Cara Isi SKP Harian di EKIN BKN Mei 2026, Lengkap dari Rencana Aksi sampai Bukti Dukung

8 Mei 2026 17:00
Bagikan :
ASN sedang mengisi progres harian SKP di aplikasi EKIN BKN melalui laptop kantor
Ilustrasi Tampilan pengisian progres harian SKP ASN di EKIN BKN mulai diterapkan pada Mei 2026. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Mulai Mei 2026, tampilan layanan EKIN BKN berubah cukup signifikan. Banyak ASN yang awalnya hanya terbiasa mengisi laporan bulanan, kini mulai diminta menginput progres harian langsung di sistem.

Bagian yang paling membingungkan justru muncul ketika tombol baru “Progres Harian” tiba-tiba muncul di menu penilaian. Sejumlah pengguna mengaku sempat mengira fitur itu hanya tambahan biasa. Nyatanya, pengisian harian mulai menjadi bagian penting dalam pelaporan kinerja ASN.

Dalam beberapa kasus, ada pegawai yang sudah membuat SKP tahunan dan laporan bulanan, tetapi progres hariannya tetap kosong karena belum memahami alur rencana aksi dan trajectory.

Saat ini, pola kerja di EKIN memang mulai lebih detail. Aktivitas kerja ASN kini dicatat berdasarkan jam kerja harian, lengkap dengan bukti dukung dan progres kegiatan.

Kalau baru pertama kali mencoba, wajar jika terasa agak rumit di awal.

Apa Itu SKP Harian di EKIN BKN?

SKP harian adalah rincian aktivitas kerja ASN yang dilaporkan setiap hari melalui menu progres harian di EKIN BKN.

Sebelumnya, banyak instansi hanya fokus pada:

  • SKP tahunan
  • RHK
  • laporan bulanan
  • bukti dukung bulanan

Sekarang sistem mulai di-breakdown menjadi aktivitas harian.

Artinya, pekerjaan yang dilakukan dari pagi sampai sore perlu dicatat berdasarkan:

  • jam kerja,
  • jenis kegiatan,
  • target,
  • dan bukti dukung.

Menariknya, sistem ini sebenarnya tidak sepenuhnya baru. Hanya saja, fitur pelaporan hariannya baru mulai dimasifkan di banyak OPD dan instansi pada Mei 2026.

Syarat Sebelum Mengisi SKP Harian EKIN

Sebelum tombol progres harian bisa digunakan, ada beberapa syarat yang wajib sudah selesai terlebih dahulu.

1. SKP Tahunan Sudah Dibuat

ASN harus lebih dulu menyusun SKP tahunan sejak awal periode kerja.

Biasanya dimulai Januari sampai Desember, kecuali ada:

  • mutasi,
  • promosi,
  • atau perpindahan jabatan.

2. SKP Sudah Disetujui Atasan

Ini sering terlewat.

Berdasarkan pengalaman pengguna, tombol pelaporan harian kadang tidak aktif jika SKP tahunan belum disetujui pejabat penilai.

3. Sudah Membuat Rencana Aksi

Rencana aksi menjadi “induk pekerjaan” yang nantinya dipakai untuk mengisi progres harian.

Tanpa rencana aksi, menu harian biasanya kosong.

Cara Membuat Periode Penilaian Mei 2026 di EKIN BKN

Langkah awalnya cukup sederhana.

Masuk ke Menu Penilaian

Login ke akun EKIN BKN seperti biasa.

Lalu masuk ke:

SKP → Penilaian → Periode 2026

Pastikan periode April sebelumnya sudah selesai dan dinilai atasan.

Setelah itu:

  • klik tambah periode,
  • pilih bulan Mei,
  • simpan.

Di sinilah pengguna mulai melihat tampilan baru.

Biasanya akan muncul beberapa menu tambahan seperti:

  • Rencana Aksi
  • Progres Harian
  • Pengisian Bukti Dukung

Cara Membuat Rencana Aksi di EKIN Harian

Rencana aksi menjadi dasar seluruh pelaporan harian.

Tanpa ini, progres tidak bisa diinput.

Pilih Target Kinerja

Contohnya:

  • laporan data dan dokumentasi,
  • pengembangan kompetensi,
  • kegiatan direktif pimpinan,
  • webinar,
  • sosialisasi,
  • atau laporan pengaduan.

Lalu klik:

Tambah Rencana Aksi

Pilih Trajectory atau Non Trajectory

Nah, bagian ini yang paling sering bikin ASN berhenti lama di depan layar.

Sistem meminta pengguna memilih dua jenis target:

Jenis Penjelasan
Trajectory Kegiatan yang targetnya jelas dan selesai cepat
Non Trajectory Kegiatan bertahap dan bisa berlanjut beberapa hari

Contoh trajectory:

  • ikut webinar,
  • sosialisasi,
  • pelatihan singkat,
  • upload dokumen selesai hari itu.

Contoh non trajectory:

  • menyusun laporan,
  • membuat dokumentasi bulanan,
  • rekap data,
  • laporan evaluasi.

Dari percobaan pengguna, memilih non trajectory biasanya lebih aman untuk pekerjaan yang progresnya bertahap.

Karena jika dipilih trajectory padahal belum selesai, pengguna sering bingung saat ingin melanjutkan progres di hari berikutnya.

Cara Isi Progres Harian di EKIN BKN

Setelah rencana aksi selesai dibuat, baru masuk ke menu:

Progres Harian

Di sinilah aktivitas kerja mulai dicatat berdasarkan jam.

Tambah Progres Harian

Klik:

Tambah Progres Harian

Lalu isi:

  • tanggal kegiatan,
  • jam mulai,
  • jam selesai,
  • aktivitas kerja,
  • realisasi,
  • bukti dukung.

Contoh sederhana:

Jam Aktivitas
08.00–12.00 Mengikuti sosialisasi EKIN harian
13.00–16.00 Menyusun laporan data dokumentasi

Pengisian Jam Kerja Sering Salah

Ini salah satu human noise yang cukup sering muncul.

Beberapa pengguna mengaku progres harian mereka terlihat “bolong” karena jam kerja tidak tersambung.

Misalnya:

  • kegiatan pertama selesai pukul 12.00,
  • kegiatan kedua dimulai pukul 13.00.

Padahal sistem membaca ada jeda kosong.

Karena itu banyak operator menyarankan pengisian dibuat berurutan agar durasi kerja harian terlihat penuh.

Cara Upload Bukti Dukung EKIN Harian

Bukti dukung sekarang umumnya menggunakan link Google Drive.

Langkahnya:

  1. Upload file ke Google Drive
  2. Atur akses link
  3. Copy link
  4. Paste ke kolom bukti dukung EKIN

File yang biasa dipakai:

  • dokumentasi foto,
  • laporan PDF,
  • screenshot kegiatan,
  • sertifikat webinar,
  • paparan sosialisasi.

Menariknya, beberapa instansi masih memperbolehkan memakai link yang sama untuk laporan bulanan dan harian.

Meski begitu, ada juga OPD yang meminta bukti dukung diperbarui setiap ada revisi dokumen.

Kapan Centang “Selesai” pada Non Trajectory?

Ini detail kecil yang ternyata cukup penting.

Kalau pekerjaan masih berjalan, jangan langsung centang selesai.

Contohnya:

  • laporan masih direvisi,
  • data belum lengkap,
  • dokumentasi belum final,
  • atau masih menunggu tanda tangan.

Biarkan progres tetap terbuka sampai benar-benar selesai.

Karena kalau dicentang terlalu cepat, pengguna biasanya harus revisi ulang progres hariannya.

Error dan Kendala yang Sering Terjadi di EKIN Harian

Berikut beberapa masalah yang cukup sering muncul sejak implementasi Mei 2026.

Kendala Penyebab Umum Solusi
Tombol progres harian tidak muncul Periode Mei belum dibuat Tambah periode penilaian
Rencana aksi kosong Belum buat rencana aksi Tambahkan target kerja
Link bukti dukung gagal dibuka Akses Drive belum publik Ubah akses menjadi “Siapa saja yang memiliki link”
Jam kerja tidak penuh Jadwal kegiatan terputus Revisi jam kegiatan
Tidak bisa copy paste Beberapa kolom dibatasi sistem Ketik manual

Dalam beberapa kasus, sistem juga terasa lambat saat jam kerja pagi. Terutama ketika banyak ASN login bersamaan.

Apakah Laporan Bulanan Masih Harus Diisi?

Jawabannya: masih.

Meski sudah ada progres harian, laporan bulanan tetap digunakan sebagai rekap utama.

Bedanya, sekarang detail aktivitas hariannya bisa terlihat langsung dari sistem.

Jadi nanti laporan bulanan akan otomatis lebih terstruktur karena datanya sudah tercatat sejak awal.

Agar Pengisian EKIN Harian Tidak Menumpuk

Berdasarkan pengalaman sejumlah ASN, pengisian paling aman dilakukan langsung di hari yang sama.

Jangan menunggu akhir minggu.

Karena biasanya yang bikin repot justru lupa:

  • jam kegiatan,
  • bukti dukung,
  • urutan pekerjaan,
  • atau file dokumentasi.

Kalau sudah menumpuk seminggu, proses inputnya bisa jauh lebih melelahkan dibanding pekerjaannya sendiri.

 

Pengisian SKP harian di EKIN BKN memang terasa lebih detail dibanding sistem sebelumnya. Awal-awal mungkin terasa kaku, apalagi saat harus membagi aktivitas berdasarkan jam kerja.

Namun setelah beberapa hari mencoba, pola pengisiannya sebenarnya mulai terbaca.

Yang paling penting justru konsistensi input dan pengelolaan bukti dukung. Karena dari pengalaman banyak pengguna, masalah terbesar bukan di sistemnya, melainkan dokumen yang tercecer atau progres yang lupa diinput.

Kalau Anda sering mengalami kendala serupa, ada baiknya mulai membuat folder kerja harian sejak awal bulan agar proses pelaporan di EKIN tidak terasa menumpuk di akhir periode.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050