
DOYANDUIT – Pengguna aplikasi Super App POLRI mulai ramai mengeluhkan gagal verifikasi akun saat mengurus SKCK online.
Masalah paling sering muncul ada pada verifikasi wajah, NIK ditolak, hingga akun yang tidak kunjung disetujui meski sudah daftar berulang kali.
Keluhan ini banyak muncul ketika pengguna mencoba membuat akun baru untuk pengajuan SKCK digital melalui aplikasi resmi POLRI.
Sebagian pengguna bahkan mengaku harus mengulang proses upload data berkali-kali karena sistem tidak membaca wajah atau menolak data kependudukan.
Di beberapa forum dan media sosial, pengguna juga mengeluhkan proses verifikasi yang berhenti di halaman selfie. Ada yang sudah mengambil foto berkali-kali, tetapi notifikasi gagal tetap muncul.
Verifikasi Wajah Gagal? Gunakan Verifikasi Manual
Salah satu solusi yang paling sering berhasil adalah mengganti metode verifikasi dari verifikasi NIK ke verifikasi manual. Cara ini dinilai lebih aman ketika sistem gagal membaca wajah pengguna secara otomatis.
Pada menu pendaftaran akun, pengguna bisa memilih opsi verifikasi manual. Nantinya aplikasi akan meminta upload foto KTP dan selfie secara langsung.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar verifikasi tidak kembali ditolak:
- Gunakan pencahayaan terang
- Hindari foto blur
- Gunakan latar belakang polos
- Pastikan wajah masuk ke frame oval
- Posisi KTP harus sesuai template aplikasi
Banyak pengguna gagal karena posisi KTP terlalu miring atau wajah tidak sepenuhnya masuk area kamera. Dalam beberapa kasus, pantulan cahaya lampu juga membuat data sulit terbaca sistem.
Saat proses upload berlangsung, aplikasi biasanya menampilkan template berbentuk oval untuk wajah dan kotak persegi panjang untuk KTP. Pengguna disarankan mengikuti posisi tersebut secara presisi.
NIK Ditolak atau Sudah Digunakan
Masalah lain yang cukup sering muncul adalah notifikasi NIK sudah digunakan atau data tidak ditemukan. Kondisi ini biasanya terjadi karena pengguna pernah membuat akun sebelumnya atau ada ketidaksesuaian data kependudukan.
Pengguna disarankan tidak membuat akun baru menggunakan email berbeda ketika mengalami kendala NIK. Sistem Super App POLRI hanya mengizinkan satu identitas untuk satu akun aktif.
Jika data tetap ditolak, langkah yang disarankan adalah memeriksa kembali data di Dukcapil, terutama:
| Data yang Dicek | Penyebab Umum |
|---|---|
| Nama lengkap | Berbeda dengan KTP |
| Tanggal lahir | Tidak sinkron |
| Alamat | Belum diperbarui |
| Status kependudukan | Data belum aktif |
Dalam sejumlah kasus, pengguna baru bisa lolos verifikasi setelah melakukan pembaruan data kependudukan di Disdukcapil setempat.
Cara Menghubungi Bantuan di Super App POLRI
Jika seluruh langkah sudah dicoba tetapi akun tetap gagal diverifikasi, pengguna bisa memanfaatkan fitur bantuan di aplikasi.
Caranya cukup melalui menu profil, lalu masuk ke “Pusat Bantuan”. Setelah itu pilih kategori “Masalah Aplikasi” atau “Kendala Teknis”.
Pengguna kemudian dapat menjelaskan kendala yang dialami secara detail, misalnya:
- gagal upload KTP,
- verifikasi wajah gagal,
- akun tidak disetujui,
- atau NIK sudah terdaftar.
Semakin detail laporan yang dikirim, biasanya semakin cepat respons yang diberikan tim bantuan.
Beberapa pengguna mengaku mendapatkan balasan melalui email dalam beberapa jam, meski ada juga yang harus menunggu hingga keesokan hari tergantung antrean laporan.
Pengguna Diminta Rutin Cek Email
Setelah laporan dikirim, pengguna diminta rutin memantau email yang terdaftar di aplikasi. Sistem biasanya mengirim instruksi lanjutan atau pemberitahuan status verifikasi terbaru.
Sampai pembaruan terbaru, kendala verifikasi akun Super App POLRI masih menjadi salah satu masalah yang paling banyak dilaporkan pengguna saat mengurus SKCK online. Meski begitu, sebagian besar kasus bisa diselesaikan setelah perbaikan data dan pengajuan ulang verifikasi manual.
Bagi pengguna yang masih gagal masuk akun, disarankan tidak terburu-buru membuat akun baru karena justru berpotensi membuat NIK terkunci di sistem.