Review Jujur Aplikasi MoveAja Benarkah Bisa Menghasilkan Uang? Perlu Deposit Beli Sepatu?

22 Agustus 2025 13:00
Bagikan :
Ulasan Lengkap Move Aja, Beneran Membayar atau Penipuan Online?

DOYANDUIT – Dalam beberapa bulan terakhir, aplikasi MoveAja mulai banyak dibicarakan karena klaimnya yang cukup menarik: setiap langkah kaki pengguna bisa dihargai dengan uang. Aplikasi ini tersedia di Play Store dan menggabungkan konsep olahraga dengan imbalan finansial.

Namun, di balik klaim tersebut, banyak pertanyaan muncul. Apakah aplikasi ini benar-benar membayar? Apakah aman digunakan? Dan yang lebih penting, apakah sistemnya sesuai aturan hukum yang berlaku di Indonesia?

Cara Kerja dan Skema Investasi

Secara tampilan, MoveAja terlihat seperti aplikasi olahraga biasa. Namun, ketika ditelusuri lebih dalam, pengguna diminta untuk membeli “sepatu virtual” dengan harga tertentu menggunakan koin (gold). Setiap pembelian dijanjikan menghasilkan keuntungan lebih besar setelah periode tertentu.

Contohnya:

  • Membeli sepatu seharga 30 gold dapat kembali menjadi 45 gold setelah lima hari.
  • Membeli sepatu lain dengan harga Rp150.000 dijanjikan bisa menjadi Rp270.000 dalam 45 hari.

Konversi yang digunakan adalah 1 gold = Rp1.000. Dengan demikian, model ini menyerupai skema investasi. Pengguna perlu mengeluarkan modal terlebih dahulu, lalu dijanjikan keuntungan tetap dalam jumlah tertentu.

Di sinilah muncul masalah. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setiap bentuk penawaran investasi di Indonesia wajib mendapat izin OJK. Faktanya, aplikasi Move Aja tidak terdaftar di OJK, sehingga berpotensi melanggar aturan.

Indikasi Skema Ponzi

Jika ditelusuri lebih jauh, pola bisnis MoveAja mirip dengan skema Ponzi, yakni model keuangan yang mengandalkan dana anggota baru untuk membayar keuntungan anggota lama.

Ciri-cirinya antara lain:

  • Adanya sistem level tim yang memberikan bonus lebih besar jika berhasil mengajak orang lain bergabung.
  • Keuntungan yang dijanjikan tidak berdasarkan aktivitas nyata, melainkan dari setoran pengguna baru.
  • Penarikan dana seringkali disyaratkan dengan top up tambahan, seperti pembelian sepatu virtual.

Seperti yang dijelaskan oleh Channel YouTube Yulaikah Ote, “Suatu saat aplikasi ini tetap akan scam, tapi kelihatannya ini lama banget karena di Play Store banyak sekali penggunanya.”

Suara dari Pengguna

Banyak pengguna di Play Store yang sudah memberikan ulasan negatif. Misalnya:

  • Alb***ith menulis: “Penarikan minimal 35 mgold tapi sudah dapat 35 lebih, ditarik malah disuruh beli sepatu. Gak guna.”
  • Za***ka mengeluhkan: “Sudah capai minimum penarikan, begitu masukkan PIN penarikan malah harus beli sepatu dulu. Kecewa.”
  • Amb***gal bahkan memperingatkan: “Aplikasi penipu, jangan percaya dengan iming-iming dapat uang dari apk ini. Sudah banyak korban.”

Kumpulan testimoni ini menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam mekanisme penarikan dana. Banyak pengguna merasa dirugikan karena aturan tidak transparan.

Risiko dan Legalitas

Bila merujuk pada peraturan resmi, setiap platform finansial digital yang menghimpun dana masyarakat wajib mengantongi izin dari OJK atau Bank Indonesia (sesuai jenis usahanya). Jika tidak, aktivitas tersebut bisa dikategorikan sebagai investasi ilegal.

OJK sendiri sudah berkali-kali mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap aplikasi semacam ini. Dalam salah satu pernyataannya, OJK menegaskan: “Setiap penawaran investasi yang tidak memiliki izin berpotensi merugikan masyarakat dan dapat dihentikan kegiatannya.”

Kesimpulan

Aplikasi MoveAja memang terlihat membayar dalam jumlah kecil, tetapi banyak indikasi bahwa model bisnisnya menyerupai skema Ponzi. Risiko kerugian sangat tinggi, terutama jika pengguna melakukan deposit dalam jumlah besar.

Bagi masyarakat, penting untuk memahami bahwa aplikasi yang tidak berizin OJK berarti tidak ada perlindungan hukum apabila terjadi penipuan. Uang yang sudah disetorkan bisa hilang tanpa bisa dituntut secara resmi.

Apakah Aman Digunakan?

  • Untuk penggunaan coba-coba dengan nominal kecil, aplikasi ini mungkin masih bisa berfungsi.
  • Namun, untuk investasi jangka panjang atau setoran besar, aplikasi ini sangat berisiko.

Disclaimer

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan memberikan informasi umum kepada pembaca. Penulis tidak memiliki afiliasi dengan pihak pengembang aplikasi MoveAja. Keputusan untuk menggunakan aplikasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing individu.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050