
DOYANDUIT – Menjelang 2026 perhatian pelaku pasar kripto kembali tertuju pada program airdrop berbasis poin yang dijalankan sejumlah platform perdagangan derivatif.
Skema ini memungkinkan pengguna awal mengumpulkan poin melalui aktivitas transaksi, yang kemudian berpotensi dikonversi menjadi alokasi token saat Token Generation Event (TGE) berlangsung.
Tiga platform yang saat ini banyak dibahas adalah Pacifica, Backpack, dan Evedex. Ketiganya memiliki mekanisme akumulasi poin, simulasi valuasi berbasis Fully Diluted Valuation (FDV), serta jadwal atau indikasi distribusi token pada 2026.
Pacifica: Distribusi 10 Juta Poin per Pekan
Pacifica merupakan platform perpetual decentralized exchange (DEX) berbasis jaringan Solana yang menjalankan program distribusi poin mingguan. Berdasarkan data yang beredar, setiap pekan sebanyak 10 juta poin dibagikan kepada para trader.
Perhitungan simulasi menggunakan Pacifica Points Calculator yang dikembangkan oleh Swishy menunjukkan bahwa volume transaksi sekitar 100.000 dolar AS, dengan biaya transaksi di kisaran 35–40 dolar AS, dapat menghasilkan sekitar 600 poin. Volume tersebut disebut dapat dicapai hanya dengan beberapa kali transaksi menggunakan leverage.
Dengan asumsi FDV sebesar 600 juta dolar AS saat TGE, 600 poin tersebut diperkirakan bernilai sekitar 250 dolar AS. Dalam skenario yang lebih konservatif, jika FDV berada di level 300 juta dolar AS, nilai 600 poin diproyeksikan sekitar 150 dolar AS.
Bahkan pada skenario FDV 200 juta dolar AS, nilai yang diperoleh masih berada di kisaran 100 dolar AS, lebih tinggi dari estimasi biaya transaksi.
Distribusi poin Pacifica bersifat tetap setiap minggu, sementara jumlah partisipan disebut berkurang seiring kondisi pasar yang melemah.
Dengan jumlah poin yang sama dan jumlah pengguna yang lebih sedikit, proporsi poin yang diterima masing-masing trader secara teoritis menjadi lebih besar dibandingkan periode ketika aktivitas pasar sedang ramai.
Backpack: Akumulasi Poin Bursa Terpusat dengan KYC
Platform kedua adalah Backpack, yang beroperasi sebagai bursa terpusat dan mewajibkan proses Know Your Customer (KYC). Backpack menjalankan program pengumpulan poin berdasarkan volume transaksi.
Dalam simulasi yang beredar, volume transaksi sekitar 2 juta dolar AS menghasilkan 1.844 poin. Jika diasumsikan token Backpack memiliki FDV sekitar 2 miliar dolar AS saat peluncuran, nilai airdrop dari jumlah poin tersebut diperkirakan berada di kisaran 2.100 dolar AS. Biaya transaksi yang dikeluarkan untuk mencapai volume tersebut disebut berada di bawah 700 dolar AS.
Pada skenario FDV yang lebih rendah, yakni sekitar 1 miliar dolar AS, nilai alokasi dari 1.844 poin diperkirakan sekitar 1.000 dolar AS. Perbandingan juga kerap dilakukan dengan token bursa terpusat lain, seperti BNB, yang secara historis menunjukkan pertumbuhan nilai signifikan seiring berkembangnya ekosistem bursa.
Program poin Backpack saat ini disebut memiliki tingkat partisipasi yang lebih rendah dibandingkan beberapa bulan sebelumnya, sehingga persaingan dalam mengumpulkan poin relatif tidak sepadat pada fase awal peluncuran.
Evedex: Pra-Poin, Leaderboard, dan Jadwal
Platform ketiga adalah Evedex, sebuah perpetual DEX yang saat ini masih berada pada fase pra-poin. Program poin resminya dijadwalkan dimulai pada 5 Desember 2025.
Sebelum fase tersebut, Evedex telah menjalankan sistem trading challenge dan papan peringkat. Data yang beredar menunjukkan bahwa volume transaksi sekitar 1 juta dolar AS dapat menempatkan akun pada peringkat ke-30 di leaderboard.
Selain itu, terdapat sistem liga dan skill tree yang memungkinkan pengguna membuka tingkat cashback biaya transaksi, dengan salah satu contoh berada pada level 17 persen.
Evedex juga menerapkan mekanisme gamifikasi melalui perolehan experience points (XP), peringkat liga, serta cabang keterampilan yang dapat meningkatkan insentif transaksi.
Pada tahap ini, tingkat partisipasi masih relatif terbatas, sehingga posisi di papan peringkat dapat dicapai dengan volume yang lebih kecil dibandingkan jika jumlah pengguna meningkat setelah program poin resmi dimulai.
Agenda TGE 2026 dan Status Informasi
Ketiga platform, Pacifica, Backpack, dan Evedex. disebut memiliki rencana atau indikasi pelaksanaan TGE pada 2026. Namun, hingga kini jadwal resmi dan detail distribusi token masing-masing masih menunggu pengumuman lanjutan dari pihak pengelola platform.
Simulasi nilai poin yang beredar seluruhnya berbasis asumsi FDV dan kondisi pasar saat peluncuran token. Informasi mengenai volume, jumlah poin, persentase cashback, serta jadwal program disusun dari berbagai sumber yang membahas perkembangan terkini masing-masing platform.
Seluruh pemaparan di atas diposisikan sebagai data dan proyeksi, bukan sebagai rekomendasi investasi atau nasihat keuangan.