Token Emas Tembus Kapitalisasi $3 Miliar, PAXG dan XAUT Dominasi Lonjakan di Tengah Shutdown AS

8 Oktober 2025 17:00
Bagikan :
PAXG dan XAUT Dominasi Lonjakan Token Emas di Tengah Shutdown AS

DOYANDUIT – Kapitalisasi pasar aset emas ter-tokenisasi menembus angka $3 miliar untuk pertama kalinya pada awal pekan ini. Lonjakan tersebut terjadi bersamaan dengan harga emas fisik yang sempat mencapai puncak bersejarah, menembus $4.007 per ons sebelum terkoreksi tipis.

Token emas seperti PAX Gold (PAXG), Tether Gold (XAUT), dan Kinesis Gold (KAU) menjadi sorotan pasar setelah total kapitalisasi gabungan mereka naik 2,5% dalam 24 jam terakhir menjadi $3,04 miliar.

Berdasarkan data dari CoinGecko, volume perdagangan juga meningkat tajam, menembus $640 juta dalam periode yang sama.

PAXG dan XAUT tetap menjadi dua penerbit utama dalam kategori ini. Harga keduanya bergerak sangat dekat dengan harga emas spot, masing-masing diperdagangkan sedikit di bawah $4.000 per token.

Peningkatan ini memperlihatkan semakin eratnya keterkaitan antara pasar aset kripto dan pasar komoditas fisik, khususnya logam mulia.

Emas Melaju Lebih Cepat dari Bitcoin

Meski Bitcoin sempat mencetak rekor harga baru di level $126.200, kinerja emas dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan keunggulan relatif.

Rasio bitcoin terhadap emas, yang mengukur berapa banyak ons emas yang dapat dibeli dengan satu bitcoin, saat ini berada di angka 31,6, turun dari puncak lebih dari 40 pada Desember 2024.

Penurunan rasio ini mengindikasikan bahwa meskipun kedua aset sama-sama mengalami reli signifikan, emas bergerak lebih cepat.

Tahun ini, harga emas telah melampaui kinerja Bitcoin, bahkan ketika Bitcoin sendiri mencatat kenaikan sekitar 30% sejak awal tahun.

Javier Rodriguez-Alarcón, Chief Investment Officer di XBTO dan mantan eksekutif BlackRock serta JPMorgan, menjelaskan bahwa lonjakan harga ini tidak terjadi dalam ruang hampa.

“Digital assets, particularly bitcoin, are emerging as clear beneficiaries,” ujarnya, menyoroti bagaimana ketidakpastian ekonomi mempercepat arus modal ke aset lindung nilai alternatif.

Ketidakpastian Politik Dorong Minat pada Aset Lindung Nilai

Reli harga emas dan token emas terjadi dalam konteks politik dan ekonomi yang penuh tekanan. Pemerintah Amerika Serikat saat ini mengalami penutupan sebagian (shutdown) yang sudah berlangsung enam hari. Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas keuangan dan masa depan mata uang fiat.

Investor kembali melirik aset lindung nilai klasik seperti emas dan perak. Harga perak bahkan melonjak hingga $48,50 per ons, level tertinggi sejak 2011. Di sisi lain, pasar saham AS justru tetap mencatatkan rekor baru, dengan indeks S&P 500 menyentuh 6.753 poin.

Fenomena ini menunjukkan adanya rotasi modal yang lebih cermat: sebagian dana masuk ke pasar saham, sementara sebagian lainnya mencari perlindungan di aset yang lebih tahan guncangan.

Kondisi ini memperkuat narasi “debasement trade”, yaitu strategi investasi untuk melindungi nilai kekayaan dari erosi mata uang melalui kepemilikan aset alternatif seperti emas dan kripto.

PAXG dan XAUT Pimpin Pasar Tokenisasi

Dua token utama, PAXG dan XAUT, terus mendominasi kapitalisasi pasar token emas.

  • PAX Gold (PAXG) memiliki kapitalisasi pasar sebesar $1,2 miliar dengan suplai beredar 299 ribu token. Volume perdagangan 24 jam mencapai $276,3 juta, mendekati rekor harga sepanjang masa di $4.032,70.
  • Tether Gold (XAUT) mencatat kapitalisasi pasar lebih besar, sekitar $1,5 miliar, dengan suplai beredar 375,6 ribu token. Volume perdagangannya dalam 24 jam mencapai $257,1 juta, dengan harga tertinggi sepanjang masa $4.030,74.
  • Kinesis Gold (KAU) berada di posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $296,1 juta. Meski volume perdagangannya jauh lebih kecil dibanding PAXG dan XAUT, token ini menunjukkan pertumbuhan bulanan hampir 12%, menandakan ada minat baru yang mulai terbentuk di luar dua pemain utama.

Dampak Jangka Panjang bagi Ekosistem Aset Digital

Kenaikan harga emas dan melonjaknya kapitalisasi token emas membawa implikasi penting bagi ekosistem aset digital. Pertama, ini memperlihatkan bahwa tokenisasi komoditas nyata memiliki daya tarik besar, terutama di saat pasar global diliputi ketidakpastian.

Investor yang sebelumnya mungkin enggan membeli emas fisik kini dapat mengakses eksposur terhadap emas melalui infrastruktur blockchain dengan likuiditas tinggi.

Kedua, token emas berpotensi memperkuat integrasi antara sistem keuangan tradisional dan dunia aset digital.

Karena setiap token didukung oleh cadangan emas nyata, banyak pelaku institusional melihatnya sebagai jembatan yang aman untuk masuk ke ruang kripto tanpa terpapar volatilitas ekstrem seperti yang sering terjadi pada aset digital murni.

Ketiga, tren ini bisa memicu munculnya produk-produk turunan dan instrumen keuangan baru berbasis token emas. Misalnya, stablecoin berbasis komoditas atau kontrak berjangka token emas yang diperdagangkan di bursa aset digital.

Lonjakan kapitalisasi pasar token emas ke atas $3 miliar menandai babak baru dalam perkembangan pasar aset digital.

Di tengah ketidakpastian geopolitik, shutdown pemerintahan, dan kekhawatiran terhadap pelemahan mata uang fiat, emas kembali menunjukkan perannya sebagai aset lindung nilai klasik, kini dengan wajah baru dalam bentuk tokenisasi blockchain.

Keterkaitan yang semakin erat antara pasar fisik dan digital membuka peluang besar bagi investor dan pelaku industri. Baik emas maupun bitcoin kini sama-sama menjadi bagian penting dari strategi diversifikasi global, namun emas tampak unggul dalam momentum terkini.

Dengan dinamika pasar yang terus bergerak cepat, token emas berpotensi memainkan peran semakin sentral dalam lanskap keuangan masa depan.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050