
DOYANDUIT – Industri crypto terus menunjukkan geliat luar biasa menjelang 2026. Sejumlah proyek baru bermunculan di berbagai sektor, mulai dari GameFi, DeFi, hingga Artificial Intelligence (AI).
Beberapa di antaranya sudah menarik perhatian investor besar seperti Andreessen Horowitz (a16z), Pantera Capital, hingga Animoca Brands, dengan pendanaan mencapai ratusan juta dolar.
Berdasarkan data komunitas dan platform pelacak proyek blockchain, tahun 2025 ditandai dengan munculnya proyek-proyek ICO (Initial Coin Offering), airdrop retroaktif, hingga point farming yang kembali diminati publik.
Menurut pengamatan sejumlah analis, tren “points farming” dan “liquid staking protocols” bahkan menjadi kunci dominasi sektor DeFi baru tahun ini.
Proyek Crypto Paling Diperhatikan Investor
Berikut daftar beberapa proyek yang kini sedang menjadi sorotan komunitas crypto global menjelang 2026:
1. MAXI DOGE (Memecoin)
Proyek ini tengah menggelar public presale hingga Q1 2026 dengan total pengumpulan dana mencapai $3,89 juta.
Meski bergenre memecoin, MAXI DOGE dinilai mampu membangun komunitas aktif berkat pendekatan humor dan viral marketing khas Doge yang segar.
2. MetaMask Point System
MetaMask, salah satu dompet crypto paling populer, kini tengah menguji sistem poin dan aktivitas airdrop. Program ini menarik perhatian besar karena pengguna aktif bisa mendapatkan insentif berbasis penggunaan wallet.
MetaMask punya potensi jadi salah satu airdrop terbesar di 2025, karena basis penggunanya masif dan terdesentralisasi.
3. Meta Arena (GameFi)
Proyek Meta Arena (TIMI) memperkenalkan konsep Binance Alpha Airdrop, di mana pemain bisa mendapatkan token melalui aktivitas in-game.
GameFi ini menjadi daya tarik baru bagi gamer Web3 karena model ekonominya yang transparan dan kolaborasi dengan Binance.
4. Stable (Blockchain Incentive Platform)
Dengan dukungan dana $28 juta dari eGirl Capital dan Hack VC, Stable fokus pada sistem poin berbasis insentif. Platform ini memungkinkan pengguna mendapatkan reward dari partisipasi di ekosistem blockchain tertentu.
5. Flying Tulip (DEX)
Salah satu proyek decentralized exchange (DEX) yang tengah dalam tahap public sale senilai $200 juta, didukung investor besar seperti DWF Labs dan CoinFund. Fokusnya adalah mempercepat transaksi lintas rantai dengan biaya minimal.
Gelombang Baru: AI, DeFi, dan Staking yang Kian Dominan
6. Cogni AI Agents
Proyek berbasis Artificial Intelligence (AI) ini menggelar ICO hingga Q4 2025 dengan dana awal $219.600.
Cogni AI bertujuan menghadirkan agen AI otonom untuk ekosistem Web3, membuka peluang baru bagi otomatisasi di DeFi dan NFT marketplace.
7. AgoraLend (DeFi)
Platform DeFi lending ini juga sedang menjalankan presale hingga Q4 2025, dengan dukungan pendanaan $353.500. AgoraLend berfokus pada model peminjaman aset digital yang transparan dan efisien.
8. EigenLayer
Salah satu proyek liquid staking protocol paling populer sejak 2023, kini mencatat pendanaan lebih dari $234 juta dari a16z dan Blockchain Capital.
Program points farming mereka menjadi salah satu yang paling aktif dan diantisipasi untuk potensi airdrop besar.
9. Amnis Finance
Proyek ini tengah mengadakan retroactive airdrop sejak November 2023. Dengan dukungan dari OKX Ventures dan SkyVision Capital, Amnis berfokus pada inovasi staking lintas jaringan untuk meningkatkan likuiditas token.
10. Wildcard (Gaming NFT)
Dengan dana $52,5 juta dari Paradigm dan P2 Ventures, Wildcard menghadirkan sistem NFT staking dan gameplay berbasis blockchain yang unik.
Sejak peluncurannya di April 2023, proyek ini menjadi salah satu pelopor Web3 gaming yang masih bertahan kuat.
Langkah-langkah Praktis Ikut Presale & Airdrop Crypto
1. Persiapkan Dompet Crypto yang Aman
Sebelum Anda mulai berburu airdrop atau presale, langkah pertama adalah memastikan Anda memiliki crypto wallet (dompet crypto) yang aman dan fleksibel. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Gunakan dompet non-custodial (Anda pegang kunci privat) agar kontrol penuh di tangan Anda.
-
Pastikan dompet mendukung jaringan multi-chain (misalnya Ethereum, BNB Smart Chain, Solana) karena banyak airdrop tersebar di berbagai rantai.
-
Sebaiknya pisahkan dompet khusus untuk aktivitas airdrop/presale (wallet “eksperimen”), agar dana utama Anda tetap aman bila terjadi risiko scam.
-
Aktifkan fitur keamanan tambahan: 2FA, enkripsi, dan jangan pernah berbagi seed phrase / private key.
2. Temukan Proyek Presale & Airdrop Potensial
Setelah dompet siap, tahap berikutnya adalah mencari proyek yang sedang mengadakan presale atau airdrop. Tipsnya:
-
Pantau agregator airdrop seperti Airdrops.io untuk daftar peluang terbaru.
-
Ikuti platform dan komunitas crypto di Telegram, Discord, X (Twitter) yang sering membahas proyek baru.
-
Untuk presale token, kunjungi launchpad atau situs resmi proyek. Pastikan ada whitepaper, roadmap, dan transparansi tim.
3. Penuhi Syarat & Task yang Diminta
Setiap airdrop atau presale akan memiliki syarat khusus. Contoh umum:
-
Mendaftar dengan alamat wallet Anda
-
Bergabung ke grup Telegram/Discord proyek
-
Melakukan retweet atau tag teman di sosial media
-
Memegang token tertentu sebelum snapshot
-
Menyelesaikan testnet atau aktivitas DApp
4. Evaluasi Proyek dengan Teliti (Konteks E-E-A-T)
Untuk meningkatkan peluang keberhasilan dan menurunkan risiko, gunakan kriteria berikut:
-
Experience & Expertise: Tim proyek memiliki rekam jejak di dunia blockchain atau crypto.
-
Authoritativeness: Proyek memiliki publikasi white-paper, audit smart-contract, atau dukungan partner/ investor ternama.
-
Trustworthiness: Transparansi roadmap, alokasi token jelas, dan lock-liquidity atau vesting period yang wajar.
Menurut artikel, “investor harus waspada dan melakukan due diligence terhadap proyek yang klaim-besar-besarannya” karena banyak proyek yang gagal maupun terindikasi scam.
5. Kelola Risiko dan Strategi Partisipasi
Sama seperti investasi lainnya, presale & airdrop bukan tanpa risiko. Berikut strategi yang bisa membantu:
-
Diversifikasi: Jangan hanya fokus satu proyek; ikut beberapa proyek dengan skala kecil.
-
Ingat bahwa token yang diterima melalui airdrop mungkin tidak langsung likuid dan bisa mengalami penurunan harga cepat.
-
Catat semua aktivitas: proyek, tanggal snapshot, tugas yang sudah dilakukan, alamat wallet. Sebuah spreadsheet sederhana bisa membantu.
-
Jangan tergoda dengan “kaya cepat” dalam airdrop; banyak proyek edukatif butuh waktu sebelum token masuk pasar.

Dukungan Investor Jadi Sinyal Positif
Dari total proyek di atas, lebih dari separuh didukung oleh nama-nama besar dunia investasi seperti Animoca Brands, Multicoin Capital, dan Paradigm. Ini menandakan minat institusi terhadap inovasi blockchain masih tinggi, terutama di sektor AI dan staking.
Menurut laporan riset dari Blockdata, lebih dari $1,2 miliar dana baru masuk ke proyek Web3 sepanjang paruh pertama 2025, menunjukkan bahwa investor masih melihat potensi jangka panjang di industri ini.
2025–2026 Jadi Momentum Emas Bagi Inovasi Web3
Gelombang proyek baru di 2025 membuktikan bahwa ekosistem crypto belum kehilangan momentum. Dari memecoin seperti MAXI DOGE hingga proyek AI seperti Cogni Agents dan EigenLayer, semuanya menghadirkan model inovatif dan komunitas aktif.
Dengan memahami perkembangan ini, kamu bisa lebih siap menentukan strategi investasi atau partisipasi airdrop yang sesuai minatmu.