
DOYANDUIT – Tahun 2025 menjadi momentum yang dinanti oleh masyarakat Indonesia, terutama setelah pengumuman program ambisius “Makan Bergizi Gratis” yang digagas oleh pasangan Prabowo-Gibran.
Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dan mengentaskan kelaparan. Namun, di balik semangat positif ini, muncul berbagai informasi simpang siur, termasuk klaim soal gaji relawan yang fantastis.
Artikel ini akan membahas fakta terkait isu tersebut serta memberikan panduan untuk menghindari penipuan.
Apa Itu Program Makan Bergizi Gratis?
Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk memberikan akses makanan sehat dan bergizi kepada masyarakat Indonesia, khususnya kelompok rentan.
Rencana ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, lembaga swasta, dan relawan.
Sayangnya, popularitas program ini dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan informasi palsu.
Fakta Gaji Relawan Rp3-15 Juta per Bulan
Baru-baru ini, beredar postingan di media sosial yang menyatakan adanya lowongan kerja untuk relawan program Makan Bergizi Gratis.
Postingannya menyebutkan beberapa kriteria seperti usia 18-50 tahun, lulusan SMA hingga S2, serta penempatan sesuai domisili. Dalam unggahan tersebut, gaji yang ditawarkan berkisar antara Rp3 juta hingga Rp15 juta per bulan.
Namun, klaim ini terbukti tidak benar. Penelusuran di website resmi Badan Gizi Nasional (BGN) tidak menemukan informasi terkait lowongan tersebut.
Bahkan, BGN secara tegas mengklarifikasi bahwa mereka tidak pernah membuka pendaftaran relawan dengan iming-iming gaji tinggi. Hal ini juga diungkapkan melalui pernyataan resmi mereka pada 24 Desember 2024.
BGN mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap tautan atau informasi yang mencatut nama lembaga tersebut.
Mengisi data pribadi pada situs tidak resmi dapat memicu pencurian data atau bahkan terhubung dengan aktivitas ilegal seperti pinjaman online bodong.
Impor Susu dari Vietnam: Fakta atau Spekulasi?
Isu lain yang mencuat adalah klaim bahwa Kementerian Pertanian akan mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam untuk mendukung program ini.
Informasi ini pertama kali muncul di media sosial pada akhir Oktober 2024, lengkap dengan foto anak-anak sekolah memegang botol susu.
Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut juga tidak benar. Tidak ada informasi resmi dari Kementerian Pertanian mengenai rencana impor susu dalam jumlah besar dari Vietnam.
Masyarakat diimbau untuk merujuk hanya pada sumber resmi seperti situs kementerian atau media terpercaya.
Bagaimana Cara Daftar Relawan Secara Resmi?
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam program Makan Bergizi Gratis, langkah pertama adalah memeriksa informasi melalui kanal resmi seperti:
- Website resmi Badan Gizi Nasional (www.bgn.go.id).
- Media sosial resmi BGN di Instagram (@badangizinasional.ri) atau TikTok (@badangizinasional.ri).
- Kantor pemerintah daerah setempat.
Pendaftaran resmi biasanya tidak memungut biaya apa pun, dan prosesnya dilakukan melalui platform yang telah diverifikasi. Hindari tautan yang mencurigakan dan pastikan data pribadi Anda tidak disalahgunakan.

Tips Menghindari Penipuan Lowongan Kerja
- Periksa Kredibilitas Informasi: Pastikan sumber informasi berasal dari lembaga resmi.
- Hindari Situs Tidak Resmi: Jangan mengisi data pribadi di situs yang tidak jelas.
- Laporkan Aktivitas Mencurigakan: Jika menemukan postingan palsu, laporkan ke pihak berwajib atau platform media sosial terkait.
- Pantau Pengumuman Resmi: Selalu perbarui informasi dari sumber terpercaya.
Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh Prabowo-Gibran adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masyarakat perlu bijak dan kritis terhadap informasi yang beredar.
Hindari menjadi korban hoaks dengan selalu merujuk pada sumber resmi. Berkontribusi dalam program ini adalah langkah mulia, tetapi pastikan Anda melakukannya melalui jalur yang benar.
Jadi, apakah Anda tertarik menjadi bagian dari perubahan besar ini? Yuk, jadilah relawan dengan cara yang aman dan terpercaya!*