
DOYANDUIT – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada Senin (24/11/2025) pagi dan naik 0,63% ke 8.467,58. Kenaikan ini menjadi lanjutan sentimen positif perdagangan pekan sebelumnya, ditopang stabilnya rupiah serta minat beli asing yang meningkat pada saham big caps.
IHSG dibuka di 8.458,29 berpotemsi mendekati level tertingginya. Sementara itu, kinerja sepekan naik 1,00%, dan secara bulanan menguat 2,09%.
Rangkuman IHSG Hari Ini:
- Penutupan: 8.467,58
- Perubahan: +53,23 poin (+0,63%)
- Pembukaan: 8.458,29
- Kinerja 5 hari: +1,00%
- Kinerja 1 bulan: +2,09%
- Kinerja YTD: +19,40%
IHSG tetap berada di jalur positif dengan pertumbuhan 17,23% dalam enam bulan terakhir, salah satu performa terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Saham Big Caps Bergerak Variatif, Komunikasi dan Energi Masih Dominan
Meski indeks menguat, pergerakan saham unggulan menunjukkan pola campuran. Berikut ringkasannya:
- TLKM +1,71% masih menjadi pendorong utama sektor komunikasi.
- AMMN +2,32% terus bergerak di jalur positif seiring tren penguatan mineral logam.
- BREN +1,78% tetap diminati investor yang memburu saham energi hijau.
- BBCA −0,30% dan BMRI −0,61% terkoreksi ringan setelah reli panjang bulan lalu.
Saham dengan kapitalisasi besar tetap menjadi penopang utama IHSG, menentukan arah indeks sepanjang sesi.
Daftar Saham Kapitalisasi Besar Hari Ini
| Emiten | Harga (IDR) | Perubahan | Keterangan |
|---|---|---|---|
| BREN | 10.025 | +1,78% | Energi hijau, volume besar |
| BBCA | 8.375 | −0,30% | Konsolidasi teknikal |
| DSSA | 100.650 | +0,65% | Sentimen positif sektor energi |
| TPIA | 7.250 | −0,34% | Tekanan harga bahan baku |
| DCII | 260.500 | 0,00% | Tenang, likuiditas terbatas |
| BBRI | 3.970 | +0,25% | Didukung kredit ritel |
| BYAN | 17.525 | −1,27% | Harga batu bara melemah |
| AMMN | 6.625 | +2,32% | Kenaikan harga tembaga |
| BMRI | 4.920 | −0,61% | Aksi ambil untung |
| TLKM | 3.560 | +1,71% | Permintaan data naik |
| BRPT | 3.510 | +0,57% | Prospek industri petrokimia |
Top Gainers & Losers IHSG
Top Gainers
| Emiten | Harga | Perubahan |
|---|---|---|
| BMHS | 224 | +33,33% |
| BOGA | 1.050 | +25,00% |
| ARKO | 3.320 | +24,81% |
Top Losers
| Emiten | Harga | Perubahan |
|---|---|---|
| PURI | 424 | −14,86% |
| NAYZ | 72 | −10,00% |
| KOKA | 306 | −8,93% |
Komunikasi dan Utilitas Masih Jadi Pemenang
| Sektor | Perubahan Harian |
|---|---|
| Komunikasi | +5,08% |
| Utilitas | +1,97% |
| Layanan Konsumen | +1,36% |
| Layanan Kesehatan | +0,40% |
| Mineral Non-Energi | +1,60% |
| Finansial | −0,04% |
| Industri Proses | −0,59% |
Sektor komunikasi menjadi penyumbang kenaikan tertinggi, sejalan dengan lonjakan trafik data dan optimisme pendapatan layanan digital.
Sektor utilitas juga berada di zona hijau, terutama didorong pertumbuhan permintaan listrik dan perkembangan energi baru terbarukan.
Peluang IHSG Menguji Resistance Baru
Analis menilai IHSG masih berpotensi menguji resisten 8.520–8.550 dalam jangka pendek, didukung minat beli pada saham teknologi dan energi.
Namun pasar juga tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi domestik dan perkembangan kebijakan moneter global. Arus dana asing masih jadi faktor kunci, sementara volatilitas global tetap perlu diwaspadai.
IHSG hari ini, Selasa 25 November 2025, menguat 0,63% ke 8.467, didorong sektor komunikasi, utilitas, dan energi. Perbankan besar cenderung melemah tipis, tetapi tidak menghambat kenaikan indeks secara keseluruhan.
Dengan kinerja YTD mencapai 19,40%, IHSG masih berada dalam tren positif menjelang penutupan tahun.