
DOYANDUIT – 8 September 2025, OpenLedger resmi meluncurkan token $OPEN di Binance. Token ini bukan sekadar aset baru untuk diperdagangkan, melainkan komponen utama yang dirancang sebagai native gas token bagi ekosistem OpenLedger.
Mulai dari kontrak pintar, transaksi, hingga interaksi langsung dengan model kecerdasan buatan, semua akan ditenagai oleh $OPEN.
Deposito token telah dibuka sejak 5 September, dan perdagangan dimulai dalam beberapa pasangan mata uang.
Momen ini menjadi langkah penting karena $OPEN berfungsi sebagai “mesin penggerak” infrastruktur AI berbasis blockchain yang ditawarkan OpenLedger.
Proof Attribution: Memberi Imbalan pada Kontributor Data
Salah satu fitur paling menonjol dari OpenLedger adalah sistem Proof Attribution.
Mekanisme ini memastikan bahwa individu atau pihak yang datanya digunakan untuk melatih model AI akan mendapat kompensasi secara adil.
Dalam laporannya, tim OpenLedger menyebut bahwa nilai data global yang tidak mendapat atribusi selama ini mencapai 500 miliar dolar AS.
Dengan Proof Attribution, OpenLedger mencoba menutup celah besar tersebut. Tujuannya jelas: membangun ekosistem yang lebih berkelanjutan, di mana data berkualitas tinggi lebih mudah diakses dan dihargai.
Capaian Testnet: Lebih dari Sekadar Hype
Hasil uji coba testnet memberi gambaran yang cukup solid. Hingga saat ini, tercatat:
- 6 juta node telah mendaftar,
- 25 juta transaksi berhasil diproses,
- 20 ribu model AI telah dibangun di jaringan,
- serta 27 produk sudah aktif digunakan.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa proyek OpenLedger bukan hanya sekadar sensasi pasar, tetapi juga telah menarik minat nyata dari para pengembang.
Ekonomi Token dan Dukungan Investor
Pada tahap awal, sekitar 215,5 juta token $OPEN beredar dari total suplai 1 miliar.
Sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas, OpenLedger menyiapkan airdrop untuk pemegang token dan alokasi khusus sebesar 25 juta token bagi pendukung awal.
Sejak 2024, OpenLedger telah mengamankan pendanaan 15 juta dolar AS, termasuk 8 juta dolar AS dari putaran seed yang dipimpin oleh Polychain Capital dan Borderless Capital.
Beberapa investor besar lain yang ikut serta antara lain HashKey Capital, Mask Network, dan WAGMI Ventures.
Tren Token AI di Pasar Kripto
Dalam dua tahun terakhir, token AI menjadi salah satu kategori dengan pertumbuhan tercepat di pasar aset digital. Menurut data pasar 2024, rata-rata imbal hasil token AI mencapai lebih dari 2.000%.
Lonjakan ini dipicu oleh kombinasi adopsi AI yang pesat, kebutuhan transparansi melalui blockchain, serta ketertarikan investor institusional terhadap persilangan dua teknologi tersebut.
Jika Render berfokus pada jaringan GPU terdesentralisasi, dan Bittensor menekankan pelatihan AI peer-to-peer, maka OpenLedger mengambil jalur berbeda.
Fokus utamanya adalah atribusi data dan verifikasi asal model bahasa melalui blockchain. Pendekatan ini berpotensi memberi keunggulan kompetitif di pasar yang semakin padat.

Desain Layer 2 Berbasis Ethereum
Secara teknis, OpenLedger dibangun sebagai Layer 2 yang kompatibel dengan Ethereum, menggunakan OP Stack dan EigenDA.
Desain ini menghadirkan biaya rendah, kapasitas transaksi tinggi, serta keamanan yang ditopang langsung oleh jaringan Ethereum.
Bagi pengembang, hal ini berarti mereka dapat membangun aplikasi AI dengan infrastruktur yang andal tanpa perlu membangun ulang dari nol.
Sementara bagi perusahaan, desain ini memungkinkan auditabilitas—fitur penting untuk kasus penggunaan yang diatur secara ketat.
Roadmap: Menuju Mainnet dan Fitur Baru
OpenLedger telah menyiapkan roadmap yang ambisius. Pada September 2025, peluncuran mainnet dijadwalkan, lengkap dengan fitur governance serta mekanisme pendanaan desentralisasi melalui Initial AI Offerings.
Strategi berbasis komunitas juga sudah terlihat, mulai dari program node, referral, hingga insentif bagi kontributor data.
Dengan model kepemilikan jaringan yang lebih merata, OpenLedger berharap dapat membangun fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Penutup
Peluncuran $OPEN di Binance menjadi ujian besar pertama bagi visi OpenLedger: menciptakan ekosistem AI berbasis blockchain yang lebih adil dan berkelanjutan.
Dengan dukungan investor besar, capaian testnet yang solid, serta pendekatan unik dalam memberi atribusi kepada kontributor data, OpenLedger berpotensi menempati posisi penting dalam persaingan token AI.
Namun, seperti aset kripto lainnya, volatilitas harga di awal peluncuran hampir pasti terjadi.
Pertanyaan utamanya kini adalah apakah momentum ini dapat diterjemahkan menjadi adopsi nyata dan utilitas jangka panjang.