Mengenal Anoma, OS Terdesentralisasi untuk Web3 dan Peluang Airdrop Testnet

5 Agustus 2025 10:00
Bagikan :
Anoma, Sistem Operasi Web3 yang Fokus pada Niat Pengguna

DOYANDUIT – Web3 terus berkembang, namun kompleksitas teknis sering kali menjadi hambatan bagi pengguna umum maupun pengembang. Untuk menjawab tantangan ini, Anoma hadir sebagai sistem operasi terdesentralisasi yang memperkenalkan pendekatan intent-centric atau berpusat pada niat pengguna.

Alih-alih harus memahami proses teknis seperti mengatur gas fee atau menjembatani aset secara manual, pengguna cukup menyampaikan keinginannya, misalnya, “tukar 10 ETH ke BTC secara privat” dan sistem akan menangani detail transaksinya secara otomatis.

Pendekatan ini bertujuan menyederhanakan pengembangan dan pengalaman pengguna lintas blockchain.

Anoma tidak hanya menjadi platform biasa, melainkan sebuah fondasi bagi aplikasi Web3 yang bersifat interoperabel, privat, dan efisien. Proyek ini juga mendukung Namada, blockchain Layer-1 yang difokuskan pada privasi.

 

Perjalanan Pengembangan dan Pendanaan Anoma

Sejak awal pengembangannya, Anoma telah memperoleh kepercayaan dari banyak investor ternama. Menurut informasi resmi dari tim Anoma, total dana yang berhasil dikumpulkan kini mencapai lebih dari $60 juta.

  • Pada April 2021, Anoma meraih pendanaan awal sebesar $6,75 juta melalui penjualan token pribadi.
  • Diikuti oleh putaran pendanaan sebesar $26 juta pada November 2021, yang dipimpin oleh Polychain Capital dan didukung oleh Coinbase Ventures serta Electric Capital.
  • Mei 2023, Anoma kembali memperoleh $25 juta pada putaran Seri C yang dipimpin oleh CMCC Global.
  • Terakhir, Januari 2025, sebanyak $2,5 juta berhasil dikumpulkan melalui putaran komunitas di Echo.xyz dengan partisipasi hampir 900 pendukung.

Dana tersebut digunakan untuk mengembangkan testnet interaktif Anoma yang disebut Feigenbaum, sekaligus mematangkan fitur arsitektur intent-centric dan mekanisme konsensus proof-of-stake.

Cara Berpartisipasi di Testnet Anoma dan Peluang Airdrop

Testnet Anoma bersifat tertutup (permissioned), sehingga Anda perlu undangan berupa kode akses untuk bergabung. Namun, kesempatan ini terbuka lebar terutama bagi anggota komunitas yang aktif.

Berikut langkah-langkah umum untuk ikut serta:

  1. Masuk ke situs testnet
    Buka https://testnet.anoma.net dan masukkan kode undangan yang Anda miliki.
  2. Dapatkan kode undangan
    • Pantau pengumuman dari akun resmi @anoma di X (sebelumnya Twitter).
    • Tim Anoma juga membagikan kode lewat sesi AMA, Discord, dan kepada 100 “yapper” teratas mingguan.
    • Aktif di media sosial dan komunitas akan meningkatkan peluang Anda mendapatkan kode.
  3. Hubungkan dompet dan mulai menyelesaikan misi
    Setelah masuk, hubungkan dompet Anda dan mulai menyelesaikan quest harian, seperti mengajak teman atau membelanjakan kupon Grapon.
  4. Kunjungi halaman guild
    Buka https://guild.xyz/anoma untuk menyelesaikan quest tambahan dan menambah poin.
  5. Pantau pengumuman resmi
    Aktivitas testnet ini juga berpotensi menjadi landasan untuk program airdrop di masa mendatang. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, skema reward berbasis partisipasi sedang banyak digunakan oleh proyek Web3.

Anoma dan Masa Depan Web3 yang Lebih Ramah Pengguna

Dengan pendekatan berbasis niat (intent), Anoma membuka jalan bagi pengalaman Web3 yang lebih intuitif dan menyatu. Tak hanya menawarkan interoperabilitas lintas rantai, platform ini juga menekankan aspek privasi dan keterlibatan komunitas.

Bagi para penggemar teknologi blockchain dan pemburu airdrop, partisipasi di testnet Anoma menjadi kesempatan yang menjanjikan. Selain mendapatkan pengalaman langsung menggunakan sistem operasi Web3 generasi baru, Anda juga turut ambil bagian dalam fase awal peluncuran teknologi yang berpotensi mengubah wajah ekosistem desentralisasi.

Seperti dikutip dari akun resmi Anoma di X pada awal Agustus 2025, “Kami sedang menyusun gelombang undangan berikutnya untuk testnet. Terus aktif di komunitas kami agar tidak ketinggalan.”

Disclaimer: Program airdrop kripto biasanya merupakan inisiatif promosi dari suatu proyek blockchain untuk mendistribusikan token secara gratis kepada pengguna tertentu. Meski terdengar menarik karena tidak memerlukan pembelian, partisipasi dalam airdrop tetap mengandung risiko. Tidak ada jaminan bahwa token yang diterima akan bernilai tinggi atau memiliki prospek jangka panjang. Beberapa program mungkin memiliki ketentuan teknis, batas waktu, atau syarat tambahan. Perlu diingat pula bahwa airdrop bisa dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Sebelum mengikuti airdrop apa pun, pastikan Anda telah memeriksa informasi dan reputasi proyek secara menyeluruh.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050