
DOYANDUIT – Banyak guru madrasah mulai ramai mencari cara daftar akun Google Workspace (GWS) Guru untuk program Gemini Academy Madrasah 2026.
Penyebabnya cukup jelas. Program ini menjadi salah satu pintu masuk pemanfaatan teknologi AI dan media pembelajaran digital di lingkungan madrasah.
Yang menarik, masih cukup banyak GTK Madrasah yang ternyata belum memiliki akun email madrasah aktif. Bahkan di lapangan, sebagian pengguna mengaku pernah menerima akun sebelumnya, tetapi lupa password atau email sudah lama tidak dibuka.
Karena itu, proses pendataan GWS tahun ini menjadi penting, bukan sekadar formalitas pengisian Google Form biasa.
Pendaftaran resmi dilakukan melalui link berikut:
https://bit.ly/KemenagGWSGuru2026
Pastikan hanya membuka tautan dari sumber resmi untuk menghindari kesalahan pengisian data atau potensi penyalahgunaan informasi pribadi.
Artikel ini merangkum langkah pendaftaran, syarat data yang perlu disiapkan, hingga solusi jika akun email madrasah bermasalah.
Apa Itu GWS Guru Gemini Academy Madrasah 2026?
Program ini merupakan pendataan sekaligus penguatan akun Google Workspace bagi Guru, Tenaga Kependidikan (Tendik), dan Pengawas Madrasah.
Akun GWS nantinya digunakan untuk mendukung pelatihan Gemini Academy Madrasah 2026, termasuk pemanfaatan AI Gemini dalam pembelajaran digital.
Saat ini, penggunaan akun berbasis domain madrasah mulai menjadi kebutuhan penting, terutama untuk:
- penyimpanan file pembelajaran,
- akses Google Drive kapasitas besar,
- penggunaan Google Classroom,
- integrasi AI Gemini,
- hingga administrasi digital madrasah.
Berdasarkan pengalaman sejumlah operator madrasah, banyak guru baru sadar akun GWS ternyata memiliki kapasitas penyimpanan lebih besar dibanding akun Gmail biasa.
Jika Gmail reguler umumnya mendapat 15 GB, akun GWS madrasah bisa memperoleh kapasitas hingga 50 GB.
Siapa Saja yang Wajib Mengisi Form?
Formulir ini ditujukan untuk:
- Guru Madrasah
- Tenaga Kependidikan (Tendik)
- Pengawas Madrasah
Menariknya, pengguna yang sudah memiliki akun Google Workspace tetap wajib mengisi formulir.
Tujuannya adalah pendataan ulang akun aktif dan identifikasi pengguna yang masih membutuhkan akun baru.
Di beberapa daerah, operator EMIS juga mulai mengingatkan GTK agar tidak melewatkan proses ini karena berkaitan dengan program pelatihan digital berikutnya.
Data yang Harus Disiapkan Sebelum Daftar
Sebelum membuka formulir, siapkan beberapa data berikut agar proses pengisian lebih cepat.
Data wajib pendaftaran GWS Guru 2026
| Data | Keterangan |
|---|---|
| NIK | Nomor Induk Kependudukan |
| PTK ID / PEG ID / NPK | Identitas GTK |
| Nama lengkap | Sesuai data resmi |
| Status GTK | Guru, Tendik, atau Pengawas |
| Mata pelajaran | Khusus guru |
| NSM | Nomor Statistik Madrasah |
| NPSN | Nomor Pokok Sekolah Nasional |
| Nama Madrasah | Nama satker/tempat tugas |
| Jenjang | MI, MTs, MA, dan lainnya |
| Email Madrasah | Akun domain madrasah jika sudah punya |
Cara Daftar GWS Guru untuk Gemini Academy Madrasah 2026
1. Buka link pendaftaran resmi
Masuk ke tautan berikut:
https://bit.ly/KemenagGWSGuru2026
Setelah itu pilih “Continue to destination” untuk membuka Google Form.
2. Isi identitas lengkap
Masukkan data seperti:
- NIK
- PEG ID atau PTK ID
- Nama lengkap
- Status sebagai guru, tendik, atau pengawas
Bagian ini terlihat sederhana, tetapi cukup sering terjadi kesalahan penulisan nomor identitas. Beberapa pengguna bahkan harus mengulang pengisian karena angka tertukar.
3. Isi mata pelajaran dan data madrasah
Khusus guru, isi mata pelajaran sesuai bidang yang diajar.
Sedangkan untuk Tendik atau Pengawas, biasanya dapat menggunakan angka “00” pada kolom tertentu yang wajib diisi.
Untuk bagian:
- NSM
- NPSN
- Nama Madrasah
- Jenjang pendidikan
pastikan sesuai data satker tempat bertugas.
4. Masukkan email madrasah
Bagian ini menjadi yang paling sering membingungkan pengguna.
Jika sudah memiliki akun email domain madrasah, cukup masukkan email tersebut.
Contoh:
Namun jika belum memiliki akun atau lupa password, pengguna dapat mengajukan akun baru melalui formulir yang sama.
Aturan Membuat Username Baru GWS
Bagi pengguna yang belum memiliki akun, ada beberapa aturan penulisan username yang wajib diperhatikan:
Ketentuan username akun baru
- Panjang 6–30 karakter
- Tidak boleh memakai spasi
- Tidak boleh menggunakan simbol khusus
- Gunakan huruf kecil
- Hindari karakter seperti @, %, $, #, dan sejenisnya
Contoh yang diperbolehkan:
- ranggakalik
- susiningtias2004
- tendikmts_2026
Di lapangan, cukup banyak pengajuan gagal karena username dianggap tidak valid. Biasanya penyebabnya karena memakai spasi atau karakter tambahan tanpa sadar.
Solusi Jika Lupa Password Akun Madrasah
Kasus lupa password cukup sering terjadi, terutama bagi akun lama yang jarang dipakai.
Jika mengalami kondisi ini, langkah paling aman adalah menghubungi:
- operator EMIS,
- admin Simpatika,
- atau operator satker madrasah.
Karena pada sistem EMIS, data akun GTK biasanya masih dapat diakses operator untuk kebutuhan administrasi.
Beberapa pengguna mengaku baru mengetahui akun GWS mereka sebenarnya sudah pernah dibuat sejak lama, tetapi belum pernah diaktifkan kembali.
Batas Akhir Pengisian Form
Saat ini, batas akhir pengisian formulir ditetapkan hingga:
15 Mei 2026
Meski begitu, sejumlah GTK berharap ada perpanjangan waktu karena informasi di beberapa daerah diterima cukup terlambat.
Jika belum mengisi, sebaiknya segera melengkapi data sebelum penutupan.
Kendala yang Paling Sering Dialami Pengguna
Berikut beberapa masalah yang sering muncul saat pendaftaran:
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Email tidak bisa login | Password lama lupa | Hubungi operator EMIS |
| Username ditolak | Mengandung simbol/spasi | Gunakan huruf kecil tanpa karakter |
| Tidak tahu NSM/NPSN | Data satker belum disiapkan | Tanyakan ke operator madrasah |
| Form gagal dikirim | Koneksi atau data belum lengkap | Periksa kolom wajib |
Bagian yang paling membingungkan justru biasanya ada di kolom email madrasah. Banyak pengguna mengira harus membuat Gmail biasa, padahal yang dimaksud adalah akun domain resmi madrasah.
Program GWS Guru untuk Gemini Academy Madrasah 2026 bukan hanya soal pendaftaran akun email tambahan. Saat ini, akun Google Workspace mulai menjadi fondasi penting dalam ekosistem pembelajaran digital madrasah.
Dari pengalaman sejumlah pengguna, akun ini nantinya cukup membantu untuk penyimpanan materi ajar, penggunaan AI Gemini, hingga pengelolaan kelas digital yang lebih rapi.
Jika sering mengalami kendala serupa terkait akun EMIS, Simpatika, atau layanan digital madrasah lainnya, Anda juga bisa membaca panduan teknis terbaru agar proses administrasi tidak terhambat.