DRH MyASN Belum Ada? Ini Cara Cetak dan Upload File untuk PNS dan PPPK

12 Mei 2026 13:00
Bagikan :
Dashboard MyASN menampilkan menu upload DRH dan status validasi DMS ASN.
Proses upload DRH di MyASN menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan skor DMS ASN. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Mengisi DMS di MyASN sekarang jadi perhatian banyak ASN, terutama sejak skor arsip digital mulai menjadi indikator kelengkapan administrasi kepegawaian. Salah satu bagian yang cukup sering bikin bingung adalah upload DRH atau Daftar Riwayat Hidup.

Kasusnya hampir sama di banyak daerah. PPPK umumnya sudah memiliki file DRH otomatis dari pemberkasan SSCASN, sementara PNS lama justru sering kesulitan karena dokumen lama belum terdigitalisasi. Ada juga yang mengaku file DRH hilang setelah ganti perangkat atau lupa lokasi penyimpanan.

Menariknya, solusi yang dipakai banyak ASN ternyata cukup sederhana: mencetak profil ASN dari MyASN lalu menyimpannya sebagai PDF untuk diunggah kembali ke menu DMS.

Informasi ini juga muncul dalam sejumlah panduan BKPSDM daerah dan mulai banyak dipraktikkan pengguna MyASN beberapa bulan terakhir.

Apa Itu DRH di MyASN?

DRH adalah singkatan dari Daftar Riwayat Hidup ASN yang berisi data pribadi, riwayat pendidikan, pekerjaan, keluarga, hingga dokumen pendukung lainnya.

Di sistem DMS MyASN, DRH masuk dalam kategori “Arsip Utama”. Kalau belum diunggah, biasanya indikator persentase masih 0%.

Bagi PPPK, file ini umumnya sudah tersedia otomatis dari proses pemberkasan SSCASN sebelumnya. Sedangkan untuk PNS lama, sering kali harus membuat ulang melalui fitur cetak profil ASN.

Di lapangan, bagian inilah yang paling sering membuat pengguna berhenti di tengah proses pengisian DMS.

Ada yang sudah upload berkali-kali tetapi status tidak berubah. Ada juga yang baru sadar ukuran file ternyata melebihi batas sistem.

Cara Mendapatkan File DRH dari MyASN

Kalau Anda tidak memiliki file DRH lama, langkah paling aman adalah mencetak profil ASN langsung dari akun MyASN.

Berikut langkahnya.

1. Login ke ASN Digital

Buka portal resmi ASN Digital BKN melalui browser.

Masukkan:

  • NIP
  • Password akun
  • Kode OTP

Setelah berhasil login, pilih menu:
Layanan Individu ASN → MyASN

Pastikan profil ASN sudah lengkap sebelum mencetak DRH.

2. Lengkapi Data Profil ASN

Sebelum menekan tombol cetak, cek kembali beberapa bagian berikut:

  • Data pribadi
  • Riwayat pendidikan
  • Jabatan
  • Riwayat keluarga
  • Pengalaman kerja
  • Diklat dan penghargaan

Dalam beberapa kasus, pengguna gagal validasi karena ada data profil yang kosong atau belum diperbarui.

Bagian yang paling sering terlewat biasanya riwayat pendidikan dan data keluarga.

3. Cetak Profil ASN Menjadi PDF

Setelah data lengkap:

  • Scroll ke bagian atas profil
  • Klik tombol “Cetak Profil Anda”
  • Pilih “Save as PDF”
  • Simpan file di perangkat

Sebagian pengguna memberi nama file dengan format sederhana seperti:

  • DRH_Nama.pdf
  • CV_ASN.pdf
  • DRH_MyASN.pdf

Cara ini memudahkan saat nanti mencari file ketika upload ke DMS.

Cara Upload DRH di DMS MyASN

Setelah file PDF berhasil dibuat, langkah berikutnya adalah mengunggah ke menu DMS.

Langkah Upload

  1. Buka menu DMS MyASN
  2. Pilih “Arsip Utama”
  3. Cari bagian DRH
  4. Klik Upload
  5. Pilih file PDF tadi
  6. Klik Open atau Simpan

Kalau berhasil, biasanya akan muncul ikon status menunggu validasi admin DMS.

Banyak pengguna mengira proses gagal karena persentase belum langsung berubah. Padahal sistem memang menunggu verifikasi admin terlebih dahulu.

Ukuran File DRH yang Sering Jadi Masalah

Salah satu error paling umum adalah ukuran file terlalu besar.

Sistem DMS biasanya hanya menerima file di bawah 1 MB.

Kalau file terlalu besar:

  • kompres PDF,
  • kurangi resolusi gambar,
  • atau simpan ulang dengan kualitas standar.

Berdasarkan pengalaman sejumlah ASN, file sekitar 400–700 KB biasanya lebih aman saat diunggah.

Tabel Masalah Upload DRH MyASN

Masalah Penyebab Solusi
File gagal upload Ukuran terlalu besar Kompres PDF di bawah 1 MB
Status tidak berubah Menunggu validasi admin Tunggu proses verifikasi
Tombol upload tidak muncul Browser bermasalah Gunakan Chrome terbaru
DRH kosong Data profil belum lengkap Lengkapi update profil ASN
File tidak terbaca Format selain PDF Simpan ulang menjadi PDF

Perbedaan DRH PNS dan PPPK di MyASN

Banyak ASN baru sadar ternyata tampilan DRH antara PNS dan PPPK memang berbeda.

DRH PPPK

Biasanya sudah otomatis tersedia dari:

  • pemberkasan SSCASN,
  • data riwayat,
  • dan lampiran digital sebelumnya.

Isi dokumennya umumnya lebih lengkap karena sudah terintegrasi sejak awal rekrutmen.

DRH PNS Lama

PNS angkatan lama sering harus membuat ulang melalui fitur cetak profil.

Ini cukup wajar karena dulu banyak dokumen masih berbentuk fisik dan belum terdigitalisasi.

Di beberapa daerah, operator BKPSDM bahkan menyarankan metode cetak profil PDF sebagai solusi tercepat.

Agar Validasi DMS Lebih Cepat

Berdasarkan pengalaman pengguna MyASN, ada beberapa hal kecil yang cukup berpengaruh:

  • Gunakan nama file sederhana
  • Hindari karakter aneh pada nama file
  • Upload saat jam tidak sibuk
  • Pastikan koneksi stabil
  • Jangan upload file blur atau hasil scan gelap

Banyak pengguna mengaku proses upload lebih lancar saat memakai laptop dibanding browser HP. Hal kecil seperti cache browser juga kadang memengaruhi sistem upload DMS.

Arsip Lain di DMS yang Sering Belum Lengkap

Selain DRH, biasanya ASN juga masih perlu melengkapi:

Arsip Utama

  • Pendidikan
  • Kontrak PPPK
  • Diklat
  • Sertifikat MOOC
  • SK Pengangkatan

Arsip Kondisional

  • SKP tahunan
  • Penghargaan
  • Dokumen tambahan tertentu

Karena itu, skor DMS sering belum langsung 100% meskipun DRH sudah berhasil diunggah.

 

Upload DRH di MyASN sebenarnya tidak terlalu rumit, tetapi detail kecil sering membuat pengguna gagal di tengah proses.

Bagi PPPK, file DRH biasanya sudah tersedia otomatis dari SSCASN. Sementara PNS lama bisa menggunakan fitur cetak profil ASN sebagai alternatif paling praktis.

Saat ini banyak ASN mulai fokus melengkapi arsip digital karena DMS perlahan menjadi bagian penting dalam administrasi kepegawaian modern.

Kalau Anda masih sering menemui kendala serupa, ada baiknya rutin mengecek pembaruan sistem MyASN maupun panduan BKPSDM daerah masing-masing karena tampilan dan mekanisme validasi kadang ikut berubah mengikuti update terbaru.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050