
DOYANDUIT – Hyperliquid (HYPE), salah satu platform DeFi yang tengah naik daun, kembali menjadi sorotan pada 21 September 2025.
Pasalnya, proyek ini hampir merampungkan distribusi token melalui airdrop senilai lebih dari $10,8 miliar. Hingga saat ini, sekitar 42 persen dari total suplai token masih belum terdistribusi kepada komunitas.
Kebijakan distribusi ini menuai perhatian luas, terutama karena Hyperliquid menegaskan bahwa pembeli token Aster (ASTER) tidak akan masuk dalam daftar penerima.
Langkah tersebut diyakini sebagai cara untuk mencegah terjadinya “double-dipping” atau klaim ganda yang bisa merugikan integritas ekosistem.
Dengan demikian, partisipasi murni komunitas menjadi fokus utama dari strategi distribusi HYPE.
Perbandingan dengan Airdrop Bersejarah
Sejak awal munculnya fenomena airdrop, beberapa proyek besar telah menandai tonggak sejarah dengan distribusi token bernilai miliaran dolar. Airdrop Hyperliquid kini masuk ke jajaran paling berpengaruh di dunia kripto.
Beberapa airdrop besar sebelumnya:
- Apecoin (APE): Maret 2022, sebanyak 150 juta APE senilai $2,25 miliar dibagikan.
- dYdX (DYDX): September 2021, sekitar 75 juta DYDX bernilai $500 juta didistribusikan.
- Arbitrum (ARB): Maret 2023, distribusi 1,16 miliar ARB senilai $1,16 miliar menjadi salah satu yang terbesar kala itu.
Jika dibandingkan dengan tiga nama besar ini, Hyperliquid jelas menempati posisi istimewa. Nilai airdrop $10,8 miliar bukan hanya melampaui distribusi token sebelumnya, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai salah satu airdrop paling berharga dalam sejarah DeFi.
Cara Mendapatkan Airdrop Hyperliquid
1. Persiapkan Dompet (Wallet) yang Kompatibel dan Jaringan yang Tepat
-
Gunakan wallet yang mendukung ekosistem Ethereum atau EVM (contoh: MetaMask).
-
Tambahkan jaringan Hyperliquid / HyperEVM ke walletmu. Misalnya, pengguna MetaMask perlu memasukkan setting RPC, Chain ID, dan simbol token sesuai dokumentasi Hyperliquid.
2. Bridging & Mendepositkan Aset
-
Jika kamu memiliki aset seperti USDC di chain lain (misalnya Ethereum atau jaringan layer‐lain), kirim (bridge) ke Arbitrum, lalu deposit ke Hyperliquid.
-
Pastikan saldo cukup untuk menutupi biaya transaksi (gas fee) dan untuk ikut aktivitas‐aktivitas yang dibutuhkan.
3. Transaksi & Interaksi – Gunakan Fitur dalam Ecosistem Hyperliquid
-
Perdagangan (spot trading), melakukan swap, menggunakan perpetual futures jika tersedia – ini bisa menjadi bagian dari kriteria agar dianggap aktif dalam ekosistem.
-
Menyediakan likuiditas (liquidity provision) di bursa desentralisasi (DEX) yang ada di HyperEVM, seperti HyperSwap atau DEX lain yang berafiliasi.
4. Staking dan Produk DeFi Lainnya
-
Stake token HYPE secara langsung atau menggunakan varian staking cair (liquid staking) seperti stHYPE atau LHYPE, jika tersedia. Ini membantu meningkatkan peluang dalam snapshot atau distribusi reward.
-
Gunakan layanan DeFi seperti lending, borrowing, stablecoin minting (“collateralize” atau “lock up”) yang mungkin menjadi faktor penilaian dalam program reward/airdrop mendatang.
5. Transfer Token ke HyperEVM & Berinteraksi Aktif dengan dApp
-
Setelah memiliki token HYPE dan melakukan staking / deposit, transfer sebagian token ke jaringan HyperEVM agar bisa berinteraksi dengan aplikasi‐aplikasi di dalamnya.
-
Gunakan aplikasi (dApp) di HyperEVM secara aktif: misalnya pertukaran (swaps), likuiditas, produk stablecoin, berbagai protokol DeFi yang ada. Ini memperlihatkan bahwa pengguna bukan hanya pemegang pasif.
6. Terlibat dalam Komunitas & Selalu Update Info Resmi
-
Gabung ke saluran resmi Hyperliquid (Discord, Telegram, forum komunitas) untuk mengetahui kapan snapshot, pengumuman, maupun kriteria terbaru dirilis.
-
Pastikan mengikuti syarat‐syarat resmi yang diumumkan tim Hyperliquid, karena kadang ada syarat tambahan atau perubahan.
Catatan Tambahan
-
Tidak ada jaminan bahwa setelah melakukan semua langkah di atas, seseorang pasti mendapatkan alokasi airdrop. Banyak proyek DeFi memakai sistem snapshot (mengambil data dari blockchain pada waktu tertentu) dan kriteria yang bisa berubah.
-
Biaya transaksi, fluktuasi harga token, dan risiko keamanan (termasuk risiko smart contract) tetap ada. Selalu gunakan hanya aset yang siap untuk diambil risiko, verifikasi kontrak, dan jangan tergiur dengan janji imbalan besar tanpa bukti resmi

Teknologi dan Kekuatan Ekosistem Hyperliquid
Keberhasilan Hyperliquid bukan hanya ditopang oleh nilai distribusinya, melainkan juga oleh fondasi teknologi yang solid. Platform ini menawarkan volume perdagangan tinggi, kontrak pintar yang canggih, serta likuiditas lintas rantai (cross-chain liquidity) yang kompetitif.
Sejak peluncuran Token Generation Event (TGE), Hyperliquid mencatat peningkatan konsisten baik dari sisi jumlah pengguna aktif maupun volume transaksi harian. Fenomena ini mencerminkan antusiasme komunitas serta kepercayaan investor terhadap potensi platform untuk menyaingi protokol DeFi yang sudah lebih matang.
Menurut laporan CoinDesk (2025), tren pertumbuhan Hyperliquid menunjukkan arah positif yang konsisten, sejalan dengan meningkatnya minat investor institusional terhadap sektor DeFi.
Dampak Terhadap Pasar dan Prospek ke Depan
Implikasi Jangka Pendek
Dengan 42 persen token HYPE yang masih menunggu distribusi, pasar berpotensi mengalami fluktuasi signifikan. Lonjakan likuiditas biasanya membawa dua sisi mata uang: peluang profit yang besar sekaligus risiko volatilitas harga yang tinggi.
Para trader diperkirakan akan memanfaatkan momentum ini, terutama pada pasangan perdagangan HYPE di bursa terkemuka.
Potensi Jangka Panjang
Selain dampak jangka pendek, distribusi besar seperti ini juga mampu memperluas adopsi dan menciptakan efek jaringan (network effects) di ekosistem.
Para analis memperkirakan bahwa sisa distribusi bisa saja disertai dengan program staking baru, pool likuiditas tambahan, hingga proposal tata kelola (governance). Hal ini berpotensi meningkatkan partisipasi komunitas serta memperkuat posisi Hyperliquid di pasar global.
“Distribusi token dengan nilai sebesar ini dapat menjadi titik balik. Bukan hanya bagi Hyperliquid, tapi juga bagi dinamika pasar DeFi secara keseluruhan,” ujar analis pasar kripto dari Messari.