
DOYANDUIT – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada awal pekan ini. Pada perdagangan Senin (19/1/2026), emas spot (XAU/USD) dibuka menguat tajam dan menembus level USD 4.690 per troy ounce.
Berdasarkan data OANDA via TradingView, harga emas pukul 08.55 WIB tercatat:
- Harga: USD 4.661,03 per troy ounce
- Perubahan: +64,71 USD atau +1,41%
Kenaikan lebih dari 1% ini didorong lonjakan permintaan aset lindung nilai (safe haven) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap delapan negara Eropa.
Trump menyatakan akan mengenakan tarif 10% mulai 1 Februari 2026 terhadap barang dari negara-negara Eropa yang menentang rencana Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland.
Tarif tersebut bahkan berpotensi naik menjadi 25% per 1 Juni 2026 apabila tidak tercapai kesepakatan terkait apa yang disebut Trump sebagai “pembelian penuh dan total Greenland” oleh AS.
Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran eskalasi perang dagang baru, mendorong investor global mengalihkan dana ke emas. Para pemimpin Eropa dikabarkan akan menggelar pertemuan darurat dalam beberapa hari ke depan untuk merespons ancaman tarif tersebut.
Secara fundamental, emas memang sudah berada dalam tren naik kuat sejak awal tahun, melanjutkan kinerja impresif sepanjang 2025. Faktor pendukungnya meliputi:
- Ketidakstabilan politik di Venezuela
- Kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve
- Ekspektasi penurunan suku bunga AS lebih lanjut
- Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat
Kombinasi sentimen tersebut menjadikan emas tetap menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai.
Harga Emas Antam Hari Ini, 19 Januari 2026
Harga dasar belum termasuk PPh 0,25%
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.401.500 | 1.272.500 |
| 1 gr | 2.703.000 | 2.545.000 |
| 2 gr | 5.346.000 | 5.090.000 |
| 3 gr | 7.994.000 | 7.635.000 |
| 5 gr | 13.290.000 | 12.725.000 |
| 10 gr | 26.525.000 | 25.450.000 |
| 25 gr | 66.187.000 | 63.625.000 |
| 50 gr | 132.295.000 | 127.250.000 |
| 100 gr | 264.512.000 | 254.500.000 |
| 250 gr | 661.015.000 | 636.250.000 |
| 500 gr | 1.321.820.000 | 1.272.500.000 |
| 1.000 gr | 2.643.600.000 | 2.545.000.000 |
Perbandingan dengan 17 Januari 2026 (Antam)
- Harga jual 1 gram: dari Rp2.663.000 menjadi Rp2.703.000 → naik Rp40.000
- Buyback 1 gram: dari Rp2.509.000 menjadi Rp2.545.000 → naik Rp36.000
Kenaikan ini sejalan dengan lonjakan XAU/USD yang mencetak rekor baru di pasar global.
Harga Emas Galeri24 Hari Ini, 19 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.410.000 | 1.260.000 |
| 1 gr | 2.688.000 | 2.521.000 |
| 2 gr | 5.297.000 | 5.042.000 |
| 5 gr | 13.143.000 | 12.607.000 |
| 10 gr | 26.216.000 | 25.214.000 |
| 25 gr | 65.378.000 | 62.726.000 |
| 50 gr | 130.653.000 | 125.453.000 |
| 100 gr | 261.177.000 | 250.907.000 |
| 250 gr | 651.337.000 | 624.179.000 |
| 500 gr | 1.302.673.000 | 1.248.358.000 |
| 1.000 gr | 2.605.344.000 | 2.496.717.000 |
Perbandingan dengan 17 Januari 2026 (Galeri24)
- Harga jual 1 gram: dari Rp2.688.000 menjadi Rp2.688.000 → stagnan
- Buyback 1 gram: dari Rp2.521.000 menjadi Rp2.521.000 → tidak berubah
Galeri24 relatif belum menyesuaikan harga, meski emas dunia melonjak tajam.
Harga Emas UBS Hari Ini, 19 Januari 2026
| Berat | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.481.000 | 1.259.000 |
| 1 gr | 2.739.000 | 2.518.000 |
| 2 gr | 5.437.000 | 5.037.000 |
| 5 gr | 13.434.000 | 12.594.000 |
| 10 gr | 26.726.000 | 25.189.000 |
| 25 gr | 66.685.000 | 62.664.000 |
| 50 gr | 133.095.000 | 125.328.000 |
| 100 gr | 266.085.000 | 250.657.000 |
| 250 gr | 665.016.000 | 623.555.000 |
| 500 gr | 1.328.471.000 | 1.247.111.000 |
Perbandingan dengan 17 Januari 2026 (UBS)
- Harga jual 1 gram: dari Rp2.739.000 menjadi Rp2.739.000 → stabil
- Buyback 1 gram: dari Rp2.518.000 menjadi Rp2.518.000 → tidak berubah
UBS cenderung menyesuaikan harga lebih lambat, dengan spread jual–buyback yang lebih lebar.
Kesimpulan Pergerakan Harian
Lonjakan harga emas dunia ke atas USD 4.660 per troy ounce menandai rekor tertinggi baru, dipicu oleh:
- Kebijakan tarif Presiden Trump terhadap negara-negara Eropa.
- Ketegangan geopolitik terkait isu Greenland.
- Permintaan safe haven yang kembali menguat.
- Ekspektasi berlanjutnya pemangkasan suku bunga AS.
Di pasar domestik, respons harga emas fisik menunjukkan pola berbeda:
- Antam: naik tajam sekitar Rp36.000–Rp40.000 per gram.
- Galeri24: masih stagnan.
- UBS: relatif belum bergerak.
Secara tren, dengan penguatan tahunan XAU/USD yang sudah melampaui 69% dan rekor baru yang terus tercipta, emas masih berada dalam fase bullish kuat.
Setiap koreksi jangka pendek di tengah ketegangan global saat ini cenderung dipandang sebagai peluang akumulasi oleh investor jangka menengah dan panjang.