
DOYANDUIT – Pada Minggu, 24 Agustus 2025, Ethereum (ETH) mencatat kenaikan harga signifikan, mencapai $4.945 menurut data CoinGecko. Sementara itu, CoinMarketCap mencatat lonjakan yang lebih tinggi hingga $4.948.
Saat artikel ini ditulis, harga ETH berada di sekitar $4.603 pada Senin, 25 Agustus 2025. Kenaikan ini mengikuti terobosan ETH melewati rekor lama sebesar $4.878 yang dicapai pada November 2021.
Kenaikan ini menandai fase baru dalam siklus harga ETH, yang kini memasuki wilayah “price discovery” tanpa level resistensi historis yang jelas.
Lonjakan harga besar pada Jumat sebelumnya dipicu oleh komentar Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, yang menyinggung kemungkinan penurunan suku bunga, memberikan dorongan tambahan bagi pasar kripto.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga
1. Momentum Bullish Ethereum dan Kelelahan Bitcoin
Analis Miles Deutsher menyebutkan, “BTC is exhausted, ETH isn’t,” menandakan momentum relatif Ethereum lebih kuat dibanding Bitcoin.
Sementara Bitcoin menghadapi kesulitan menembus resistance, ETH menunjukkan kenaikan agresif dan mampu mencatat harga tertinggi baru.
Investor cenderung memindahkan perhatian mereka ke aset dengan kekuatan relatif lebih tinggi saat aset lainnya menunjukkan tanda kelelahan.
2. Respons Pasar Terhadap Kebijakan The Fed
Kenaikan harga ETH dipercepat oleh komentar Jerome Powell mengenai kemungkinan pemotongan suku bunga. Pernyataan ini meningkatkan sentimen pasar, karena biaya pinjaman yang lebih rendah biasanya mendorong minat investasi, termasuk pada aset kripto seperti Ethereum.
3. Penurunan Cadangan ETH di Bursa
Crypto Rover menyoroti tren penurunan cadangan ETH di bursa sentral. Ketika pasokan koin yang tersedia untuk dijual menipis, kenaikan permintaan dapat mempercepat harga karena pembeli harus bersaing lebih tinggi untuk memperoleh koin yang terbatas.
Fenomena ini dikenal sebagai “supply shock,” yang berpotensi memperbesar pergerakan harga ketika momentum bullish mulai muncul.
Analisis Teknis dan Risiko
Zona Breakout dan Potensi Koreksi
Grafik 5-hari ETH menunjukkan pola breakout klasik: harga menembus $4.900, mencapai intraday high di sekitar $4.946.
Michaël van de Poppe menekankan bahwa breakout akhir pekan sering kali mengalami retracement saat likuiditas kembali normal di awal pekan. Oleh karena itu, potensi koreksi menuju zona breakout tidak membatalkan tren bullish jangka panjang.
Akumulasi Pemegang Besar
Data terbaru menunjukkan pemegang besar (whales) terus menambah kepemilikan ETH, mengindikasikan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang Ethereum. Akumulasi ini menjadi sinyal positif bagi investor institusional dan ritel.

Implikasi bagi Pasar Kripto
Kenaikan harga ETH menandai fase baru dalam siklus pasar kripto. Ethereum, dengan ekosistem smart contract dan DeFi yang terus berkembang, semakin menarik perhatian investor.
Pergerakan ini juga menunjukkan pergeseran sementara dominasi pasar dari Bitcoin ke Ethereum, terutama ketika momentum ETH lebih kuat dibanding BTC.
Investor disarankan tetap memperhatikan dinamika pasar dan potensi koreksi, meskipun prospek jangka panjang Ethereum tetap bullish.
Kesimpulan
Ethereum telah menembus level $4.945 dan memasuki wilayah price discovery. Dorongan utama berasal dari momentum kuat ETH dibanding BTC, respons pasar terhadap komentar The Fed, serta penurunan cadangan koin di bursa.
Meskipun risiko koreksi tetap ada, prospek bullish jangka panjang Ethereum tetap terlihat kuat, menjadikannya aset yang menarik bagi investor kripto.