Biaya Luar Usaha di SPT Tahunan Badan Apa? Ini Contoh SPT Tahunan Badan yang Sudah Diisi Excel

28 April 2025 15:30
Bagikan :

DOYANDUIT – Pelaporan SPT Tahunan PPh Badan kerap membuat wajib pajak kebingungan. Terlebih saat menjumpai kolom “Biaya Luar Usaha”. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk mengurai apa itu biaya luar usaha, pada badan usaha mana saja kolom ini berlaku, serta menunjukkan contoh pengisian Formulir 1771 (Lampiran II) dalam format Excel.

Pengertian Biaya Luar Usaha

Biaya luar usaha mencakup seluruh pengeluaran yang timbul untuk memperoleh, memelihara, dan mempertahankan penghasilan di luar kegiatan usaha utama perusahaan. Dengan kata lain, jika perusahaan mendapatkan bunga deposito, dividen, atau penjualan aset, maka biaya terkait masuk dalam kategori ini. Misalnya biaya administrasi bank untuk deposito atau biaya agen penjualan aset.

Lebih lanjut, DJP mewajibkan WP Badan mencantumkan biaya luar usaha pada Lampiran II Formulir 1771, kolom “Biaya dari Luar Usaha”. Data itu membantu menghitung total biaya komersial sebelum penyesuaian fiskal.

Badan Usaha yang Wajib Melaporkan

Semua WP Badan yang menggunakan Formulir 1771 wajib mengisi kolom ini. Bentuk badan usaha meliputi:

  1. Perseroan Terbatas (PT)
  2. Commanditaire Vennootschap (CV)
  3. Koperasi
  4. Yayasan
  5. Firma dan bentuk lain

Dengan demikian, tidak hanya PT yang menanggung kewajiban pelaporan. Setiap entitas badan yang memperoleh penghasilan non-usaha utama harus melaporkan biaya luar usaha.

Contoh Pengisian Lampiran II (Excel)

Berikut tampilan contoh pengisian Lampiran II Formulir 1771 menggunakan format Excel. Tabel di bawah menampilkan kolom Harga Pokok Penjualan, Biaya Usaha Lainnya, dan Biaya dari Luar Usaha:

No

Uraian HPP (Rp) Biaya Usaha Lainnya (Rp) Biaya Luar Usaha (Rp)
1 Harga pokok penjualan barang 5.000.000 0

0

2

Biaya gaji karyawan 0 1.200.000 0
3 Sewa kantor 0 600.000

0

4

Biaya administrasi deposito bank 0 0 400.000
5 Biaya broker dividen 0 0

250.000

Total

5.000.000 1.800.000

650.000

Transisi demi transisi, perhatikan bahwa kolom terakhir hanya mengisi biaya yang relevan dengan penghasilan non-usaha. Jumlah total biaya di baris terakhir menjadi dasar perhitungan laba komersial sebelum penyesuaian fiskal.

Contoh Perhitungan Neto Luar Usaha (Lampiran I)

Setelah merinci biaya di Lampiran II, WP Badan mencantumkan hasilnya di Lampiran I. Ilustrasi singkat:

Kode

Keterangan

Nominal (Rp)

d Laba Usaha

5.910.000.000

e

Penghasilan dari Luar Usaha 405.000.000
f Biaya dari Luar Usaha

60.000.000

g

Penghasilan Neto Luar Usaha (e-f) 345.000.000
h Jumlah Laba Fiskal (d+g)

6.255.000.000

Dengan nilai e dan f, Anda memperoleh angka neto luar usaha (g). Kemudian, g ditambah laba usaha (d) akan menghasilkan jumlah laba fiskal (h) sebelum melakukan penyesuaian fiskal lain.

Kesimpulan

Biaya luar usaha merupakan komponen penting dalam perhitungan laba fiskal WP Badan. Kolom ini berlaku untuk semua badan yang menggunakan Formulir 1771, mulai PT hingga yayasan. Selain itu, contoh pengisian Lampiran II dalam Excel memudahkan wajib pajak memetakan biaya non-usaha. Terakhir, pemahaman dan pengisian yang tepat membantu menghindari kesalahan pelaporan dan potensi sanksi pajak.

Dengan struktur jelas dan contoh terperinci, artikel ini memandu Anda mengisi Biaya Luar Usaha di SPT Tahunan Badan. Selamat melaporkan, semoga lancar dan sesuai ketentuan!***

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050