Harga Tiket Masuk Petilasan Prabu Hayam Wuruk di Mojokerto Lengkap Jam Operasional 2025

17 Februari 2025 15:00
Bagikan :
Petilasan Prabu Hayam Wuruk Mojokerto: Sejarah, Fasilitas, dan Informasi Tiket Masuk 2025. (GMaps/Gani Ariyanto)

DOYANDUIT – Halo, para pencinta sejarah! Jika Anda berencana mengunjungi Mojokerto, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Petilasan Prabu Hayam Wuruk yang terletak di Dusun Panggih, Desa Trowulan.

Tempat bersejarah ini tidak hanya menyimpan banyak cerita dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit, tetapi juga menjadi salah satu situs yang memikat wisatawan yang ingin lebih mengenal sejarah Indonesia.

Di sini, Anda bisa merasakan atmosfer masa lalu, sambil menikmati keindahan situs yang telah dipugar dengan baik. Berikut adalah informasi lengkap yang bisa Anda jadikan panduan untuk berkunjung ke petilasan ini.

Sejarah Singkat Reco Banteng

Petilasan ini dikenal juga dengan nama Reco Banteng. Nama tersebut berasal dari sebuah arca Dewi Parwati yang ditemukan di kawasan ini.

Arca Dewi Parwati yang berdiri di atas seekor banteng ini merupakan peninggalan berharga dari masa Kerajaan Majapahit. Sayangnya, pada masa kolonial Belanda, arca ini dibawa ke negeri kincir angin dan kini tidak lagi bisa ditemukan di lokasi asalnya.

Meski demikian, situs ini tetap dijaga dan dirawat oleh warga setempat sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dilestarikan.

Selain itu, petilasan ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena dipercaya sebagai tempat peristirahatan terakhir Prabu Hayam Wuruk, raja terkenal dari Kerajaan Majapahit yang memerintah pada abad ke-14.

Reco Banteng atau Petilasan Prabu Hayam Wuruk adalah bukti nyata betapa besar pengaruh Kerajaan Majapahit pada masa itu.

Fasilitas dan Makam Prabu Hayam Wuruk

Sejak tahun 1963 hingga 1996, situs ini telah mengalami beberapa kali pemugaran untuk mempertahankan keberadaannya.

Kini, di atas petilasan ini telah dibangun sebuah pendopo megah yang menaungi makam Prabu Hayam Wuruk. Makam tersebut memiliki ukuran sekitar 4×1,5 meter dan menjadi tempat yang penuh hikmah dan keheningan bagi para peziarah yang datang.

Tidak hanya itu, di dalam pendopo juga terdapat sebuah lukisan besar yang menggambarkan potret Prabu Hayam Wuruk dengan ukuran 1×1,2 meter. Lukisan ini menambah nuansa historis dan memberikan kesan mendalam bagi siapa saja yang melihatnya.

Petilasan ini kini menjadi tempat ziarah yang cukup populer di kalangan masyarakat lokal dan wisatawan.

Para pengunjung tidak hanya datang untuk berziarah, tetapi juga untuk menikmati suasana tenang yang masih terasa kental dengan nuansa sejarah Majapahit.

Petilasan Hayam Wuruk, Reco Banteng, Panggih, Mojokerto. (GMaps/Khabib M)

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk 2025

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Petilasan Prabu Hayam Wuruk, berikut adalah informasi mengenai jam operasional dan harga tiket masuk yang berlaku pada tahun 2025:

  • Jam Operasional: Situs ini dibuka setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Namun, jika Anda memiliki kepentingan seperti ziarah, tirakat, semedi atau ritual lainnya, situs ini juga terbuka 24 jam.
  • Harga Tiket Masuk:
    • Dewasa: Rp5.000
    • Anak-anak: Rp3.000
    • Harga ini adalah perkiraan ketika memasuki musim liburan. Kebijakan harga tiket masuk tergantung pada pengelola dan pemerintah desa setempat.

Harga tiket yang terjangkau ini tentu sangat pas bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak mengenai sejarah tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Dengan harga tersebut, Anda sudah bisa menikmati keindahan dan kekayaan sejarah yang ada di sini.

Akses dan Lokasi

Petilasan Prabu Hayam Wuruk terletak di Dusun Panggih, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Lokasi ini cukup mudah dijangkau, melewati hamparan pesawahan yang luas. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, berikut adalah rute yang bisa Anda ikuti untuk mencapai lokasi ini:

  1. Dari pusat Kota Mojokerto, ambil jalan raya menuju Jombang.
  2. Setelah sekitar 10 km, belok kiri menuju Jalan Raya Trowulan.
  3. Ikuti jalan tersebut hingga mencapai Dusun Panggih.
  4. Petilasan akan terlihat di sisi kiri jalan.

Jika Anda menggunakan transportasi umum, Anda bisa menggunakan angkutan umum menuju Kecamatan Trowulan dan melanjutkan perjalanan dengan ojek atau kendaraan pribadi.

Alamat: Pakem Kulon, Panggih, Kec. Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61362
https://maps.app.goo.gl/3BrMw99DqhuNC78Z9

Tips Berkunjung

Agar pengalaman berkunjung Anda lebih nyaman, berikut beberapa tips yang bisa Anda perhatikan:

  • Pakaian: Kenakan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca. Karena lokasi ini cukup terbuka, disarankan untuk memakai topi atau sunblock untuk perlindungan dari sinar matahari.
  • Perlengkapan: Jangan lupa membawa air minum dan perlengkapan pribadi lainnya untuk kenyamanan Anda selama berada di lokasi.
  • Kebersihan: Selalu jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebagai situs bersejarah, tempat ini harus kita jaga bersama.
  • Fotografi: Anda diperbolehkan untuk mengambil foto, namun hindari menggunakan flash saat memotret artefak atau lukisan agar tidak merusak benda-benda bersejarah.

Demikian informasi mengenai Petilasan Prabu Hayam Wuruk, Reco Banteng di Panggih, Mojokerto, Jawa Timur.

Jangan lupa untuk menikmati suasana yang penuh sejarah dan meresapi cerita-cerita menarik dari masa kejayaan Majapahit.***

Berita Terbaru
daftar upacara di istana merdeka
Cara War 8.100 Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka: Syarat, Situs Resmi, dan Solusi Error
XAUUSD_2026-08-04_09-30-51
Harga Emas Hari Ini 4 Agustus 2026: Antam Turun Rp7.000 per Gram, Galeri24 dan UBS Tetap, Buyback Melemah di Tengah Stabilnya Harga Emas Dunia
bos paud ra kemenag
Panduan Lengkap Pengisian Dokumen Ajuan BOP RA Tahap 2 Tahun 2026 agar Cepat Diverifikasi
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga