
DOYANDUIT – e-Rapor SMP merupakan salah satu aplikasi penting yang digunakan oleh sekolah dalam mengelola nilai dan laporan siswa. Pada versi 2025, terdapat beberapa pembaruan dalam cara mengonlinekan e-Rapor agar bisa diakses secara daring tanpa harus menggunakan hosting VPS mahal.
Dalam artikel ini, kami akan membagikan panduan lengkap cara mengonlinekan e-Rapor SMP versi 2025 menggunakan aplikasi ngrok secara mudah dan praktis.
Dilansir dari channel YouTube Haris Fauji, mari simak informasi selengkapnya.
Alur dan Persiapan Mengonlinekan e-Rapor SMP 2025
1. Persyaratan Awal
Sebelum memulai, pastikan Anda sudah melakukan beberapa hal berikut:
- Mengunduh aplikasi ngrok dari situs resmi ngrok.com.
- Menyiapkan aplikasi e-Rapor SMP versi 2025 yang sudah terinstal di komputer/laptop.
- Memastikan komputer terhubung ke koneksi internet stabil.
- Memahami dasar penggunaan Command Prompt (CMD) di Windows.
2. Menyimpan Aplikasi Ngrok dengan Benar
Setelah mengunduh file aplikasi ngrok, lakukan ekstrak dan simpan file tersebut pada direktori yang mudah diakses, misalnya di folder baru di drive C:\ dengan nama Ngrok. Langkah ini penting agar file ngrok tidak terhapus secara tidak sengaja.
3. Mengatur Variabel Sistem PATH
Untuk memastikan ngrok dapat dijalankan dari mana saja di komputer, Anda perlu menambahkan folder Ngrok ke variabel lingkungan PATH. Caranya:
- Buka pengaturan variabel lingkungan di Windows (Environment Variables).
- Edit variabel PATH dan tambahkan alamat folder tempat menyimpan file ngrok, misalnya
C:\Ngrok. - Jika menggunakan tampilan baru di Windows, Anda bisa klik tombol New lalu masukkan path tersebut.
- Jangan hapus nilai variabel lain, cukup tambahkan path ngrok dengan memisahkannya menggunakan titik koma (;) bila perlu.
- Setelah selesai, klik OK untuk menyimpan pengaturan.
4. Menjalankan Ngrok melalui CMD
Untuk mengonlinekan e-Rapor, Anda perlu membuka CMD lalu menjalankan perintah berikut:
ngrok http localhost:8534
Angka 8534 adalah port default yang digunakan oleh e-Rapor SMP. Perintah ini akan membuat terowongan (tunnel) dari localhost ke internet sehingga e-Rapor bisa diakses secara online.
Jika berhasil, Anda akan mendapatkan URL publik yang bisa diakses oleh guru atau pengguna lain melalui browser, baik di komputer maupun di smartphone.
5. Mengedit File Konfigurasi e-Rapor
Langkah berikutnya adalah menyesuaikan file konfigurasi e-Rapor agar alamat URL yang diberikan ngrok dapat terbaca dengan benar. Caranya:
- Buka folder aplikasi e-Rapor di direktori instalasi, misalnya
C:\eraport\app. - Cari file konfigurasi yang perlu diedit menggunakan aplikasi Notepad.
- Masukkan URL ngrok yang sudah didapatkan ke dalam file tersebut sesuai instruksi.
- Simpan perubahan dan tutup Notepad.

Solusi Notifikasi dan Error Saat Restart Komputer
Beberapa operator sekolah melaporkan adanya notifikasi atau error berupa pesan seperti “Wolfs” setelah restart komputer, yang membuat aplikasi e-Rapor tidak bisa langsung dijalankan, solusi utama adalah:
- Jangan mengganti variabel PATH secara langsung, melainkan edit dan tambahkan path baru tanpa menghapus yang lama.
- Jika sudah terjadi error, kembalikan pengaturan PATH ke kondisi semula atau sesuaikan dengan pengaturan path ngrok yang benar.
- Restart komputer setelah melakukan pengaturan agar semua konfigurasi tersimpan dengan baik.
Tips Tambahan
- Jika e-Rapor sudah ter-online-kan, jangan langsung menutup CMD yang menjalankan ngrok sebelum benar-benar selesai menggunakan aplikasi.
- Jika ingin mematikan akses online, cukup tutup aplikasi CMD dan proses ngrok akan otomatis berhenti.
- Saat ingin membuka akses lagi, ulangi langkah menjalankan perintah ngrok di CMD.
Dengan menggunakan aplikasi ngrok, operator sekolah dapat mengonlinekan e-Rapor SMP versi 2025 tanpa perlu menyewa VPS atau hosting mahal.
Langkah ini tidak hanya menghemat biaya, tapi juga memudahkan pengelolaan laporan sekolah secara daring.