Apakah Token Listrik Bisa Hangus? Ini Batas Waktu Pengisian Token Listrik Setelah Dibeli

6 Januari 2025 14:00
Bagikan :
Batas waktu pengisian token listrik. (DoyanDuit/Gal)

DOYANDUIT – Token listrik kini menjadi kebutuhan utama bagi pelanggan listrik prabayar. Dengan adanya token listrik, Anda bisa mengatur konsumsi listrik di rumah dengan lebih fleksibel.

Namun, ada beberapa pertanyaan yang sering muncul, salah satunya adalah mengenai masa berlaku token listrik setelah dibeli. Apakah token ini bisa hangus?

Nah, mari kita bahas lebih lanjut mengenai hal ini beserta cara-cara yang perlu Anda ketahui terkait penggunaan token listrik.

Token Listrik Tidak Memiliki Masa Kadaluarsa

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh pelanggan prabayar adalah, “Apakah token listrik bisa kadaluarsa?” Berdasarkan informasi dari PLN, token listrik atau pulsa listrik, yang terdiri dari 20 digit angka, tidak memiliki batas waktu atau masa aktif.

Ini berarti token yang Anda beli tidak akan kadaluarsa atau hangus, dan dapat digunakan kapan saja sesuai kebutuhan. Informasi ini juga disampaikan melalui akun resmi PLN di media sosial, baik di Twitter (@pln_123) maupun Instagram (@pln_sulselrabar).

PLN menjelaskan bahwa token listrik yang sudah dibeli akan selalu tersimpan dengan aman dan bisa digunakan kapan saja.

Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir jika membeli token listrik untuk digunakan di masa mendatang. Token ini tidak akan hilang atau rusak meskipun sudah dibeli dalam waktu yang cukup lama.

Namun, meskipun token listrik tidak bisa hangus, Anda tetap perlu mengetahui cara mengecek sisa token yang Anda miliki dan cara mengisi token listrik jika token Anda habis.

Cek sisa token listrik. (pln)

Cara Cek Sisa Token Listrik

Penting untuk selalu mengecek sisa token listrik yang ada, agar Anda tidak kehabisan saat sedang membutuhkan listrik. Untuk memudahkan pengecekan, PLN menyediakan aplikasi PLN Mobile yang bisa Anda unduh di Play Store atau App Store.

Berikut adalah cara mudah untuk mengecek sisa token listrik:

  1. Install aplikasi PLN Mobile dari Play Store atau App Store.
  2. Login menggunakan akun PLN Mobile Anda. Jika belum memiliki akun, Anda bisa mendaftar terlebih dahulu.
  3. Setelah login, buka aplikasi dan pilih menu Kelistrikan pada halaman utama.
  4. Pilih ID Pelanggan jika sudah memasukkan sebelumnya, atau pilih Tambah ID Pelanggan jika belum.
  5. Aplikasi akan menampilkan perkiraan sisa pemakaian token listrik yang Anda miliki.

Dengan aplikasi PLN Mobile, Anda bisa mengakses informasi mengenai sisa token dengan lebih praktis tanpa perlu khawatir tentang kesalahan pengecekan.

Cara Mengisi Token Listrik

Jika token listrik Anda habis, Anda perlu mengisi ulang token tersebut. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengisi token listrik, salah satunya adalah melalui aplikasi PLN Mobile.

Berikut langkah-langkah pengisian token listrik melalui aplikasi PLN Mobile:

  1. Install aplikasi PLN Mobile di perangkat Anda.
  2. Login ke akun PLN Mobile Anda, atau daftar jika belum memiliki akun.
  3. Buka aplikasi dan pilih menu Token & Pembayaran.
  4. Masukkan nomor meteran atau ID pelanggan Anda.
  5. Pilih nominal pengisian token listrik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  6. Lanjutkan pembayaran sesuai instruksi yang muncul di layar.
  7. Setelah pembayaran selesai, Anda akan mendapatkan 20 digit token listrik yang bisa Anda masukkan ke meteran listrik Anda.

Jika Anda lebih suka menggunakan metode lain, pengisian token juga dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, atau bahkan marketplace dan minimarket yang menyediakan layanan pembelian token listrik.

Cara Memasukkan Token Listrik ke Meteran

Setelah Anda membeli token listrik, langkah berikutnya adalah memasukkan 20 digit token ke meteran listrik Anda. Berikut ini adalah cara yang perlu Anda ikuti untuk memasukkan token listrik ke meteran:

  1. Jika meteran Anda sudah menunjukkan tanda-tanda kehabisan token, seperti bunyi khas atau lampu berkedip merah, segera masukkan 20 digit token yang sudah Anda beli.
  2. Tekan tombol pada meteran untuk memasukkan 20 digit angka.
  3. Setelah memasukkan angka, tekan tombol Enter pada meteran.
  4. Jika muncul notifikasi “ACCEPT”, berarti token sudah diterima.
  5. Jika muncul notifikasi “REJECT”, coba masukkan kembali 20 digit token dengan hati-hati.

Token listrik yang Anda masukkan akan langsung terhitung dan listrik di rumah akan kembali menyala tanpa masalah.

Kesimpulan

Dengan adanya token listrik, Anda bisa mengatur konsumsi listrik sesuai kebutuhan dan kemampuan. Selain itu, penting untuk selalu memeriksa sisa token dan tahu cara mengisi ulangnya agar tidak kehabisan listrik.

Jangan khawatir soal masa berlaku token, karena PLN memastikan bahwa token listrik yang sudah dibeli tidak memiliki batas waktu atau masa kadaluarsa.

Jadi, Anda bisa menggunakan token tersebut kapan saja tanpa rasa khawatir. Semoga informasi ini membantu Anda dalam mengelola penggunaan listrik secara lebih efisien.***

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050