
DOYANDUIT – Grass adalah proyek berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna untuk berkontribusi pada jaringan desentralisasi dengan membagikan bandwidth internet mereka.
Dalam perkembangannya, Grass dikenal karena sistem airdrop yang rutin serta sistem penambangan poin yang dapat dikonversi menjadi imbalan saat token resmi diluncurkan (Token Generation Event/TGE).
Pada Season 2 ini, Grass memperkenalkan fitur baru berupa penambangan melalui aplikasi Android. Pengguna kini dapat menambang langsung dari ponsel mereka dengan hasil yang lebih maksimal.
Jika sebelumnya penambangan hanya dilakukan melalui PC atau ekstensi browser, kini aplikasi mobile memberikan kesempatan untuk mendapatkan poin hingga tiga kali lebih besar.
Keuntungan Menggunakan Aplikasi Android untuk Menambang Grass
Peningkatan Penghasilan Signifikan
Dalam beberapa hari setelah peluncuran aplikasi Android, para pengguna melaporkan lonjakan penghasilan yang cukup mencolok.
Misalnya, pengguna yang sebelumnya memperoleh sekitar 98.000 poin per hari kini bisa mendapatkan hingga 185.000 poin hanya dengan membiarkan aplikasi berjalan di latar belakang.
“Semenjak pakai aplikasi Android, penghasilan saya meningkat drastis. Dari 98 ribuan, sekarang bisa sampai 185 ribu poin per hari,” ungkap salah satu pengguna dalam video ulasan Grass di YouTube.
Perbandingan sistem poin Grass saat ini:
- Web (browser): 1x poin
- PC (desktop mining): 2x poin
- Android (mobile mining): 3x poin
Artinya, menambang via aplikasi Android menjadi metode paling efisien untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya menjelang TGE.
Tidak Perlu Password, Langsung Instal dan Jalankan
Aplikasi Grass di Android kini bisa langsung diunduh tanpa perlu memasukkan password. Hal ini disambut positif karena memudahkan lebih banyak pengguna untuk bergabung tanpa proses registrasi yang rumit.
Cukup unduh aplikasinya, jalankan di latar belakang, dan Anda akan mulai menambang secara otomatis.
Meski masih terdapat beberapa kendala teknis seperti pengguna yang kadang-kadang otomatis keluar (logged out), tim pengembang tengah melakukan perbaikan dan optimasi.
Website Masih Bugged, Pantau Langsung Lewat Dashboard
Seiring dengan peluncuran aplikasi Android, situs resmi Grass sempat mengalami gangguan.
Banyak pengguna mengeluhkan dashboard yang tidak menampilkan penghasilan secara akurat jika diakses melalui ekstensi browser. Namun, akses melalui dashboard situs web masih menjadi solusi alternatif.
Meski begitu, pihak pengembang belum memberikan pembaruan rutin di media sosial. Oleh karena itu, penting untuk aktif memantau langsung dari website resmi Grass agar tidak ketinggalan update, terutama terkait fase epoch dan momen klaim token (TGE).

Saat Ini Sudah Masuk Epoch 3, Menuju Epoch 9
Perlu dicatat bahwa Grass telah memasuki Epoch 3, dan sistemnya akan berlanjut hingga Epoch 9. Epoch adalah fase waktu dalam sistem penambangan yang menentukan siklus dan imbalan pengguna.
Meski tidak ada jadwal pasti tentang kapan Epoch 4 hingga 9 akan berlangsung, pengguna disarankan terus menambang selama periode ini agar tidak ketinggalan distribusi poin yang nantinya akan dikonversi saat TGE dimulai.
Waktunya Menambang
Dengan hadirnya fitur penambangan melalui Android dan potensi peningkatan penghasilan hingga 3x lipat, ini menjadi momentum penting bagi siapa pun yang ingin memaksimalkan peluang dari Grass Airdrop Season 2.
Meskipun masih ada gangguan teknis, partisipasi aktif di masa epoch saat ini akan menjadi investasi awal yang menjanjikan.
Jangan lupa untuk terus login secara berkala dan pantau website resmi Grass untuk informasi terbaru seputar TGE dan roadmap selanjutnya.