
DOYANDUIT – Pemberkasan Tunjangan Profesi Guru (TPG) jenjang SMP tahun 2026 kini dilakukan sepenuhnya secara online.
Sistem ini memudahkan guru karena tidak perlu lagi datang langsung ke dinas pendidikan. Semua dokumen cukup diunggah melalui Google Form resmi yang telah disediakan.
Berdasarkan kebijakan terbaru tahun 2026, digitalisasi administrasi ini bertujuan untuk menghemat waktu, biaya, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan data guru.
Namun, agar proses berjalan lancar, setiap guru perlu memahami alur pengisian dan dokumen yang harus disiapkan.
Dokumen Wajib Sebelum Mengisi Form TPG
Sebelum membuka link Google Form, pastikan semua berkas sudah lengkap dan tersimpan dalam format digital (PDF). Ini penting agar proses upload tidak terhambat.
Daftar Dokumen yang Harus Disiapkan:
- SK pengangkatan (PNS/P3K/Yayasan)
- SK pangkat terakhir (untuk PNS)
- Nomor rekening aktif
- SPTJM Dapodik (diunggah kepala sekolah)
- Surat pernyataan verifikasi dan validasi faktual
- Dokumen kenaikan gaji berkala (KGB)
- Scan buku rekening
Penyiapan dokumen sejak awal akan mempercepat proses pengisian dan menghindari kesalahan saat upload.
Langkah-Langkah Mengisi Google Form TPG 2026
Setelah semua dokumen siap, Anda bisa mulai mengisi formulir secara online. Berikut tahapan lengkapnya:
1. Isi Data Pribadi dengan Teliti
Beberapa data yang wajib diisi:
- Nama lengkap beserta gelar
- Tempat dan tanggal lahir
- NIP dan NIK
- Jabatan (guru/kepala sekolah/operator)
- Nama sekolah tempat tugas
Pastikan semua data sesuai dengan dokumen resmi untuk menghindari penolakan.
2. Upload Dokumen Administrasi
Pada bagian ini, Anda akan diminta mengunggah beberapa file penting:
- SPTJM Dapodik (oleh kepala sekolah)
- Surat verifikasi dan validasi faktual
- SK pengangkatan sesuai status kepegawaian
Gunakan penamaan file yang sesuai format yang diminta agar mudah diverifikasi oleh operator.
3. Isi Status Kepegawaian
Pilih sesuai kondisi:
- PNS
- P3K
- Guru swasta
Setiap status memiliki dokumen pendukung yang berbeda, jadi pastikan tidak tertukar.
4. Input Data Rekening dengan Benar
Beberapa hal penting:
- Masukkan nomor rekening tanpa tanda baca
- Nama pemilik harus sesuai buku tabungan
- Pilih bank sesuai rekening aktif
Kesalahan pada bagian ini sering menjadi penyebab keterlambatan pencairan TPG.
5. Upload Buku Rekening
Pastikan:
- Foto jelas dan tidak blur
- Format PDF
- Data terbaca dengan baik
Mengisi Status Penerimaan Sertifikasi
Bagian ini penting untuk evaluasi pencairan TPG.
Pertanyaan yang Harus Dijawab:
- Apakah sudah menerima TPG Januari–April?
- Jika belum, apa kendalanya?
Pilihan kendala biasanya meliputi:
- Jam mengajar kurang dari 24 jam
- Rekening belum valid
- SKTP belum terbit
- Kendala lainnya (bisa ditulis manual)
Jawaban ini membantu dinas dalam melakukan validasi dan perbaikan sistem.
Kesesuaian Gaji dan Tunjangan TPG
Pada tahap akhir, Anda akan diminta memastikan apakah jumlah TPG sesuai dengan gaji.
Jika tidak sesuai, lakukan langkah berikut:
- Upload dokumen kenaikan gaji berkala (KGB)
- Isi nominal gaji terbaru
- Jelaskan jika ada selisih
Data ini menjadi dasar penyesuaian oleh dinas pendidikan.
Agar Pengisian TPG Berjalan Lancar
Agar proses tidak terhambat, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan koneksi internet stabil saat upload
- Pastikan ukuran file tidak terlalu besar
- Cek ulang semua data sebelum klik kirim
- Simpan salinan dokumen di perangkat
- Ikuti format penamaan file yang diminta
Kesalahan kecil seperti typo pada NIP atau rekening bisa menyebabkan proses verifikasi tertunda.
Pemberkasan TPG SMP 2026 secara online adalah langkah maju dalam digitalisasi layanan pendidikan. Dengan mengikuti panduan ini, proses pengisian Google Form dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan tanpa kendala berarti.
Pastikan semua data yang diinput sesuai dokumen resmi dan file yang diunggah jelas terbaca. Di tahap akhir, jangan lupa klik “kirim” sebagai tanda bahwa proses telah selesai.