor yang Menahan Harga di Level Tinggi
- Safe-Haven Demand Masih Kuat – Shutdown AS dan ketegangan AS–China menambah ketidakpastian global.
- Kebijakan Moneter The Fed – Ekspektasi penurunan suku bunga mendorong permintaan emas.
- Permintaan Bank Sentral – Pembelian besar-besaran emas oleh bank sentral Asia terus meningkat.
- Nilai Dolar Melemah – Dolar yang lebih lemah membuat harga emas relatif lebih murah bagi negara lain.
“Emas kemungkinan bertahan di kisaran tinggi hingga akhir tahun karena faktor makroekonomi masih mendukung,” ujar analis Morgan Stanley dalam laporan pasar komoditasnya.
Kesimpulan
Harga emas per 21 Oktober 2025 masih stabil di atas level USD 4.300 per troy ounce dan menunjukkan sentimen positif yang kuat di pasar global maupun domestik.
Bagi investor, momen ini bisa dilihat sebagai fase konsolidasi sehat sebelum potensi kenaikan berikutnya, terutama jika The Fed benar-benar menurunkan suku bunga pada akhir tahun.
Dengan memahami pergerakan global dan membandingkan harga lokal seperti di Antam dan Pegadaian, kamu bisa menilai peluang investasi emas dengan lebih bijak dan strategis.