Cara Mengatasi Deskripsi Capaian Kompetensi RDM 2026 yang Semua Jadi “Sangat Baik”

15 Juni 2026 13:00
Bagikan :
Guru madrasah mengatur deskripsi capaian kompetensi pada aplikasi RDM 2026.
Ilustrasi | Pengaturan interval predikat pada RDM 2026 membantu deskripsi kompetensi tampil sesuai nilai siswa. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Banyak guru baru menyadari ada yang janggal saat memeriksa hasil input nilai di RDM 2026. Nilai siswa sudah bervariasi, mulai dari 72, 88, hingga 95, tetapi predikat pada deskripsi capaian kompetensi justru sama semua: “Sangat Baik”.

Jika Anda mengalami hal serupa, tenang. Kondisi ini bukan berarti sistem RDM rusak atau data nilai hilang. Dalam banyak kasus, penyebabnya ternyata cukup sederhana dan bisa diperbaiki hanya dalam beberapa menit.

Berdasarkan pengalaman sejumlah guru pengguna RDM, masalah ini cukup sering muncul setelah proses input nilai sumatif maupun SAS selesai dilakukan.

Kenapa Semua Predikat di RDM Menjadi “Sangat Baik”?

Biasanya, masalah terjadi karena nilai batas ketercapaian atau interval predikat belum diisi pada menu nilai sumatif.

Akibatnya, sistem tidak memiliki acuan untuk menentukan apakah nilai siswa termasuk:

  • Belum tercapai,
  • Cukup baik,
  • Baik, atau
  • Sangat baik.

Yang membingungkan, nilai rapor tetap muncul normal. Namun, bagian deskripsi kompetensi menjadi tidak sesuai dengan capaian sebenarnya.

Misalnya:

  • Nilai 72 muncul “Sangat Baik”.
  • Nilai 88 juga “Sangat Baik”.
  • Nilai 95 tetap “Sangat Baik”.

Padahal secara logika penilaian, tentu ada perbedaan predikat. Menariknya, banyak guru baru menyadari hal ini menjelang proses finalisasi e-Rapor.

Cara Mengatasi Deskripsi Capaian Kompetensi RDM 2026

Berikut langkah-langkah yang paling sering berhasil dilakukan pengguna.

1. Masuk ke Akun Guru Mata Pelajaran

Login ke RDM menggunakan akun guru mapel seperti biasa. Pastikan nilai sumatif maupun SAS sudah tersimpan.

2. Buka Menu Nilai Sumatif

Masuk ke menu:

Nilai → Nilai Sumatif

Cari mata pelajaran yang diampu. Pada bagian tersebut biasanya terdapat ikon berbentuk pensil untuk melakukan pengaturan.

3. Klik Ikon Pensil

Klik ikon pensil di samping data penilaian. Di sinilah sumber masalah paling sering ditemukan.

4. Isi Nilai Batas Ketercapaian

Masukkan nilai batas minimal atau KKM yang digunakan sekolah.

Sebagai contoh:

Jika KKM adalah 71, maka sistem akan membentuk interval seperti berikut.

Rentang Nilai Predikat
0–70 Belum Tercapai
71–80 Cukup Baik
81–90 Baik
91–100 Sangat Baik

Setelah diisi, gulir ke bawah lalu klik Save Change. Biasanya akan muncul notifikasi bahwa perubahan berhasil disimpan.

Jangan Lupa Isi Ringkasan Materi

Bagian ini sering terlewat. Padahal jika kolom ringkasan materi kosong, deskripsi kompetensi yang muncul di rapor menjadi sangat singkat.

Bahkan dalam beberapa kasus hanya menampilkan kalimat seperti:

“Siswa sangat baik menguasai…”

tanpa penjelasan kompetensi yang sebenarnya.

Cara Mengisinya

Tuliskan lingkup materi menggunakan KKO (Kata Kerja Operasional).

Contohnya:

  • Menganalisis unsur-unsur teks.
  • Mengidentifikasi konsep ibadah.
  • Menjelaskan proses fotosintesis.
  • Mengolah data hasil pengamatan.
  • Menyimpulkan hasil percobaan.

Penggunaan KKO membuat deskripsi capaian lebih jelas sekaligus sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Troubleshooting Jika Predikat Belum Berubah

Di lapangan, ada beberapa kasus ketika guru sudah menyimpan perubahan tetapi tampilan belum ikut berubah.

Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.

Masalah Penyebab Solusi
Predikat tetap sama Interval belum tersimpan Simpan ulang pengaturan
Deskripsi kosong Ringkasan materi belum diisi Tambahkan lingkup materi
Perubahan belum muncul Cache atau sinkronisasi belum diperbarui Logout lalu login kembali
Tampilan berbeda Operator belum melakukan pembaruan Koordinasi dengan operator madrasah
Nilai tidak sesuai Salah memasukkan KKM Periksa kembali batas ketercapaian

Berdasarkan pengalaman pengguna, logout kemudian masuk kembali sering kali membantu memunculkan perubahan terbaru.

Kenapa Pengaturan Ini Penting?

Meskipun deskripsi capaian kompetensi tidak selalu menjadi fokus utama guru saat menginput nilai, bagian ini sebenarnya membantu wali murid memahami perkembangan belajar siswa.

Predikat yang tepat juga mencerminkan proses asesmen yang lebih adil.

Bayangkan jika siswa dengan nilai 72 dan 95 sama-sama mendapatkan label “Sangat Baik”. Informasi yang diterima orang tua tentu menjadi kurang akurat.

Bagian yang paling membingungkan justru karena kesalahan ini tidak memunculkan notifikasi error. Sistem terlihat berjalan normal, padahal interval penilaiannya belum lengkap.

Tips Agar Tidak Terulang

Agar proses penyusunan e-Rapor lebih lancar, biasakan melakukan pengecekan berikut:

  • Pastikan nilai sumatif sudah tersimpan.
  • Isi nilai batas ketercapaian sesuai KKM.
  • Lengkapi ringkasan materi dengan KKO.
  • Tinjau kembali tampilan deskripsi kompetensi.
  • Koordinasikan dengan operator jika ada pembaruan sistem.

Pemeriksaan sederhana ini hanya membutuhkan beberapa menit, tetapi bisa menghindarkan revisi berulang menjelang batas akhir pengisian rapor.

 

Masalah deskripsi capaian kompetensi RDM 2026 yang semuanya berubah menjadi “Sangat Baik” umumnya disebabkan oleh kolom nilai batas ketercapaian yang belum diisi.

Setelah interval predikat disesuaikan dengan KKM dan ringkasan materi dilengkapi, deskripsi akan tampil lebih akurat sesuai capaian siswa.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050