
DOYANDUIT – Harga emas dunia menghentikan penurunan empat hari beruntun pada Kamis, 30 Oktober 2025, meski kenaikan masih sangat terbatas dan belum mampu membawa harga kembali ke atas USD 4.000.
Berdasarkan data OANDA via TradingView, harga XAU/USD pagi ini bergerak di USD 3.941,79 per troy ounce, naik 0,28% secara intraday, setelah sempat menyentuh area USD 3.950 pada sesi Asia.
Namun, secara teknikal emas masih berada di wilayah lemah:
- 1 hari: +0,26%
- 5 hari: −4,49%
- 1 bulan: +2,82%
- 6 bulan: +21,65%
- Year to date: +50,12%
- 1 tahun: +42,09%
Sentimen Global: Komentar Powell Tahan Kenaikan, Yield Obligasi Melonjak
Kenaikan emas tertahan setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan komentar yang bernada hati-hati pasca-keputusan suku bunga pada pertemuan FOMC Rabu malam.
The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin, sesuai ekspektasi pasar. Namun, Powell menegaskan pemangkasan lanjutan di Desember tidak pasti
Pernyataan tersebut langsung mendorong imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kembali di atas 4%, memperkuat dolar AS dan membuat emas, yang tidak menawarkan imbal hasil, kembali mendapat tekanan.
“Komentar Powell menandakan bahwa jalan ke depan tidak jelas. Emas kehilangan momentum karena investor kembali pada dolar dan obligasi,” tulis analis pasar dari Reuters Rate Desk.
Selain itu, The Fed juga menegaskan:
- proses pengetatan neraca tetap berjalan
- QE akan terus dikurangi
- aset berbasis hipotek Fed akan dialihkan bertahap menjadi obligasi pemerintah jangka panjang mulai 1 Desember 2025
Lingkungan suku bunga tinggi dan yield naik adalah kondisi yang tidak ideal untuk emas.
Optimisme Trump–Xi Ikut Tekan Safe Haven
Di sisi lain, pasar global menunjukkan sentimen risiko yang membaik menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dan Xi Jinping di Korea Selatan hari ini.
Kedua negara sebelumnya mengonfirmasi:
- konsensus awal kesepakatan perdagangan telah dicapai
- ancaman tarif 100% untuk impor Tiongkok kemungkinan batal
- kesepakatan penjualan TikTok di AS masuk dalam paket negosiasi
“Jika pertemuan Trump–Xi menghasilkan kesepakatan nyata, permintaan safe haven akan semakin turun,” ujar Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals.
Artinya, meskipun rebound, emas masih terbebani oleh peralihan dana menuju aset berisiko.
Harga Emas Antam 30 Oktober 2025: Turun Tipis Lagi
Harga emas batangan Antam di Butik Logam Mulia kembali bergerak turun pada Kamis pagi, mengikuti tekanan global.
Harga 1 gram kini berada di Rp 2.263.000, turun tipis dari Rp 2.267.000 pada 29 Oktober.
Daftar Harga Emas Antam – 30 Oktober 2025 (08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.181.500 | Rp 1.184.454 |
| 1 gr | Rp 2.263.000 | Rp 2.268.658 |
| 2 gr | Rp 4.466.000 | Rp 4.477.165 |
| 3 gr | Rp 6.674.000 | Rp 6.690.685 |
| 5 gr | Rp 11.090.000 | Rp 11.117.725 |
| 10 gr | Rp 22.125.000 | Rp 22.180.313 |
| 25 gr | Rp 55.187.000 | Rp 55.324.968 |
| 50 gr | Rp 110.295.000 | Rp 110.570.738 |
| 100 gr | Rp 220.512.000 | Rp 221.063.280 |
| 250 gr | Rp 551.015.000 | Rp 552.392.538 |
| 500 gr | Rp 1.101.820.000 | Rp 1.104.574.550 |
| 1.000 gr | Rp 2.203.600.000 | Rp 2.209.109.000 |
Beberapa denominasi turun sekitar Rp 4.000–8.000, mencerminkan respons ringan terhadap tekanan global.
Harga Emas Pegadaian 30 Oktober 2025: Turun di Hampir Semua Merek
Pegadaian kembali memperbarui harga untuk merek Galeri24 dan UBS. Keduanya turun tipis dibanding hari sebelumnya.
| Denominasi | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.254.000 | Rp 1.290.000 |
| 1 gr | Rp 2.391.000 | Rp 2.386.000 |
| 2 gr | Rp 4.709.000 | Rp 4.735.000 |
| 5 gr | Rp 11.688.000 | Rp 11.699.000 |
| 10 gr | Rp 23.312.000 | Rp 23.273.000 |
| 25 gr | Rp 58.135.000 | Rp 58.068.000 |
| 50 gr | Rp 116.180.000 | Rp 115.896.000 |
| 100 gr | Rp 232.245.000 | Rp 231.701.000 |
| 250 gr | Rp 576.921.000 | Rp 579.078.000 |
| 500 gr | Rp 1.153.841.000 | Rp 1.156.794.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.307.681.000 | – |
Rebound Tipis, Tapi Tren Masih Turun
Meskipun emas tidak lagi jatuh sedalam beberapa hari terakhir, kondisi pasar masih belum mendukung kenaikan yang kuat.
Sentimen bearish datang dari:
- yield AS naik
- komentar Powell yang hati-hati
- Dolar AS menguat
- harapan perjanjian dagang AS–China
Sementara sentimen bullish pendukung datang dari:
- pembelian bank sentral
- aliran ETF yang kembali menguat
- pasokan fisik yang lebih ketat di pasar internasional
Secara teknikal:
- support utama: USD 3.930–3.950
- resistance terdekat: USD 3.985–4.020
- selama harga belum menembus USD 4.000, emas masih dalam fase sideways–bearish
Harga Emas Naik Tipis, Tapi Kenaikan Masih Terbatas
- Emas naik tipis ke USD 3.941 setelah empat hari melemah
- Kenaikan masih sideways dan belum memulihkan tren
- Antam 1 gram turun ke Rp 2.263.000
- Pegadaian ikut melemah pada mayoritas denominasi
- Fokus pasar hari ini: pertemuan Trump–Xi dan reaksi pasar pasca-Powell
Jika kesepakatan dagang resmi diumumkan atau yield kembali naik, emas masih berisiko tertekan lebih dalam dalam waktu dekat.
