
DOYANDUIT – Dalam dunia kripto yang terus berevolusi, satu tren menarik tengah menjadi sorotan utama: tap-to-earn game di Telegram. Jenis permainan ini memungkinkan pengguna bermain secara kasual hanya dengan mengetuk layar, namun bisa menghasilkan aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan token lainnya.
Fenomena ini semakin populer berkat kemudahan akses, hadiah kripto nyata, dan komunitas aktif yang terbentuk di sekitar game-game ini.
Dua nama besar yang sukses memicu tren ini adalah Notcoin dan Hamster Kombat. Keduanya terbukti bukan sekadar hiburan, tetapi juga cara baru menghasilkan uang dari ponsel tanpa harus memahami teknologi blockchain secara mendalam.
Menurut laporan CoinDCX dan pantauan dari media sosial resmi Telegram dan TON, berikut ini adalah 10 tap-to-earn game teratas di tahun 2025 yang patut Anda cermati.
10 Game Tap-to-Earn Terbaik Tahun 2025
1. Notcoin (NOT)
Dibangun di atas jaringan Layer-1 The Open Network (TON), Notcoin hadir sebagai pionir game tap-to-earn di Telegram. Gameplay-nya sangat sederhana—cukup mengetuk layar untuk menambang koin virtual.
Didukung komunitas Telegram yang kuat, Notcoin memanfaatkan kecepatan dan skalabilitas blockchain TON untuk mengembangkan fitur baru dan integrasi aplikasi.
2. Hamster Kombat (HMSTR)
Game ini memungkinkan pengguna mengelola bursa kripto virtual sambil menambang koin Hamster. Setiap karakter hamster merupakan NFT yang bisa dikustomisasi dan diperdagangkan.
Sejak dirilis, Hamster Kombat telah mencapai lebih dari 100 juta pemain hanya dalam tiga bulan, menurut laporan di saluran resmi Telegram mereka.
3. X Empire (X)
X Empire memadukan permainan tap dengan DeFi (decentralized finance). Dengan menyelesaikan misi di Telegram bot-nya, pengguna bisa memperoleh token X.
Tersedia pula fitur staking, pool likuiditas, dan voting berbasis komunitas, memberikan insentif tambahan dalam bentuk pendapatan pasif.
4. Catizen (CATI)
Catizen menggabungkan unsur game dan komunitas, mendorong partisipasi aktif melalui tantangan dan voting. Dilansir dari halaman resmi proyek, pemegang CATI dapat memberikan suara pada arah pengembangan platform.
Sejak peluncuran awal 2023, Catizen tumbuh menjadi salah satu proyek yang berbasis komunitas paling aktif.
5. Major (MAJOR)
Major memperkenalkan konsep unik lewat game “Mayor of Telegram”, yang menggunakan token MAJOR untuk membeli NFT eksklusif, nama pengguna, dan mengikuti event terbatas.
Game ini dimanfaatkan untuk memperluas ekosistem TON sekaligus menggaet pengguna Telegram yang lebih luas.

6. Baby Doge Coin (BabyDoge)
Berbeda dari yang lain, BabyDoge adalah proyek deflasi berbasis meme-coin. Cukup dengan menyimpannya, pengguna mendapatkan tambahan koin secara otomatis.
“5% dari semua transaksi dalam jaringan dikembalikan ke pemilik,” menurut whitepaper resmi BabyDoge.
7. MemeFi (MEMEFI)
Menggabungkan unsur meme, NFT, dan DeFi dalam satu platform, MemeFi menyajikan tap-to-earn dengan gaya clicker game di Telegram.
Platform ini juga menjalin kerja sama dengan blockchain Sui untuk pengalaman bermain yang lebih lancar dan terintegrasi.
8. Ton Station (MRSOON)
Setiap 8 jam, pengguna Ton Station dapat mengklaim token MRSOON dengan menyelesaikan tantangan harian.
Platform ini mendukung referral berjenjang dan token dapat digunakan untuk pembelian dalam game, staking, hingga akses proyek eksklusif.
9. SEED (SEED)
SEED menonjol berkat gameplay yang menarik dan komunitas yang sudah mencapai 17,6 juta pengguna. Meskipun sempat mengalami penurunan harga awal, analis CoinDCX melihat potensi pemulihan seiring meningkatnya aktivitas pemain.
10. X
Game ini tetap menjadi misteri dengan pengembangan yang belum banyak dipublikasikan, namun banyak komunitas Telegram menyebutnya sebagai “proyek tersembunyi” yang berpotensi meledak seperti Notcoin.
Masa Depan Game Tap-to-Earn: Peluang Baru di Dunia Kripto
Tap-to-earn game diprediksi akan menjadi entry point utama bagi pengguna baru ke dunia Web3. Dengan akses mudah lewat Telegram dan hadiah berupa aset kripto, game semacam ini berpotensi mendobrak batas antara hiburan dan finansial.
Tidak hanya itu, mereka juga membantu edukasi masyarakat mengenai penggunaan kripto dan blockchain secara menyenangkan.
Dukungan ekosistem seperti TON, BSC, dan Sui menunjukkan bahwa inovasi Web3 akan terus mendorong lahirnya model permainan baru yang lebih inklusif dan menguntungkan.
Melihat tren ini, bisa jadi tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi adopsi massal kripto—dimulai dari hal sesederhana tap di layar ponsel Anda.