
DOYANDUIT – Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) saat ini mencerminkan kombinasi kuat antara faktor makroekonomi dan risiko geopolitik global.
Pada penutupan terbaru, harga emas menguat ke USD 4.509 per troy ounce, naik sekitar 0,70% dalam sehari. Kenaikan ini terjadi karena beberapa sentimen utama berikut:
1. Data Ekonomi AS dan Ekspektasi Suku Bunga
Pelaku pasar menilai arah kebijakan The Federal Reserve masih condong ke pelonggaran moneter pada 2026. Dengan:
-
Inflasi yang mulai melandai
-
Pasar tenaga kerja menunjukkan tanda perlambatan
-
Ekspektasi dua kali penurunan suku bunga tahun ini
Emas menjadi menarik karena:
-
Tidak memberikan bunga
-
Nilainya relatif stabil saat suku bunga riil turun
Ketika yield obligasi turun, biaya peluang memegang emas ikut menurun, sehingga permintaan naik.
2. Lonjakan Permintaan Safe Haven
Harga emas mendapat dorongan kuat dari meningkatnya ketegangan geopolitik, antara lain:
-
Eskalasi konflik dan operasi militer Amerika Serikat di Venezuela
-
Ketegangan terkait Iran
-
Wacana keterlibatan militer AS di Greenland
-
Persaingan strategis AS–China yang belum mereda
Dalam situasi seperti ini, investor global cenderung:
-
Mengurangi aset berisiko (saham, kripto)
-
Beralih ke aset lindung nilai seperti emas
3. Aksi Borong Bank Sentral Dunia
Bank sentral, khususnya China, kembali menjadi penopang penting. China tercatat:
-
Membeli emas selama 14 bulan berturut-turut
-
Mengurangi ketergantungan pada dolar AS
-
Memperkuat cadangan emas sebagai aset strategis
Aksi ini memberi sinyal kuat bahwa emas masih dipandang sebagai penyimpan nilai jangka panjang.
4. Momentum Teknikal yang Masih Bullish
Secara teknikal, XAU/USD masih berada dalam tren naik kuat:
-
Kinerja 5 hari: +4,39%
-
1 bulan: +7,16%
-
6 bulan: +34,37%
-
1 tahun: +69,39%
Artinya, koreksi harian yang terjadi lebih bersifat konsolidasi sehat, bukan pembalikan tren.
Harga Emas Spot Dunia
Berdasarkan data FOREX.com melalui TradingView, harga emas spot (XAU/USD) ditutup menguat:
- Harga: USD 4.509,14 per troy ounce
- Naik: +31,28 USD atau +0,70%
- Waktu penutupan: 04.59 GMT+7
Kinerja periode:
- 1 hari: +0,70%
- 5 hari: +4,39%
- 1 bulan: +7,16%
- 6 bulan: +34,37%
- Year to date: +4,39%
- 1 tahun: +69,39%
Penguatan emas dunia ini menjadi faktor utama kenaikan harga emas fisik di dalam negeri pada hari ini.
Harga Emas Antam Hari Ini, 10 Januari 2026
(Belum termasuk PPh 0,25%)
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.351.000 | 1.227.500 |
| 1 gr | 2.602.000 | 2.455.000 |
| 2 gr | 5.144.000 | 4.910.000 |
| 3 gr | 7.691.000 | 7.365.000 |
| 5 gr | 12.785.000 | 12.275.000 |
| 10 gr | 25.515.000 | 24.550.000 |
| 25 gr | 63.662.000 | 61.375.000 |
| 50 gr | 127.245.000 | 122.750.000 |
| 100 gr | 254.412.000 | 245.500.000 |
| 250 gr | 635.765.000 | 613.750.000 |
| 500 gr | 1.271.320.000 | 1.227.500.000 |
| 1.000 gr | 2.542.600.000 | 2.455.000.000 |
Perbandingan dengan Kemarin (9 Januari 2026 – Antam)
- Harga jual 1 gram Antam kemarin: Rp2.577.000
- Harga hari ini: Rp2.602.000
- Naik Rp25.000 per gram
- Buyback naik dari Rp2.432.000 menjadi Rp2.455.000 atau +Rp23.000
Kenaikan ini sejalan dengan lonjakan harga emas spot dunia yang menguat hampir 1% dalam satu hari.
Harga Emas Galeri24 Hari Ini, 10 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.375.000 | 1.229.000 |
| 1 gr | 2.622.000 | 2.459.000 |
| 2 gr | 5.165.000 | 4.918.000 |
| 5 gr | 12.819.000 | 12.296.000 |
| 10 gr | 25.570.000 | 24.592.000 |
| 25 gr | 63.768.000 | 61.179.000 |
| 50 gr | 127.436.000 | 122.358.000 |
| 100 gr | 254.745.000 | 244.716.000 |
| 250 gr | 635.297.000 | 608.776.000 |
| 500 gr | 1.270.593.000 | 1.217.553.000 |
| 1.000 gr | 2.541.184.000 | 2.435.107.000 |
Perbandingan dengan Kemarin (9 Januari 2026 – Galeri24)
- Harga jual 1 gram kemarin: Rp2.596.000
- Harga hari ini: Rp2.622.000
- Naik Rp26.000 per gram
- Buyback naik dari Rp2.434.000 menjadi Rp2.459.000 atau +Rp25.000
Kenaikan Galeri24 relatif sejalan dengan Antam, mencerminkan penyesuaian cepat terhadap penguatan XAU/USD.
Harga Emas UBS Hari Ini, 10 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.433.000 | 1.216.000 |
| 1 gr | 2.652.000 | 2.432.000 |
| 2 gr | 5.264.000 | 4.864.000 |
| 5 gr | 13.006.000 | 12.161.000 |
| 10 gr | 25.876.000 | 24.323.000 |
| 25 gr | 64.561.000 | 60.509.000 |
| 50 gr | 128.857.000 | 121.019.000 |
| 100 gr | 257.612.000 | 242.038.000 |
| 250 gr | 643.840.000 | 602.114.000 |
| 500 gr | 1.286.167.000 | 1.204.229.000 |
Perbandingan dengan Kemarin (9 Januari 2026 – UBS)
Harga UBS relatif stagnan dibandingkan kemarin:
- Harga jual 1 gram tetap di Rp2.652.000
- Buyback juga tetap di Rp2.432.000
UBS cenderung menyesuaikan harga lebih lambat, dengan spread jual–buyback yang memang lebih lebar dibanding Antam dan Galeri24.
Kesimpulan Pergerakan Harian
- Emas dunia melonjak +0,70%, mendorong penguatan harga fisik.
- Antam naik sekitar Rp25.000/gram.
- Galeri24 naik sekitar Rp26.000/gram.
- UBS relatif stagnan untuk ukuran 1 gram, meski berpotensi menyusul pada pembaruan berikutnya.
Secara umum, tren harian menunjukkan emas masih berada dalam fase bullish kuat, dengan dukungan dari kinerja mingguan (+4,39%) dan tahunan (+69,39%), sehingga koreksi jangka pendek tetap dipandang sebagai peluang akumulasi oleh investor jangka menengah dan panjang.