
DOYANDUIT – Pasar kripto kembali dikejutkan dengan fenomena terbaru pada Agustus 2025. Token YZY, yang dikaitkan dengan musisi dunia Kanye West, langsung mencatat lonjakan kapitalisasi pasar hingga mencapai 3 miliar dolar AS hanya dalam 40 menit.
Meski harga token sempat berfluktuasi, perhatian utama justru tertuju pada blockchain Solana, yang menjadi wadah peluncuran token ini.
Keunggulan Solana terletak pada kecepatan transaksi dan biaya yang nyaris nol, sebuah faktor penting yang membuat jaringan ini semakin digandrungi.
Hal ini mempertegas posisi Solana sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem kripto global. Bukan hanya untuk meme token, melainkan juga DeFi, NFT, hingga aset yang ditokenisasi.
Mengapa Airdrop Penting dalam Ekosistem Kripto?
Peran Airdrop untuk Komunitas
Airdrop merupakan strategi distribusi token gratis kepada pengguna, biasanya dengan tujuan memperluas basis komunitas. Melalui cara ini, proyek kripto dapat meningkatkan kesadaran publik, membangun loyalitas, sekaligus menciptakan aktivitas di dalam ekosistem.
Dalam kasus YZY, airdrop digunakan sebagai sarana untuk menghubungkan penggemar Kanye West sekaligus pengguna kripto baru dengan jaringan Solana.
Pelajaran dari Token Lain
Fenomena ini juga menunjukkan pentingnya strategi distribusi awal. Contoh kegagalan disebutkan ketika mantan Presiden AS, Donald Trump, meluncurkan token tanpa program airdrop. Hasilnya, harga token anjlok drastis dan kapitalisasi pasar runtuh hanya dalam hitungan bulan.
Panduan Klaim Token YZY
Syarat Dasar
Untuk mengikuti airdrop YZY, pengguna diwajibkan memiliki wallet aktif di jaringan Solana. Wallet tersebut harus memiliki riwayat transaksi dan idealnya terdapat saldo, meskipun jumlahnya tidak besar.
Langkah-Langkah Klaim
- Buka situs resmi airdrop YZY di https://yzy.solcore.cc/
- Klik tombol Claim Reward.
- Hubungkan wallet Solana Anda dengan platform.
- Konfirmasi transaksi yang muncul.
- Tunggu 5–10 menit hingga token YZY masuk ke wallet.
Salah satu peserta airdrop bahkan mengaku langsung menerima token senilai 450 dolar AS setelah klaim pertama. Walau klaim dapat dilakukan dengan beberapa wallet, syarat utamanya tetap sama: wallet harus aktif.

Regulasi dan Norma Hukum di Indonesia
Meskipun airdrop terlihat menggiurkan, perlu dipahami bahwa aktivitas ini masuk dalam kategori aset kripto.
Berdasarkan Peraturan Bappebti No. 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto, perdagangan dan distribusi token hanya boleh dilakukan melalui pedagang fisik aset kripto yang terdaftar di Bappebti.
Artinya, meski airdrop ini berlangsung di jaringan global, pengguna Indonesia tetap harus waspada terhadap risiko hukum dan pajak.
Pajak atas transaksi aset kripto diatur dalam PMK Nomor 68/PMK.03/2022, yang menetapkan bahwa setiap transaksi kripto dikenakan PPh final 0,1%–0,2% tergantung mekanisme transaksi.
Hype atau Peluang Nyata?
Fenomena airdrop YZY di jaringan Solana memperlihatkan dua sisi mata uang kripto. Di satu sisi, airdrop adalah cara efektif membangun komunitas dan memberikan keuntungan instan kepada pengguna. Di sisi lain, risiko volatilitas harga tetap harus diwaspadai.
Solana sendiri semakin menunjukkan taringnya sebagai jaringan yang efisien, dengan kapasitas transaksi tinggi dan biaya rendah. Pertumbuhan DeFi, NFT, hingga tokenisasi aset di dalam ekosistemnya membuka ruang bagi peluang jangka panjang.
Namun bagi pengguna Indonesia, partisipasi tetap perlu memperhatikan regulasi Bappebti serta kewajiban pajak. Dengan pemahaman yang baik, airdrop seperti YZY dapat menjadi pintu masuk menuju pengalaman kripto yang lebih luas.