
DOYANDUIT – Aplikasi BRImo dari Bank BRI menjadi salah satu layanan digital banking yang paling banyak digunakan oleh nasabah di Indonesia. Namun, tak sedikit pengguna yang mengalami kendala saat membuka aplikasi, terutama munculnya pesan “Perangkat Tidak Aman” atau “Device is not secure”.
Jika Anda termasuk yang mengalaminya, jangan khawatir. Artikel ini akan membantu Anda memahami penyebabnya dan memberikan solusi mudah yang bisa dilakukan sendiri.
Penyebab Munculnya Error “Perangkat Tidak Aman” di BRImo
Pesan ini umumnya muncul karena sistem BRImo mendeteksi potensi risiko keamanan pada perangkat yang digunakan. Beberapa penyebab umumnya antara lain:
- Perangkat sudah di-root atau jailbreak
- Adanya aplikasi pihak ketiga yang dianggap mencurigakan
- Sistem keamanan Android tidak diperbarui
- Penggunaan versi modifikasi BRImo yang tidak resmi
- Pengaturan keamanan ponsel dimodifikasi (misalnya akses pengembang diaktifkan)
Menurut informasi dari akun resmi Instagram @bankbri_id, pihak BRI memang menerapkan sistem keamanan berlapis untuk melindungi data dan transaksi nasabah.
Oleh karena itu, setiap aktivitas atau pengaturan yang berpotensi mengganggu integritas sistem akan langsung diblokir secara otomatis.
Cara Mudah Mengatasi Error “Perangkat Tidak Aman”
Jika Anda merasa tidak melakukan modifikasi pada perangkat, berikut langkah-langkah yang bisa Anda coba untuk mengatasi error ini:
1. Perbarui Aplikasi BRImo Melalui Play Store
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan aplikasi BRImo Anda sudah versi terbaru. Buka Google Play Store, cari “BRImo”, lalu klik “Perbarui” jika tersedia.
2. Bersihkan Cache Aplikasi BRImo
Masuk ke Settings > Apps > BRImo > Storage, lalu pilih “Clear Cache” dan “Clear Data”. Setelah itu, coba buka kembali aplikasi.
3. Hubungi Dukungan Developer BRImo
Jika error masih muncul, Anda bisa langsung menghubungi pengembang aplikasi melalui Google Play Store:
- Buka halaman aplikasi BRImo di Play Store
- Gulir ke bawah hingga menemukan menu “Dukungan Aplikasi”
- Klik “Kirim Email”
- Tuliskan masalah Anda secara rinci, misalnya:
“Halo, perangkat saya terdeteksi tidak aman oleh BRImo. Mohon bantuannya agar saya bisa kembali mengakses aplikasi. Terima kasih.”
Pastikan Anda mencantumkan nama lengkap, nomor ponsel yang terdaftar di BRImo, dan jenis perangkat yang digunakan.
4. Nonaktifkan Opsi Pengembang (Developer Options)
Jika sebelumnya Anda pernah mengaktifkan fitur developer di ponsel, sebaiknya nonaktifkan terlebih dahulu. Masuk ke Settings > Developer Options lalu nonaktifkan semua pengaturan yang aktif.

Pernyataan Resmi dari BRI
Dilansir dari akun resmi Twitter @kontakBRI, pihak BRI menyampaikan:
“Jika muncul pesan ‘perangkat tidak aman‘, hal tersebut merupakan bagian dari sistem proteksi keamanan BRImo. Pastikan perangkat Anda tidak dimodifikasi dan hubungi kami melalui Call BRI 14017 jika membutuhkan bantuan lebih lanjut.”
Pesan ini menegaskan bahwa error tersebut bukan karena gangguan sistem, melainkan hasil deteksi keamanan aplikasi yang cukup sensitif terhadap perangkat yang dianggap tidak sesuai standar.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda seharusnya bisa kembali mengakses BRImo secara normal. Jika error masih berlanjut, disarankan untuk mencoba dari perangkat lain yang tidak pernah dimodifikasi atau mengunjungi kantor cabang BRI terdekat.