
DOYANDUIT – Kementerian Sosial Republik Indonesia mulai menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Agustus 2025. Pencairan tahap ketiga ini menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nilai bantuan Rp600.000 per keluarga.
Laporan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa saldo telah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berlogo merah putih, yang dapat diakses melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Dilaporkan channel YouTube Naura Vlog, pada Senin, 11 Agustus 2025, banyak penerima manfaat melaporkan telah menerima dana tersebut.
“Alhamdulillah, sebelumnya saya hanya penerima PKH untuk komponen lansia. Tiba-tiba ditelepon pendamping sosial, dan ternyata saya juga mendapat BPNT plus penebalan,” ujar narator membacakan postingan penerima di media sosial.
Penebalan yang dimaksud adalah tambahan bantuan senilai Rp400.000.
Mekanisme Pencairan dan Validasi
Proses Ground Checking
Kemensos mempercepat pencairan bansos dengan melakukan ground checking kepada KPM baru yang lolos verifikasi di tahap ketiga.
Proses ini merujuk pada Surat Resmi Kemensos tertanggal 29 Juli 2025, yang menetapkan percepatan penyaluran bantuan. Setelah proses pengecekan lapangan selesai, bantuan akan segera ditransfer ke rekening KPM.
Validasi By System
Sebagian penerima manfaat mendapatkan BPNT validasi by system. Artinya, data penerima otomatis diproses berdasarkan hasil verifikasi internal Kemensos dan data kemiskinan ekstrem dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Umumnya, penerima adalah masyarakat dengan desil kesejahteraan 1–4 yang memenuhi kriteria miskin ekstrem.
Kombinasi Bantuan: PKH, BPNT, dan Penebalan
Beberapa KPM yang awalnya hanya menerima PKH murni kini terdaftar sebagai KPM combo, yang berarti berhak menerima PKH, BPNT, dan penebalan sekaligus.
Dalam beberapa kasus, BPNT senilai Rp600.000 langsung cair bersama penebalan Rp400.000, sementara pada penerima lain, penebalan akan menyusul dalam satu minggu hingga akhir Agustus 2025.
Penerima disarankan rutin mengecek status bantuan melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui pendamping sosial desa.

Bansos Lain yang Cair Bersamaan
Selain BPNT, terdapat beberapa program bantuan lain yang mulai dicairkan pada periode yang sama:
BLT Dana Desa
BLT Dana Desa untuk periode Juli–Agustus 2025 senilai Rp600.000 mulai disalurkan kepada penerima yang telah lolos musyawarah desa dan memiliki undangan resmi. Dana ini harus segera diambil agar tidak hangus.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan PIP untuk siswa mulai cair kembali di bulan Agustus, baik untuk aktivasi bulan Juni maupun bantuan tahunan. Pengecekan dapat dilakukan di situs resmi pip.kemdikbud.go.id.
KIP Kuliah
Bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah, bantuan biaya hidup per bulan dibedakan menjadi lima kluster berdasarkan survei BPS dan indeks harga lokal:
- Kluster 1: Rp800.000
- Kluster 2: Rp900.000
- Kluster 3: Rp1.100.000
- Kluster 4: Rp1.250.000
- Kluster 5: Rp1.400.000
Jadwal Lanjutan Tahap 3
Kemensos menjadwalkan pencairan PKH Tahap 3 akan dimulai sekitar 19 Agustus 2025. Penerima yang telah lolos validasi BPNT berpotensi besar mendapatkan bantuan ganda pada tahap ini.
Dengan beragam bantuan yang disalurkan, pemerintah berharap dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan mendorong daya beli, khususnya bagi rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan rendah.