
DOYANDUIT – Masalah lokasi tidak akurat di aplikasi Google Maps kembali banyak dikeluhkan pengguna Android dalam beberapa waktu terakhir. Titik lokasi sering bergeser, arah navigasi melompat, hingga posisi pengguna terlambat diperbarui saat berkendara.
Keluhan ini muncul terutama ketika pengguna membuka Google Maps di area padat bangunan, sinyal internet tidak stabil, atau setelah pembaruan sistem di perangkat tertentu.
Di media sosial dan forum komunitas Android, sejumlah pengguna mengaku harus berkali-kali melakukan refresh lokasi karena titik GPS terus bergerak sendiri. Ada juga yang mendapati arah panah navigasi berputar-putar meski posisi sebenarnya diam.
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pengguna sebelum memutuskan reset perangkat.
Penyebab Google Maps Tidak Akurat
Lokasi GPS yang melenceng biasanya dipicu kombinasi beberapa faktor, seperti:
- koneksi internet tidak stabil,
- fitur akurasi lokasi belum aktif,
- cache aplikasi menumpuk,
- sensor GPS terlambat membaca posisi,
- hingga gangguan sementara pada sistem Android.
Pada kondisi tertentu, aplikasi juga bisa tetap berjalan di latar belakang terlalu lama sehingga pembacaan lokasi menjadi tidak sinkron.
Pengguna sering tidak menyadari masalah sederhana seperti sinyal data yang naik turun juga memengaruhi akurasi Maps. Saat jaringan berpindah dari 4G ke WiFi secara otomatis, titik lokasi kadang ikut bergeser beberapa meter.
Cara Mengatasi Google Maps Lokasi Tidak Akurat
Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba untuk memperbaiki GPS Google Maps yang tidak presisi.
1. Tutup Paksa Aplikasi Google Maps
Langkah pertama cukup sederhana.
Pengguna bisa membuka menu recent apps lalu menutup Google Maps sepenuhnya. Setelah itu buka kembali aplikasinya.
Cara ini membantu menyegarkan pembacaan lokasi yang sebelumnya error atau terlambat diperbarui.
Pada beberapa HP Android, proses ini cukup efektif terutama setelah aplikasi digunakan terlalu lama tanpa ditutup.
2. Pastikan Internet Stabil
Google Maps sangat bergantung pada koneksi internet dan sinkronisasi data lokasi.
Jika sinyal lemah atau jaringan tidak stabil, posisi GPS bisa terlambat muncul atau justru melenceng dari lokasi sebenarnya.
Banyak pengguna mengalami kondisi titik lokasi berubah-ubah ketika berada di area dengan jaringan penuh gangguan, seperti basement, kawasan padat gedung, atau saat perpindahan jaringan seluler.
Coba gunakan koneksi yang lebih stabil sebelum membuka navigasi.
3. Aktifkan Akurasi Tinggi Lokasi
Fitur “High Accuracy” menjadi salah satu pengaturan penting yang sering terlewat.
Pengguna Android bisa mengaktifkannya melalui:
- Pengaturan
- Lokasi
- Akurasi Lokasi
- Tingkatkan Akurasi Lokasi
Mode ini membantu perangkat menggunakan kombinasi GPS, WiFi, Bluetooth, dan jaringan seluler untuk membaca posisi lebih presisi.
Saat fitur ini nonaktif, Google Maps biasanya hanya mengandalkan sensor GPS standar yang akurasinya lebih rendah.
Matikan GPS Sementara
Jika lokasi masih belum tepat, pengguna bisa mencoba mematikan GPS selama 10 hingga 15 detik.
Setelah itu, aktifkan kembali layanan lokasi.
Metode sederhana ini sering dipakai pengguna Android ketika navigasi tiba-tiba berhenti memperbarui posisi saat perjalanan.
Di beberapa kasus, ikon lokasi langsung kembali stabil setelah GPS dihidupkan ulang.
Hapus Cache dan Data Google Maps
Langkah berikutnya adalah membersihkan penyimpanan aplikasi.
Caranya:
- Tekan lama ikon Google Maps
- Pilih “Info Aplikasi”
- Masuk ke menu “Penyimpanan”
- Klik “Hapus Cache” atau “Hapus Data”
Cache yang menumpuk terkadang membuat aplikasi membaca data lokasi lama sehingga titik posisi terasa tertinggal.
Meski begitu, setelah menghapus data aplikasi, pengguna biasanya perlu login ulang dan mengatur kembali beberapa preferensi Maps.
Restart HP Setelah Pengaturan Selesai
Setelah seluruh langkah dilakukan, pengguna disarankan merestart perangkat.
Restart membantu sistem memuat ulang sensor GPS, jaringan, dan layanan lokasi Android secara menyeluruh.
Pada pembaruan terbaru Android, beberapa pengguna mengaku Google Maps kembali normal setelah reboot perangkat meski sebelumnya titik lokasi terus berpindah sendiri.