Cara Mengisi Lampiran 11B Coretax, Panduan Penghitungan Biaya Pinjaman yang Dapat Dibebankan

6 April 2026 14:00
Bagikan :
Ilustrasi pengisian Lampiran 11B Coretax untuk biaya pinjaman tahun 2026. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Mengisi Lampiran 11B Coretax menjadi langkah penting bagi wajib pajak badan yang memiliki biaya pinjaman dalam laporan pajaknya.

Lampiran ini digunakan untuk menghitung berapa besar biaya pinjaman yang bisa dibebankan dalam perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Jika salah pengisian, dampaknya bisa langsung memengaruhi jumlah pajak yang harus dibayar.

Banyak pengguna Coretax masih kebingungan di bagian perhitungan debt to equity ratio hingga penentuan biaya pinjaman yang diperbolehkan.

Padahal, alurnya sebenarnya cukup sistematis jika dipahami tahap demi tahap.

Apa Itu Lampiran 11B dalam Coretax?

Lampiran 11B merupakan bagian dari SPT Tahunan PPh Badan yang berfungsi untuk melaporkan biaya pinjaman yang dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak.

Tidak semua wajib pajak harus mengisi bagian ini. Hanya wajib pajak badan yang membebankan biaya pinjaman dalam kegiatan usahanya yang wajib melaporkannya.

Menurut ketentuan perpajakan, pengisian ini berkaitan erat dengan aturan pembatasan perbandingan utang dan modal atau yang dikenal sebagai:

  • Debt to Equity Ratio (DER)
  • Pembatasan biaya bunga pinjaman
  • Kepatuhan terhadap PMK 169/PMK.010/2015

Tahapan Mengisi Lampiran 11B Coretax

1. Menyiapkan Dokumen Pendukung

Sebelum mulai mengisi di sistem Coretax, kamu wajib menyiapkan beberapa data penting berikut:

  • Data saldo utang setiap akhir bulan per kreditur
  • Data saldo modal setiap akhir bulan (akun ekuitas)
  • Data biaya pinjaman selama tahun pajak

Tanpa data ini, pengisian tidak bisa dilakukan dengan benar karena sebagian besar perhitungan bersifat otomatis berdasarkan input tersebut.

2. Mengisi Lampiran 11B di Coretax

Lampiran ini terbagi menjadi tiga bagian utama yang harus diisi secara berurutan.

Bagian 1 – Penghitungan EBITDA

Pada bagian ini, beberapa kolom biasanya akan terisi otomatis jika data sebelumnya sudah lengkap.

Namun, dalam kondisi tertentu seperti tahun pajak 2025 yang belum memiliki ketentuan teknis EBITDA, bagian ini bisa dibiarkan kosong.

Catatan penting:

  • Jika kosong, sistem tetap memungkinkan lanjut ke tahap berikutnya
  • Tombol input bagian selanjutnya tetap akan aktif

Bagian 2 – Perbandingan Utang dan Modal (DER)

Bagian ini menjadi inti dari penghitungan karena menentukan batas biaya pinjaman yang diperbolehkan.

Siapa yang Wajib Mengisi?

Wajib pajak badan berbentuk perseroan dengan modal saham, kecuali:

  • Bank
  • Lembaga pembiayaan
  • Asuransi dan reasuransi
  • Wajib pajak dengan pajak final
  • Usaha infrastruktur tertentu
  • Sektor pertambangan khusus

Cara Mengisi Rata-rata Saldo Utang

Langkahnya:

  1. Klik tombol Tambah
  2. Masukkan:
    • Nomor identitas kreditur
    • Nama (otomatis/manual)
    • Hubungan (afiliasi atau independen)
  3. Isi saldo utang bulan 1–12
  4. Sistem akan menghitung rata-rata otomatis
  5. Klik Simpan

Ulangi untuk setiap pemberi pinjaman.

Cara Mengisi Rata-rata Modal

Langkahnya hampir sama:

  • Masukkan jenis ekuitas
  • Isi saldo modal tiap bulan
  • Tambahkan pinjaman tanpa bunga (jika ada)
  • Sistem otomatis menghitung rata-rata

Hasil Debt to Equity Ratio

Setelah semua data masuk:

  • Sistem otomatis menghitung DER
  • Contoh hasil: 5:1

Artinya:

  • 5 bagian utang
  • 1 bagian modal

Bagian 3 – Penghitungan Biaya Pinjaman

Di bagian ini, kamu menentukan berapa biaya pinjaman yang boleh dibebankan.

Cara Menghitungnya:

Jika:

  • DER aktual = 5:1
  • DER yang diperbolehkan = 4:1

Maka:

  • Biaya pinjaman yang diakui = 4/5 × total biaya pinjaman

Langkah Pengisian:

  • Masukkan nama kreditur
  • Isi rata-rata saldo utang
  • Input biaya pinjaman
  • Hitung biaya yang diperbolehkan
  • Masukkan hasilnya

Sistem akan otomatis menghitung:

  • Biaya yang tidak dapat dikurangkan

Contoh Kasus:

Jika total biaya pinjaman Rp120 juta:

  • Yang boleh dikurangkan: Rp96 juta
  • Sisanya tidak dapat dibebankan

Apakah Harus Isi Lampiran 11C?

Di akhir pengisian, akan muncul pertanyaan:

Apakah memiliki utang luar negeri?

Jika jawabannya:

  • Ya → wajib isi Lampiran 11C
  • Tidak → lanjut simpan

Pengisian Lampiran 11B Coretax tidak hanya soal input data, tetapi juga memahami batasan regulasi pajak terkait biaya pinjaman.

Dengan mengikuti alur mulai dari penyiapan dokumen, penghitungan DER, hingga perhitungan biaya yang dapat dikurangkan, kamu bisa menghindari kesalahan fatal dalam pelaporan pajak.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050