Anggota DPD RI Kenang Rapat Terakhir dengan Purbaya, Bawa Harapan 6 Program Besar dari Pengangkatan PPPK Paruh Waktu hingga Utang Daerah Dibayar Negara

15 September 2026 13:00
Bagikan :
Anggota DPD RI Elviana mengenang rapat terakhir bersama Purbaya Yudhi Sadewa yang menurutnya berisi berbagai harapan baru bagi daerah dan PPPK. (IG @elvianadpd)

DOYANDUIT – Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026) menyisakan kesan tersendiri bagi Anggota DPD RI, Elviana.

Politikus asal Bengkulu itu mengaku tidak menyangka rapat kerja bersama Komite IV DPD RI pada hari yang sama menjadi pertemuan terakhir mereka dengan Purbaya sebagai bendahara negara.

Di tengah rapat tersebut, Purbaya mendapat telepon dari Istana yang kemudian diikuti penghentian sementara rapat. Tak lama setelah itu, kursi Purbaya di ruang sidang kosong dan beberapa jam kemudian Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Namun bagi Elviana, yang paling membekas bukan momen pergantian jabatan itu, melainkan sejumlah program yang dipaparkan Purbaya untuk tahun anggaran 2027.

“Tidak diduga sebelumnya bahwa ini akan menjadi rapat kerja terakhir kami dengan Pak Purbaya. Raker yang sebenarnya memberi harapan baru untuk rakyat dan daerah mulai tahun anggaran 2027,” tulis Elviana melalui akun Instagram pribadinya, Senin (14/9/2026).

Janji untuk Daerah Jadi Sorotan

Dalam catatannya, Elviana menilai paparan terakhir Purbaya membuat suasana rapat berlangsung hangat dan penuh optimisme.

Salah satu poin yang paling menarik perhatian adalah rencana pembiayaan pembangunan daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Menurut Elviana, Purbaya menyampaikan bahwa kepala daerah tetap dapat melanjutkan pembangunan meski berada dalam situasi efisiensi anggaran.

Skemanya, pemerintah daerah dapat memanfaatkan pembiayaan dari PT SMI. Jika selama ini kewajiban pembayaran pinjaman dilakukan melalui APBD, mulai 2027 pemerintah pusat disebut akan mengambil peran lebih besar melalui skema yang memanfaatkan penerimaan sektor pertambangan.

Bagi daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan fiskal, gagasan tersebut dinilai membuka ruang baru untuk membiayai pembangunan tanpa terlalu membebani APBD.

Target Pajak Disebut Akan Menyasar Kelompok Usaha Besar

Elviana juga menyoroti pernyataan Purbaya terkait target penerimaan pajak tahun 2027.

Menurut dia, Purbaya menegaskan peningkatan penerimaan negara tidak akan dibebankan kepada masyarakat umum.

Sebaliknya, pemerintah disebut akan lebih fokus mengoptimalkan kontribusi dari kelompok usaha besar yang selama ini memiliki kapasitas ekonomi lebih kuat.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian karena muncul di tengah kekhawatiran publik mengenai kemungkinan kenaikan beban pajak untuk masyarakat dan pelaku usaha kecil.

PPPK Paruh Waktu Disebut Akan Diangkat Penuh Waktu

Poin lain yang disebut Elviana memberikan harapan besar adalah rencana pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.

Dalam rapat tersebut, Purbaya disebut menyampaikan bahwa pegawai PPPK paruh waktu akan diangkat secara bertahap menjadi pegawai penuh waktu.

Tidak hanya itu, PPPK yang sudah berstatus penuh waktu juga disebut akan diarahkan menjadi ASN dengan pembiayaan gaji yang ditanggung pemerintah pusat melalui APBN.

Kebijakan tersebut sebelumnya memang sempat disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama DPD RI dan menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian dari kalangan tenaga honorer dan PPPK di berbagai daerah.

Bank Daerah dan UMKM Juga Masuk Agenda

Elviana juga mencatat klarifikasi Purbaya terkait isu pengalihan pembayaran gaji ASN daerah ke bank-bank milik pemerintah pusat.

Menurutnya, Purbaya menegaskan pembayaran gaji ASN tetap dilakukan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD), bukan dialihkan ke bank pelat merah nasional.

Selain itu, Purbaya disebut kembali mengangkat gagasan pembentukan Bank UMKM.

Lembaga tersebut dirancang untuk membantu nasabah ultra mikro, termasuk peserta program Mekaar, memperoleh akses pembiayaan lebih besar dengan bunga yang setara Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar 6 persen atau bahkan lebih rendah.

Elviana Minta Program Tetap Dilanjutkan

Meski Purbaya tidak lagi menjabat Menteri Keuangan, Elviana berharap berbagai program yang sempat dipaparkan dalam rapat tersebut tetap dilanjutkan oleh Suahasil Nazara.

“Kami akan kawal agar Menteri Keuangan yang baru menjalankan program Pak Purbaya ini,” tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, Elviana menyebut Purbaya sebagai sosok yang cerdas, tegas, visioner, dan berintegritas.

Ucapan tersebut menjadi salah satu respons terbuka dari anggota parlemen setelah pergantian mendadak di kursi Menteri Keuangan yang terjadi pada Senin sore.

Sementara itu, Suahasil Nazara yang dilantik sebagai pengganti Purbaya mengaku baru menerima informasi mengenai pelantikannya pada pagi hari sebelum prosesi pengambilan sumpah jabatan di Istana Negara.

Menurut Suahasil, Presiden Prabowo memberikan arahan utama agar Kementerian Keuangan tetap menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara serta memastikan APBN mampu menjalankan program prioritas pemerintah.

Telepon dari Istana yang Mengakhiri Rapat

Momen terakhir Purbaya sebagai Menteri Keuangan juga menjadi perhatian karena berlangsung di tengah rapat kerja dengan DPD RI.

Saat sedang memaparkan materi mengenai kondisi fiskal dan surat utang pemerintah, pimpinan rapat tiba-tiba meminta jeda karena ada telepon yang harus diterima Purbaya.

Rapat kemudian diskors beberapa menit.

Setelah jeda tersebut, Purbaya tidak lagi terlihat di ruang rapat. Beberapa jam kemudian, publik mendapat konfirmasi bahwa Presiden Prabowo telah menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Bagi Elviana, rapat yang berakhir mendadak itu bukan hanya menjadi penutup masa jabatan Purbaya, tetapi juga meninggalkan sejumlah agenda yang menurutnya memberi harapan baru bagi daerah, ASN, dan pelaku UMKM di Indonesia.

Berita Terbaru
32043
Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Total 26 Hari
harga emas
Harga Emas Dunia Tertekan, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Suku Bunga
Screenshot 2026-09-15 101601
Anggota DPD RI Kenang Rapat Terakhir dengan Purbaya, Bawa Harapan 6 Program Besar dari Pengangkatan PPPK Paruh Waktu hingga Utang Daerah Dibayar Negara
suahazil nazara
Profil Suahasil Nazara: Guru Besar UI yang Kini Kelola APBN Rp4.000 Triliun, Hartanya Rp138 Miliar
menkeu ri
Empat Dugaan di Balik Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari Kursi Menteri Keuangan