
DOYANDUIT – Harga emas dunia melanjutkan reli kuat pada perdagangan Selasa pagi (27/1/2026). Berdasarkan data OANDA, XAU/USD dibuka menguat:
- Harga: USD 5.063,27 per troy ounce
- Perubahan: +54,39 USD atau +1,09%
- Waktu: 08.49 WIB
Kinerja emas:
- 1 hari: +1,05%
- 5 hari: +5,08%
- 1 bulan: +12,41%
- 6 bulan: +54,44%
- Year to date: +16,99%
- 1 tahun: +83,04%
Emas sebelumnya sempat mencetak rekor di atas USD 5.100 per troy ounce, sebelum terkoreksi tipis namun tetap bertahan di area sangat tinggi. Reli ini didorong meningkatnya permintaan safe haven di tengah:
- Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif terhadap mobil, kayu, dan produk farmasi dari Korea Selatan, serta kenaikan bea impor dari 15% menjadi 25% untuk sejumlah komoditas.
- Ketegangan geopolitik global yang belum mereda.
- Menjelang dimulainya rapat dua hari Federal Reserve, dengan pasar menanti sinyal arah kebijakan suku bunga dari Ketua The Fed Jerome Powell.
- Arus keluar investor dari mata uang dan obligasi, beralih ke emas sebagai aset lindung nilai utama.
Harga Emas Antam Hari Ini, 27 Januari 2026
(Belum termasuk PPh 0,25%)
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.508.000 | 1.374.500 |
| 1 gr | 2.916.000 | 2.749.000 |
| 2 gr | 5.772.000 | 5.498.000 |
| 3 gr | 8.633.000 | 8.247.000 |
| 5 gr | 14.355.000 | 13.745.000 |
| 10 gr | 28.655.000 | 27.490.000 |
| 25 gr | 71.512.000 | 68.725.000 |
| 50 gr | 142.945.000 | 137.450.000 |
| 100 gr | 285.812.000 | 274.900.000 |
| 250 gr | 714.265.000 | 687.250.000 |
| 500 gr | 1.428.320.000 | 1.374.500.000 |
| 1.000 gr | 2.856.600.000 | 2.749.000.000 |
Perbandingan dengan 26 Januari 2026 (Antam)
- Harga jual 1 gram: dari Rp2.917.000 → Rp2.916.000 (turun Rp1.000)
- Buyback 1 gram: dari Rp2.750.000 → Rp2.749.000 (turun Rp1.000)
Harga Antam relatif stabil, mencerminkan konsolidasi setelah lonjakan tajam kemarin.
Harga Emas Galeri24 Hari Ini, 27 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.555.000 | 1.390.000 |
| 1 gr | 2.965.000 | 2.781.000 |
| 2 gr | 5.841.000 | 5.563.000 |
| 5 gr | 14.496.000 | 13.907.000 |
| 10 gr | 28.915.000 | 27.815.000 |
| 25 gr | 72.108.000 | 69.197.000 |
| 50 gr | 144.103.000 | 138.395.000 |
| 100 gr | 288.063.000 | 276.790.000 |
| 250 gr | 718.390.000 | 688.566.000 |
| 500 gr | 1.436.779.000 | 1.377.133.000 |
| 1.000 gr | 2.873.557.000 | 2.754.267.000 |
Perbandingan dengan 26 Januari 2026 (Galeri24)
- Harga jual 1 gram: dari Rp2.925.000 → Rp2.965.000 (naik Rp40.000)
- Buyback 1 gram: dari Rp2.743.000 → Rp2.781.000 (naik Rp38.000)
Galeri24 merespons lebih agresif penguatan XAU/USD yang masih berada di atas USD 5.000.
Harga Emas UBS Hari Ini, 27 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.631.000 | 1.389.000 |
| 1 gr | 3.018.000 | 2.778.000 |
| 2 gr | 5.990.000 | 5.557.000 |
| 5 gr | 14.801.000 | 13.893.000 |
| 10 gr | 29.447.000 | 27.787.000 |
| 25 gr | 73.472.000 | 69.128.000 |
| 50 gr | 146.643.000 | 138.256.000 |
| 100 gr | 293.171.000 | 276.513.000 |
| 250 gr | 732.710.000 | 687.878.000 |
| 500 gr | 1.463.702.000 | 1.375.757.000 |
Perbandingan dengan 26 Januari 2026 (UBS)
- Harga jual 1 gram: dari Rp2.974.000 → Rp3.018.000 (naik Rp44.000)
- Buyback 1 gram: dari Rp2.741.000 → Rp2.778.000 (naik Rp37.000)
Kesimpulan Pergerakan Harian
Harga emas dunia masih bertahan di atas USD 5.000 per troy ounce, dengan tren jangka menengah tetap sangat bullish. Faktor pendorong utama meliputi:
- Ketegangan dagang AS–Korea Selatan dan dinamika geopolitik global.
- Ekspektasi pelonggaran moneter AS di tengah tekanan politik terhadap The Fed.
- Pelemahan minat terhadap mata uang dan obligasi, mendorong arus dana ke aset safe haven.
Di pasar domestik:
- Antam: relatif stabil, turun tipis sekitar Rp1.000/gram.
- Galeri24: naik sekitar Rp38.000–Rp40.000/gram.
- UBS: menguat paling agresif, naik sekitar Rp37.000–Rp44.000/gram.
Dengan kinerja tahunan XAU/USD yang sudah mendekati +83%, emas masih berada dalam fase super-bullish.
Selama ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter global belum mereda, koreksi jangka pendek cenderung dipandang sebagai peluang akumulasi oleh investor jangka menengah dan panjang.