
DOYANDUIT – Madrasah yang menerima penyaluran dana BOS tahun 2026 mulai mengalami perubahan bank penyalur. Sejumlah MI dan MTs yang sebelumnya menggunakan rekening BRI kini berpindah ke Bank Mandiri.
Perubahan ini membuat banyak operator dan bendahara madrasah kebingungan saat proses input di aplikasi ERKAM.
Yang paling sering terjadi di lapangan justru bukan gagal login atau error sistem, melainkan rekening baru tidak muncul saat proses realisasi pendapatan BOS.
Dalam beberapa kasus, operator baru sadar ternyata rekening pengganti belum ditambahkan di akun kepala madrasah.
Padahal, langkahnya sebenarnya cukup sederhana jika tahu menu yang harus dibuka.
Berikut panduan lengkap cara menambahkan rekening baru di ERKAM Madrasah 2026 akibat pergantian bank penyalur BOS.
Kenapa Rekening Baru Harus Ditambahkan di ERKAM?
Perubahan bank penyalur BOS membuat sistem membutuhkan data rekening terbaru agar pencairan dan pencatatan pendapatan bisa terbaca dengan benar.
Saat ini penyaluran BOS Madrasah 2026 untuk beberapa wilayah sudah menggunakan skema baru. Karena rekening berubah, data lama dari bank sebelumnya tidak otomatis digunakan pada menu realisasi.
Kalau rekening baru belum dimasukkan, biasanya akan muncul kondisi seperti:
- rekening tidak tersedia di menu pendapatan,
- nominal dana BOS tidak bisa dipilih,
- akun bendahara tidak menampilkan rekening baru,
- atau data realisasi gagal disimpan.
Banyak pengguna mengira masalah ini berasal dari server ERKAM, padahal penyebab utamanya justru rekening belum ditambahkan melalui akun kepala madrasah.
Cara Tambah Rekening Baru di ERKAM karena Ganti Bank BOS
Sebelum mulai, pastikan Anda sudah menerima buku rekening baru dari bank penyalur terbaru.
Biasanya data yang diperlukan meliputi:
| Data yang Dibutuhkan | Keterangan |
|---|---|
| Nama Bank | Contoh: Bank Mandiri |
| Cabang Bank | Sesuai buku rekening |
| Nomor Rekening | Rekening BOS terbaru |
| Nama Pemilik Rekening | Sesuai data madrasah |
| Tipe Rekening | PBN BOS |
Login Menggunakan Akun Kepala Madrasah
Bagian ini cukup penting karena penambahan rekening tidak bisa dilakukan dari akun bendahara.
Berdasarkan pengalaman sejumlah operator madrasah, banyak yang salah login menggunakan akun bendahara sehingga menu tambah rekening tidak ditemukan.
Langkah pertama:
- Buka browser di laptop atau komputer.
- Masuk ke aplikasi ERKAM.
- Login menggunakan akun kepala madrasah.
Setelah berhasil masuk, lanjut ke menu pengaturan.
Masuk ke Menu Rekening Bank
Di dashboard ERKAM:
- Klik menu “Pengaturan”
- Pilih “Rekening Bank”
- Tunggu sampai halaman rekening aktif
Biasanya menu yang aktif akan berubah warna menjadi hijau. Di halaman ini akan terlihat daftar rekening yang sudah tersimpan sebelumnya.
Kalau sebelumnya menggunakan BRI, maka rekening lama masih akan muncul di daftar tersebut.
Tambahkan Rekening BOS Baru
Klik tombol “Tambah” untuk memasukkan rekening terbaru. Setelah pop-up form muncul, isi data berikut:
- Pilih nama bank terbaru
- Isi cabang bank
- Masukkan nomor rekening
- Isi nama rekening
- Pilih tipe rekening “PBN BOS”
Untuk tahun 2026, sebagian madrasah mulai menggunakan pencairan dua tahap, bukan lagi sistem triwulan seperti sebelumnya.
Karena itu pemilihan tipe rekening juga harus sesuai.
Jika semua data sudah benar:
- Klik “Simpan”
- Tunggu proses selesai
- Pastikan rekening baru muncul di daftar
Kalau ada kesalahan penulisan, Anda masih bisa menggunakan menu:
- Ubah → untuk edit data
- Hapus → untuk menghapus rekening salah
Rekening Baru Tidak Muncul di Akun Bendahara?
Ini salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan operator ERKAM.
Dalam beberapa kasus, rekening baru memang belum langsung muncul di akun bendahara setelah disimpan di akun kepala.
Biasanya penyebabnya:
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Rekening belum muncul | Sinkronisasi server lambat | Refresh halaman |
| Data belum masuk | Cache browser | Logout lalu login ulang |
| Rekening kosong | Gangguan server ERKAM | Tunggu beberapa saat |
| Menu pendapatan error | Data rekening belum sinkron | Cek kembali akun kepala |
Berdasarkan pengalaman pengguna, proses sinkronisasi kadang membutuhkan waktu beberapa menit hingga beberapa jam, terutama saat jam sibuk pencairan BOS.
Bagian yang cukup membingungkan memang ketika data sudah tersimpan di akun kepala tetapi belum langsung terlihat di akun bendahara. Di lapangan, kasus seperti ini cukup sering terjadi saat server ERKAM sedang padat.
Fungsi Rekening Baru di Menu Realisasi ERKAM
Setelah rekening berhasil masuk ke akun bendahara, rekening tersebut nantinya digunakan pada menu:
Realisasi → Pendapatan
Di menu itu operator akan diminta mengisi:
- rekening penerima dana,
- nominal BOS,
- tanggal masuk dana,
- hingga tanggal penarikan.
Karena itulah rekening baru wajib ditambahkan lebih dulu sebelum proses realisasi pendapatan dilakukan.
Kalau rekening belum tersedia, proses input dana BOS biasanya tidak bisa dilanjutkan.
Agar Input Rekening ERKAM Tidak Gagal
Agar proses berjalan lancar, berikut beberapa hal kecil yang sering membantu:
Gunakan Browser Stabil
Sebagian operator mengaku lebih lancar menggunakan Google Chrome terbaru dibanding browser bawaan.
Hindari Jam Sibuk
Server ERKAM biasanya lebih padat saat pagi hingga siang hari, terutama setelah pencairan BOS diumumkan.
Cek Nomor Rekening Berkali-kali
Kesalahan satu digit saja bisa membuat data rekening harus dihapus dan diinput ulang.
Simpan Data Bertahap
Setelah selesai mengisi form, tunggu beberapa detik sebelum refresh halaman.
Perubahan bank penyalur BOS Madrasah tahun 2026 membuat banyak operator harus menyesuaikan data rekening di ERKAM.
Walau terlihat sepele, langkah ini cukup penting karena berpengaruh langsung pada menu realisasi pendapatan BOS.