Cara Menyimpan Data Siswa dan Guru dari Dapodik 2026 Sebelum Cut Off 30 Juni

26 Juni 2026 14:00
Bagikan :
Proses mengarsipkan data guru, siswa, rombongan belajar, dan profil sekolah dari Dapodik sebelum penutupan semester genap 2025/2026. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Bagi operator sekolah, menyimpan data dari Dapodik sebelum masa pendataan berakhir bukan sekadar rutinitas administrasi. Arsip ini sering kali menjadi penyelamat ketika data lama dibutuhkan, sementara aplikasi sudah berganti ke versi tahun ajaran berikutnya.

Saat ini Dapodik semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026. Setelah melewati batas tersebut, proses sinkronisasi tidak lagi dapat dilakukan karena sistem akan beralih ke versi terbaru untuk Tahun Pelajaran 2026/2027.

Karena itu, sebelum tenggat berakhir, ada baiknya seluruh data penting disimpan terlebih dahulu. Langkah sederhana ini bisa menghemat banyak waktu ketika sewaktu-waktu sekolah membutuhkan data guru, peserta didik, hingga profil sekolah.

Mengapa Data Dapodik Perlu Diarsipkan?

Dalam praktiknya, operator sekolah cukup sering diminta membuka kembali data semester sebelumnya. Misalnya ketika ada proses verifikasi, pencocokan data, penyusunan laporan, hingga kebutuhan administrasi internal sekolah.

Berdasarkan pengalaman banyak operator, tidak sedikit yang baru menyadari pentingnya arsip setelah aplikasi lama sudah tidak bisa diakses. Akibatnya mereka harus mencari dokumen satu per satu dari berbagai sumber.

Dengan memiliki salinan data sendiri, proses pencarian menjadi jauh lebih mudah.

Beberapa data yang sebaiknya diarsipkan antara lain:

  • Daftar guru (GTK)
  • Data tenaga kependidikan
  • Daftar peserta didik
  • Data rombongan belajar
  • Profil sekolah
  • Dokumen pendukung lain yang tersedia pada menu unduhan

Cara Menyimpan Data Guru dan Siswa dari Dapodik 2026

Proses penyimpanan sebenarnya cukup sederhana karena seluruh data dapat diunduh langsung dari aplikasi Dapodik.

1. Masuk ke aplikasi Dapodik

Login menggunakan akun operator sekolah seperti biasa hingga masuk ke halaman utama.

Pastikan koneksi internet stabil. Pada beberapa kasus, proses unduh bisa sedikit lebih lama jika server sedang padat menjelang masa cut off.

2. Unduh data guru

Masuk ke menu GTK, kemudian pilih Guru.

Selanjutnya klik tombol Unduh Daftar Guru dan tunggu hingga file selesai diunduh ke komputer.

Biasanya file akan otomatis masuk ke folder Downloads.

3. Simpan data tenaga kependidikan

Masih pada menu GTK, lakukan proses yang sama untuk Tenaga Kependidikan (Tendik).

Langkah ini sering terlupakan karena sebagian operator lebih fokus pada data guru. Padahal data Tendik juga cukup sering dibutuhkan untuk berbagai keperluan administrasi.

4. Unduh data peserta didik

Masuk ke menu Peserta Didik, kemudian pilih Unduh Daftar Peserta Didik.

Pastikan proses unduhan selesai sebelum berpindah ke menu berikutnya agar tidak ada file yang gagal tersimpan.

5. Simpan data rombongan belajar

Berikutnya buka menu Rombongan Belajar.

Unduh data pembelajaran atau arsip rombel yang tersedia. Data ini berguna sebagai referensi ketika melakukan pengecekan riwayat kelas pada semester sebelumnya.

Jangan Lewatkan Profil Sekolah

Selain data guru dan siswa, profil sekolah juga sebaiknya ikut disimpan.

Masuk ke menu Manajemen, kemudian pilih Profil Sekolah dan lakukan proses unduh.

Meski terlihat sederhana, file ini sering dimanfaatkan saat proses sinkronisasi data dengan aplikasi pendidikan lainnya maupun saat sekolah membutuhkan informasi identitas lembaga.

Susun Arsip dalam Folder Khusus

Setelah semua file berhasil diunduh, jangan biarkan seluruh dokumen bercampur di folder Downloads.

Cara yang lebih rapi adalah membuat folder baru dengan nama yang mudah dikenali, misalnya:

Data Dapodik Semester Genap 2025-2026

Kemudian pindahkan seluruh file hasil unduhan ke dalam folder tersebut.

Kebiasaan sederhana ini ternyata cukup membantu. Banyak operator mengaku pernah kebingungan mencari file lama karena bercampur dengan berbagai dokumen lain yang diunduh setiap hari.

Berikut lanjutan artikelnya.

Simpan Lebih dari Satu Salinan untuk Menghindari Kehilangan Data

Setelah seluruh berkas terkumpul dalam satu folder, jangan berhenti sampai di situ. Praktik yang cukup banyak dilakukan operator sekolah adalah membuat lebih dari satu salinan arsip.

Cara ini memang terlihat sederhana, tetapi sangat membantu ketika laptop mengalami kerusakan, terkena virus, atau hard disk tiba-tiba tidak bisa diakses. Dalam beberapa kasus, pengguna baru menyadari pentingnya cadangan data setelah file asli sudah tidak dapat dipulihkan.

Idealnya, simpan arsip Dapodik di beberapa lokasi berikut:

  • Laptop atau komputer utama.
  • Flashdisk sebagai cadangan cepat.
  • Hard disk eksternal.
  • Layanan penyimpanan awan (cloud) seperti Google Drive atau OneDrive.

Jika memilih penyimpanan cloud, pastikan proses unggah sudah selesai 100 persen sebelum menghapus file di perangkat. Hal kecil seperti koneksi internet yang terputus sering membuat sebagian file gagal tersimpan tanpa disadari.

Troubleshooting saat Mengunduh Data Dapodik

Masalah Kemungkinan Penyebab Solusi yang Sering Berhasil
File tidak terunduh Koneksi internet tidak stabil Periksa jaringan lalu ulangi proses unduh.
Tombol unduh tidak merespons Halaman belum dimuat sempurna Segarkan (refresh) aplikasi kemudian coba kembali.
File tidak ditemukan Masuk ke folder berbeda Periksa folder Downloads atau gunakan fitur pencarian di komputer.
Data terasa belum lengkap Perubahan terakhir belum disinkronkan Lengkapi data terlebih dahulu lalu lakukan sinkronisasi sebelum batas waktu.
Arsip hilang setelah ganti perangkat Tidak memiliki salinan cadangan Simpan arsip di minimal dua media penyimpanan berbeda.

Mengelola Arsip Dapodik agar Mudah Dicari

Semakin lama bertugas sebagai operator sekolah, jumlah arsip biasanya akan semakin banyak. Tanpa pengelolaan yang baik, mencari satu file dari semester tertentu bisa memakan waktu cukup lama.

Agar lebih rapi, gunakan pola penamaan folder yang konsisten, misalnya:

  • Dapodik Semester Ganjil 2025-2026
  • Dapodik Semester Genap 2025-2026
  • Dapodik Semester Ganjil 2026-2027

Jika memungkinkan, tambahkan tanggal pencadangan pada nama folder. Cara ini memudahkan ketika terdapat lebih dari satu versi arsip dalam satu semester.

Berdasarkan pengalaman sejumlah operator sekolah, membuat arsip secara berkala, tidak harus menunggu akhir semester, juga menjadi kebiasaan yang cukup membantu.

Ada yang memilih melakukan pencadangan setiap bulan, terutama saat banyak perubahan data siswa, guru, maupun rombongan belajar.

Kesalahan yang Sering Terjadi Menjelang Cut Off

Menjelang penutupan pendataan, aktivitas operator sekolah biasanya meningkat. Pada kondisi seperti ini, beberapa kesalahan berikut cukup sering terjadi:

  • Menunda mengunduh data hingga hari terakhir.
  • Hanya menyimpan arsip di satu perangkat.
  • Tidak mengecek apakah seluruh file berhasil diunduh.
  • Lupa mengarsipkan data profil sekolah.
  • Menghapus file lama sebelum memastikan cadangan sudah aman.

Meski terdengar sepele, kesalahan tersebut dapat menyulitkan ketika sekolah membutuhkan data semester sebelumnya untuk proses administrasi atau verifikasi.

 

Menyimpan data siswa dan guru dari Dapodik 2026 sebelum masa cut off merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar di kemudian hari.

Selain daftar peserta didik dan GTK, jangan lupa mengarsipkan data tenaga kependidikan, rombongan belajar, serta profil sekolah agar dokumentasi sekolah tetap lengkap.

Jika memungkinkan, simpan arsip di lebih dari satu lokasi, misalnya laptop, hard disk eksternal, flashdisk, dan layanan cloud. Cara ini memberi perlindungan tambahan apabila terjadi kerusakan perangkat atau kehilangan data.

Bagi operator sekolah yang rutin mengelola Dapodik, membiasakan membuat cadangan data setiap bulan atau setiap selesai ada perubahan penting juga layak dipertimbangkan.

Saat versi aplikasi berganti dan akses ke semester sebelumnya ditutup, arsip yang tersimpan dengan baik sering menjadi solusi paling praktis.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050