Kapan Solana Spot ETF Listing? Potensi Altcoin Besar Pertama yang Dapat Izin

2 Oktober 2025 10:00
Bagikan :
Menuju Persetujuan: Solana Spot ETF Mendekat

DOYANDUIT – Saat ini, industri aset kripto tengah dipenuhi antisipasi: banyak pihak yang percaya bahwa Solana spot ETF akhirnya akan disetujui dalam waktu dekat.

Para penerbit dana (issuers) menaruh harapan pada rentang tanggal 6 hingga 10 Oktober 2025 sebagai momen paling mungkin bagi SEC (Securities and Exchange Commission) untuk memberikan lampu hijau.

Namun, kepercayaan ini bukan tanpa dasar. Sebab dalam beberapa bulan terakhir, telah terjadi perubahan signifikan dalam pendekatan regulator terhadap produk kripto, terutama terkait penerapan generic listing standards, yang kini membuka jalan lebih mudah bagi ETF berbasis kripto.

Apa yang Berubah?

Generic Listing Standards dan Implikasinya

Salah satu dorongan momentum paling penting datang dari keputusan SEC untuk mengadopsi generic listing standards bagi produk exchange-traded (ETP) berbasis kripto.

Dengan kebijakan ini, penerbit ETF tak lagi wajib mengajukan perubahan aturan (rule change) secara terpisah setiap kali ingin meluncurkan produk kripto baru.

“By approving these generic listing standards, we are ensuring that our capital markets remain the best place in the world to engage in the cutting-edge innovation of digital assets,” ujar SEC dalam salah satu pernyataannya.

Langkah ini secara praktis menyederhanakan proses peluncuran ETF: sebuah dana kripto yang memenuhi standar listing generik dapat langsung dicatatkan di bursa tanpa perlu melewati prosedur regulasi yang panjang seperti sebelumnya.

Beberapa analis memperkirakan bahwa melalui standar generik ini, proses persetujuan yang dulu bisa memakan waktu hingga 240 hari bisa dipangkas menjadi sekitar 60–75 hari saja.

Perbaikan Mekanisme In-Kind

Selain listing generik, SEC juga menyetujui mekanisme in-kind creation dan redemption untuk ETP kripto, yakni kemampuan bagi entitas yang diotorisasi untuk menukar aset digital itu sendiri, bukan hanya menggunakan kas.

Langkah ini dianggap penting karena membuat struktur dana kripto lebih sejajar dengan ETF komoditas tradisional. Menurut SEC dan pengamat pasar, perubahan ini membuat produk lebih efisien dan mengurangi gesekan biaya.

Antisipasi Versus Hambatan

Jendela Waktu 6–10 Oktober

Banyak sumber menyebut bahwa tanggal 6 sampai 10 Oktober 2025 adalah momen paling realistis bagi SEC untuk memberikan persetujuan terakhir atas spot ETF Solana.

Beberapa penerbit bahkan disebut telah mengajukan revisi final terhadap formulir S-1 mereka agar semua aspek, termasuk masalah staking atau detail teknis, telah tertuntaskan sebelum keputusan akhir.

Namun, perlu ditegaskan kembali bahwa belum ada yang benar-benar pasti. Semua ini masih berupa prediksi berdasarkan sinyal-sinyal pasar dan tindakan regulator.

Risiko Penundaan karena Penutupan Pemerintah

Salah satu risiko terbesar adalah kemungkinan penutupan (shutdown) pemerintah AS. Apabila itu terjadi, SEC akan “mati sementara” berarti tidak akan ada persetujuan baru, dan proses pengajuan akan terhenti hingga pemerintah kembali aktif.

Beberapa analis menyebutkan bahwa jika shutdown terjadi, pengesahan ETF bahkan untuk periode 6–10 Oktober bisa menjadi batal atau tertunda tanpa batas waktu.

Ambiguitas Fitur Staking

Meskipun beberapa versi pengajuan S-1 menyebut staking sebagai fitur potensial, belum jelas apakah itu akan langsung diaktifkan dalam peluncuran awal.

Jika staking tidak diinkorporasi sejak hari pertama, itu mungkin mengecewakan sebagian investor yang berharap ETF Solana tidak hanya mereplikasi harga, tapi juga memberikan hasil dari aktivitas staking.

Apabila diaktifkan kemudian, hal ini bisa mempengaruhi daya tarik dan strategi pemasaran produk.

Dampak Potensial dan Makna

Solana: Altcoin Besar Pertama yang Menuju Spot ETF

Jika SEC memberikan lampu hijau, Solana akan menjadi altcoin besar pertama selain Bitcoin dan Ethereum yang mendapatkan spot ETF. Hal ini menjadi tonggak penting dalam evolusi hubungan kripto dengan sistem keuangan tradisional.

Juga penting: ada lebih dari 100 aplikasi ETF kripto yang menumpuk di regulator. Bila Solana berhasil menembus, pintu bagi altcoin lain seperti XRP, Litecoin, dan Chainlink bisa terbuka lebar.

Beberapa analis seperti Eric Balchunas bahkan menyebut bahwa persetujuan altcoin ETF kini “nyaris pasti.”

Revolusi Regulasi: Dari Kasus-ke-Kasus ke Standarisasi

Perubahan ke generic listing standards dirasakan sebagai titik balik regulasi. Kini, produk kripto dapat diperlakukan lebih seperti ETF komoditas atau dana tradisional, yang lisensinya bisa lebih otomatis jika memenuhi kriteria objektif.

Menurut ulasan di CF Benchmarks, kebijakan baru ini bagaikan paradigma baru bagaimana aset digital akan berpadu dengan keuangan konvensional.

Namun, perubahan ini tetap harus diimbangi pengawasan dan perlindungan investor. Sebagaimana diingatkan oleh kritikus, generic listing standards adalah kemajuan, tetapi potensi risiko pasar—khususnya untuk produk kripto—juga perlu dijaga ketat.

Hal yang Perlu Diwaspadai

Momentum menjelang persetujuan spot ETF Solana sangat menarik, penuh optimisme sekaligus ketidakpastian. Ada banyak faktor yang berpihak: kemudahan regulasi lewat generic listing standards, mekanisme in-kind, dan sinyal kuat dari para penerbit dana.

Tetapi di sisi lain, ancaman penutupan pemerintah dan keraguan atas fitur staking tetap bisa menggagalkan ekspektasi.

Beberapa hal yang patut diperhatikan ke depan:

  • Apakah SEC benar-benar akan bergerak dalam periode 6–10 Oktober.
  • Apakah produk yang disetujui akan mencakup staking atau menunda fitur tersebut.
  • Jika persetujuan terjadi, seberapa cepat altcoin lain mengikuti jejak Solana.
  • Bagaimana penerbit dana akan mengomunikasikan produk ini kepada investor ritel dan institusional.

Meski belum pasti, langkah-langkah regulasi yang terjadi menunjukkan bahwa dunia kripto semakin mendekat ke integrasi penuh dengan keuangan arus utama.

Jika semuanya berjalan lancar, kita bisa menyaksikan revolusi dalam cara orang mengakses altcoin melalui instrumen investasi yang diatur.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050