
DOYANDUIT – Bagi Anda yang berminat mengikuti program magang atau bekerja di Jepang, penting untuk berhati-hati dalam memilih Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Penipuan berkedok LPK semakin marak terjadi, dan sebagai calon peserta, Anda harus memastikan legalitas lembaga tersebut sebelum mendaftar.
Simak daftar LPK yang tidak direkomendasikan dan cara mengecek legalitas LPK di sini!
Apa Itu LPK?
LPK adalah lembaga yang menyediakan pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja. LPK dapat berbentuk instansi pemerintah, badan hukum, atau perorangan.
Beberapa LPK memiliki izin khusus sebagai Sending Organization (SO) untuk mengirimkan tenaga kerja atau peserta magang ke luar negeri, termasuk Jepang.
Cara Mengecek Legalitas LPK
Untuk memastikan LPK yang Anda pilih legal dan terpercaya, ikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi Situs Resmi KemnakerBuka situs kemnaker.go.id.
- Gunakan Fitur PencarianPada halaman tersebut, Anda akan menemukan fitur pencarian. Masukkan nama LPK yang ingin Anda periksa pada kolom “Nama SO”.
- Periksa Informasi LPKJika LPK tersebut terdaftar resmi, informasi lengkap seperti nama lembaga, provinsi, alamat, dan masa izin akan ditampilkan.
Selain itu, untuk LPK yang beroperasi di dalam negeri, Anda dapat mengunjungi situs kelembagaan.kemnaker.go.id. Masukkan nama LPK pada kolom “Cari Info Lembaga”.
Jika terdaftar, nama LPK akan muncul, dan Anda dapat mengkliknya untuk melihat informasi lebih rinci.
Anda juga dapat melihat daftar LPK yang telah mendapat izin Kemnaker di link berikut:
https://binalattas.kemnaker.go.id/pemagangan/perizinan/so/datalembaga/tbl_syaratijinbarulist.php?cmd=reset
Ciri-Ciri LPK Penipuan
Agar terhindar dari penipuan, perhatikan beberapa ciri LPK yang patut diwaspadai:
- Janji Keberangkatan CepatWaspadai LPK yang menjanjikan keberangkatan ke Jepang dalam waktu singkat, misalnya kurang dari 1-2 bulan. Faktanya, proses persiapan hingga keberangkatan biasanya memakan waktu 6-12 bulan.
- Biaya Tinggi Tanpa KejelasanLPK penipuan sering meminta biaya tinggi dengan alasan untuk mempercepat proses. Pastikan Anda memahami rincian biaya yang diminta dan waspadai jika tidak ada kejelasan mengenai penggunaannya.
- Tidak Memerlukan Kemampuan Bahasa JepangLPK yang tidak mewajibkan belajar bahasa Jepang patut dicurigai. Untuk program magang, peserta biasanya diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal setara JLPT N4 atau JFT Basic.
- Penggunaan Visa WisataHindari LPK yang menyarankan penggunaan visa wisata atau turis untuk bekerja di Jepang. Visa tersebut tidak diperuntukkan bagi tenaga kerja dan dapat menimbulkan masalah hukum.
- Gaji Tidak RealistisWaspadai janji gaji besar tanpa penjelasan rinci. Selalu periksa kontrak kerja dan pastikan Anda memahami potongan-potongan yang mungkin ada.
Daftar LPK yang Tidak Direkomendasikan
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa LPK yang dilaporkan memiliki reputasi kurang baik. Beberapa nama ini beredar di perbincangan grup Facebook Kerja di Jepang,
- LPK Itachi Gakkou
- LPK Azumy
- LPK di Lombok Timur
- LPK Yoga Mustika Persada
- LPK PT Miraino Hashi Jaya
- LPK Fuji Globalingua
- LPK Yuka Global Indonesia
- LPK Mirai
Tips Menghindari Penipuan LPK
- Verifikasi Legalitas
Selalu cek legalitas LPK melalui situs resmi Kemnaker sebelum mendaftar. - Minta Rekomendasi
Cari informasi dan rekomendasi dari alumni atau komunitas yang pernah mengikuti program serupa. - Hindari Pembayaran Tunai
Gunakan metode pembayaran yang dapat dilacak dan hindari pembayaran tunai tanpa bukti. - Pelajari Kontrak dengan Seksama
Baca dan pahami setiap detail dalam kontrak sebelum menandatanganinya.
Dengan kewaspadaan dan langkah-langkah di atas, Anda dapat menghindari penipuan dan memastikan bahwa Anda memilih LPK yang terpercaya untuk mewujudkan impian bekerja atau magang di Jepang.***
