
DOYANDUIT – Bitcoin kembali mencatat pelemahan signifikan di awal Desember. Berdasarkan data Bitstamp pada 1 Desember 2025 pukul 09:53 WIB, harga Bitcoin berada di:
- $86.649 USD
- Turun −3.733 USD atau −4,13%
Performa Bitcoin dalam beberapa rentang waktu menunjukkan tekanan pasar yang belum mereda:
- 1 hari: −4,11%
- 1 minggu: −0,18%
- 1 bulan: −20,91%
- 6 bulan: −17,81%
- Year to date: −7,18%
Penurunan hari ini merupakan kelanjutan dari koreksi tajam pada akhir pekan, ketika harga BTC merosot hampir 5% hanya dalam tiga jam.
Sebelum jatuh, Bitcoin sempat stabil di area $91.500, namun tekanan jual besar tiba-tiba mendorong harga turun ke kisaran $86.900, dan kini bergerak lebih rendah di $86.649.
Kobeissi Letter mencatat bahwa “seperti yang sering terjadi tahun ini, pergerakan besar muncul pada Jumat malam dan Minggu malam tanpa katalis berita yang jelas.” Pola ini kembali terlihat pada penurunan terbaru.
Gelombang Likuidasi Leverage Picu Efek Domino
Aksi Jual Mendadak Memperparah Koreksi Harga
Menurut Kobeissi, koreksi tajam ini dipicu oleh “lonjakan volume jual mendadak yang memicu efek domino, diperburuk oleh besarnya posisi leverage yang terlikuidasi.”
Data CoinGlass menunjukkan skala likuidasi yang cukup besar:
- 180.000+ trader terlikuidasi dalam 24 jam
- Total likuidasi mencapai $539 juta
- Hampir 90% likuidasi merupakan posisi long, terutama BTC dan ETH
Hal ini menegaskan bahwa banyak trader ritel maupun spekulan menggunakan leverage tinggi dalam beberapa minggu terakhir, sehingga tekanan kecil saja dapat menyebabkan likuidasi berantai.
November Jadi Bulan Terburuk Bitcoin Sejak 2018
Menurut data CoinGlass, November 2025 mencatat penurunan bulanan sebesar 17,49%, menjadikannya performa November terburuk sejak 2018. Pada tahun tersebut, Bitcoin pernah jatuh hingga 36,57% dalam satu bulan pada puncak bear market.
Meskipun demikian, beberapa analis tetap melihat sisi positif. Analis “Sykodelic” mengatakan:
“Ini sebenarnya awal bulan yang bagus. Tidak ada pump hari Minggu, gap CME sudah tertutup, dan $400 juta posisi long sudah terhapus. Likuiditas sisi bawah tersapu terlebih dahulu, dan itu memang yang kita butuhkan.”
Dari sudut pandang struktural, pembersihan leverage sering dianggap sebagai proses penting sebelum pasar menemukan pijakan baru.
ETF Bitcoin BlackRock Jadi Penyumbang Pendapatan Terbesar
ETF Bitcoin Geser Dominasi Produk Lama
Di tengah penurunan harga Bitcoin, fenomena menarik muncul di dunia ETF. ETF Bitcoin milik BlackRock, IBIT, kini menjadi sumber pendapatan terbesar perusahaan tersebut—melampaui ETF tradisional yang sudah beroperasi selama lebih dari dua dekade.
Ini menunjukkan bahwa minat institusi terhadap Bitcoin tidak surut, meski pasar sedang bergerak turun.
Terjadi Outflow $2,34 Miliar di November
Meskipun IBIT tumbuh secara struktural, data mencatat adanya outflow sebesar $2,34 miliar sepanjang November, termasuk penarikan besar pada 14 dan 18 November.
Outflow ini lebih mencerminkan manajemen risiko jangka pendek daripada sentimen buruk terhadap Bitcoin. Banyak institusi memanfaatkan volatilitas untuk menata ulang portofolio mereka.
Ringkasan Data Pasar Bitcoin Terbaru
| Indikator | Data Terbaru | Keterangan |
|---|---|---|
| Harga BTC Hari Ini | $86.649 | Data Bitstamp 1/12/2025 09:53 WIB |
| Perubahan Harian | −4,13% | Tekanan lanjutan setelah volatilitas akhir pekan |
| Penurunan Terbesar Akhir Pekan | Hampir −5% | Terjadi dalam tiga jam |
| Likuidasi Total 24 Jam | $539 juta | 90% adalah posisi long |
| Performa November 2025 | −17,49% | Terburuk sejak 2018 |
| Outflow ETF BlackRock | $2,34 miliar | Terjadi 14 & 18 November |
Apa Artinya Penurunan Ini untuk Investor?
Pasar kripto pada awal Desember menunjukkan campuran antara tekanan jangka pendek dan kekuatan struktural jangka panjang. Likuidasi leverage besar, outflow ETF sementara, dan kurangnya katalis positif memang menekan harga dalam jangka pendek.
Namun adopsi institusional tetap kuat, aktivitas ETF terus berkembang, dan sejumlah analis melihat area harga saat ini sebagai pembersihan likuiditas yang diperlukan sebelum pasar menemukan tren baru.
Untuk investor jangka panjang, volatilitas seperti ini bukan hal baru—dan sering memberi peluang akumulasi jika dilakukan dengan manajemen risiko yang matang.
Harga Bitcoin hari ini berada di $86.649, turun sekitar 4% di tengah tekanan lanjutan setelah penurunan tajam akhir pekan. Likuidasi leverage besar dan dinamika pasar yang sensitif terhadap volume jual mendadak menjadi faktor utama koreksi ini.
Meski demikian, perkembangan ETF dan pandangan beberapa analis menunjukkan bahwa penurunan ini bukanlah sinyal fundamental yang buruk.