
DOYANDUIT – Harga emas dunia mengalami kejatuhan harian terdalam dalam sejarah pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS atau Sabtu pagi WIB (31/1/2026).
Tekanan jual masif muncul setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penunjukan Kevin Warsh sebagai calon pengganti Jerome Powell di kursi Ketua Federal Reserve.
Harga Emas Dunia Hari Ini (XAU/USD)
Berdasarkan data OANDA, emas spot ditutup melemah tajam:
- Harga: USD 4.895,44 per troy ounce
- Perubahan: -474,79 USD (-8,84%)
- Waktu penutupan: 04.59 WIB
Kinerja emas global:
- 1 hari: -8,84%
- 5 hari: -2,40%
- 1 bulan: +12,75%
- 6 bulan: +45,49%
- Year to date: +13,15%
- 1 tahun: +75,19%
Penurunan ini terjadi setelah emas sempat menyentuh rekor di atas USD 5.600 awal pekan ini. Aksi jual makin intensif setelah dolar AS menguat sekitar 0,7%, mengakhiri periode pelemahan dolar yang sebelumnya menopang reli emas.
Pasar menilai penunjukan Kevin Warsh, yang dikenal sebagai figur monetary hawk, berpotensi memperkuat dolar dan menurunkan ekspektasi pelonggaran moneter agresif. Kondisi ini memicu aksi ambil untung besar-besaran setelah reli emas nyaris 20% sejak awal Januari.
Meski demikian, sejumlah analis menilai volatilitas ekstrem saat ini masih bagian dari fase penyesuaian setelah reli parabolik, bukan sinyal berakhirnya tren jangka panjang emas.
Harga Emas Antam Hari Ini, 31 Januari 2026
(Belum termasuk PPh 0,25%)
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.480.000 | 1.327.000 |
| 1 gr | 2.860.000 | 2.654.000 |
| 2 gr | 5.660.000 | 5.308.000 |
| 3 gr | 8.465.000 | 7.962.000 |
| 5 gr | 14.075.000 | 13.270.000 |
| 10 gr | 28.095.000 | 26.540.000 |
| 25 gr | 70.112.000 | 66.350.000 |
| 50 gr | 140.145.000 | 132.700.000 |
| 100 gr | 280.212.000 | 265.400.000 |
| 250 gr | 700.265.000 | 663.500.000 |
| 500 gr | 1.400.320.000 | 1.327.000.000 |
| 1.000 gr | 2.800.600.000 | 2.654.000.000 |
Perbandingan dengan 30 Januari 2026 (Antam)
- Harga jual 1 gram:
Rp3.120.000 → Rp2.860.000 (turun Rp260.000) - Buyback 1 gram:
Rp2.939.000 → Rp2.654.000 (turun Rp285.000)
Penurunan Antam tergolong tajam dan mencerminkan koreksi ekstrem XAU/USD semalam.
Harga Emas Galeri24 Hari Ini, 31 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.564.000 | 1.385.000 |
| 1 gr | 2.981.000 | 2.771.000 |
| 2 gr | 5.874.000 | 5.542.000 |
| 5 gr | 14.576.000 | 13.856.000 |
| 10 gr | 29.074.000 | 27.713.000 |
| 25 gr | 72.505.000 | 68.943.000 |
| 50 gr | 144.894.000 | 137.887.000 |
| 100 gr | 289.645.000 | 275.775.000 |
| 250 gr | 722.334.000 | 686.041.000 |
| 500 gr | 1.444.667.000 | 1.372.083.000 |
| 1.000 gr | 2.889.334.000 | 2.744.167.000 |
Perbandingan dengan 30 Januari 2026 (Galeri24)
- Harga jual 1 gram:
Rp3.260.000 → Rp2.981.000 (turun Rp279.000) - Buyback 1 gram:
Rp3.058.000 → Rp2.771.000 (turun Rp287.000)
Harga Emas UBS Hari Ini, 31 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.619.000 | 1.384.000 |
| 1 gr | 2.996.000 | 2.768.000 |
| 2 gr | 5.944.000 | 5.537.000 |
| 5 gr | 14.690.000 | 13.842.000 |
| 10 gr | 29.224.000 | 27.685.000 |
| 25 gr | 72.917.000 | 68.874.000 |
| 50 gr | 145.534.000 | 137.749.000 |
| 100 gr | 290.954.000 | 275.499.000 |
| 250 gr | 727.168.000 | 685.356.000 |
| 500 gr | 1.452.630.000 | 1.370.712.000 |
Perbandingan dengan 30 Januari 2026 (UBS)
- Harga jual 1 gram:
Rp3.275.000 → Rp2.996.000 (turun Rp279.000) - Buyback 1 gram:
Rp3.055.000 → Rp2.768.000 (turun Rp287.000)
Kesimpulan Pergerakan Harga
Koreksi tajam harga emas pada 31 Januari 2026 menjadi pengingat bahwa reli parabolik selalu diiringi volatilitas tinggi. Penunjukan Ketua The Fed baru memicu penguatan dolar dan aksi ambil untung besar setelah emas mencetak rekor beruntun sepanjang Januari.
Meski turun hampir 9% dalam sehari, secara struktural emas masih mencatat:
- +13% year to date
- +75% secara tahunan
Bagi investor jangka menengah dan panjang, pergerakan ekstrem ini lebih mencerminkan fase penyesuaian sehat setelah euforia, sementara arah tren emas global masih sangat bergantung pada kebijakan moneter AS, stabilitas geopolitik, dan pergerakan dolar dalam beberapa pekan ke depan.