Review Jujur Aplikasi Kekayaan AI 2025, Benarkah Aman dan Membayar?

26 Juli 2025 13:00
Bagikan :
Aplikasi Kekayaan AI versi 1.0.3 di Play Store menawarkan sistem investasi dan hadiah pendaftaran, namun menuai banyak kritik dan keluhan pengguna terkait legalitas dan keamanannya. (Play Store)

DOYANDUIT – Kekayaan AI adalah aplikasi yang mengklaim bisa memberikan penghasilan tambahan melalui berbagai fitur seperti bonus pendaftaran, program investasi, hingga sistem undang teman.

Aplikasi ini tersedia di Play Store dan tercatat telah diunduh lebih dari 10.000 kali sejak dirilis pada 2 Juli 2025. Versi saat ini adalah 1.0.3 dengan pembaruan terakhir pada 14 Juli 2025.

Ketika pertama kali dibuka, aplikasi langsung memberikan saldo awal sebesar Rp30.000 kepada pengguna baru. Saldo ini bisa dilihat di menu utama dan tertera sebagai “pendapatan total”.

Namun, banyak pengguna mempertanyakan apakah saldo tersebut bisa ditarik atau hanya sekadar angka yang menggoda.

Sistem Investasi dan Cara Kerja Aplikasi

Iming-Iming Keuntungan Harian

Aplikasi ini mempromosikan sistem investasi dengan return harian. Salah satu pop-up dalam aplikasi menyebutkan bahwa dengan investasi Rp100.000, pengguna bisa mendapatkan penghasilan harian hingga Rp20.000.

Skema ini terlihat menggiurkan, namun juga menimbulkan kekhawatiran karena tidak dijelaskan secara transparan bagaimana dana tersebut dikelola.

Fitur Undang Teman dan Komisi

Kekayaan AI juga mendorong pengguna untuk mengundang teman menggunakan kode referral. Jika teman yang diundang melakukan deposit, pengguna akan mendapatkan komisi tertentu.

Namun, berdasarkan penelusuran dan komentar pengguna, sistem ini tampak seperti pola ponzi, di mana keuntungan hanya berputar dari dana pengguna baru.

Testimoni Pengguna dan Keluhan

Banyak pengguna yang telah mencoba aplikasi ini melaporkan pengalaman negatif. Beberapa komentar dari Google Play dan media sosial mencerminkan kekhawatiran yang nyata:

  • Be***sek (21 Juli 2025): “Pas coba edit nomor rekening ternyata tidak bisa diubah. Lebih parahnya, lihat yang komen di bawah, sudah depo malah tidak ada poin masuk.”
  • TG***AR (19 Juli 2025): “Bonus 30k memang benar ada, tapi setelah WD cuma masuk 22.500. Mereka pangkas 25%.”
  • Fi***aram (18 Juli 2025): “Aplikasi scam/ponzi berkedok investasi. Sudah seminggu lebih saldo belum masuk.”
  • Lit***di (24 Juli 2025): “Bonus itu uang kita sendiri yang dicicil. Jangan ketipu.”

Keluhan-keluhan tersebut mengindikasikan bahwa sistem dalam aplikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya, terutama dalam hal transparansi dan kejelasan dana pengguna.

Legalitas dan Keamanan Data

Poin krusial yang menjadi sorotan adalah tidak adanya informasi resmi mengenai legalitas aplikasi ini. Tidak ditemukan logo OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau informasi terdaftarnya aplikasi ini pada lembaga pengawas keuangan di Indonesia.

Selain itu, proses login yang bisa dilakukan dengan nomor acak juga mengindikasikan lemahnya sistem keamanan data pengguna.

Hindari Aplikasi Kekayaan AI

Aplikasi Kekayaan AI memang memberikan iming-iming yang menggoda bagi pengguna baru. Namun, berdasarkan hasil ulasan dan testimoni pengguna, aplikasi ini patut diwaspadai.

Tidak adanya kejelasan legalitas, fitur login yang longgar, serta banyaknya keluhan pengguna menjadi indikator kuat bahwa aplikasi ini bukanlah tempat yang aman untuk berinvestasi.

Bagi Anda yang mencari penghasilan tambahan secara online, disarankan untuk memilih platform yang jelas, diawasi OJK, dan memiliki reputasi baik. Jangan mudah tergoda dengan bonus besar di awal, karena bisa jadi itu hanyalah pancingan awal dari skema yang tidak bertanggung jawab.

Berita Terbaru
bos paud ra kemenag
Panduan Lengkap Pengisian Dokumen Ajuan BOP RA Tahap 2 Tahun 2026 agar Cepat Diverifikasi
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah