IHSG Hari Ini 13 Januari 2026 Ditutup Menguat ke 8.948, Saham Energi dan Teknologi Jadi Penopang

13 Januari 2026 17:00
Bagikan :
Pergerakan IHSG pada perdagangan 13 Januari 2026 yang ditutup menguat di level 8.948. (TradingView)

DOYANDUIT – Pergerakan IHSG hari ini 13 Januari 2026 menunjukkan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan ditutup di level 8.948,30, naik 0,72% atau bertambah 63,58 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di 8.884,72.

Sejak pembukaan di 8.931,24, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian 8.956,73 dan terendah 8.841,02 sebelum akhirnya menguat hingga penutupan.

Secara year to date, IHSG sudah menguat 3,13%, sementara dalam satu tahun terakhir kenaikannya mencapai 26,47%.

Angka ini memperlihatkan bahwa tren jangka menengah masih berada dalam fase bullish, meskipun volatilitas harian tetap perlu dicermati investor.

Gambaran Likuiditas Pasar

Likuiditas pasar pada perdagangan hari ini tergolong aktif, terlihat dari pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar dan volume transaksi tinggi di sektor energi, pertambangan, serta perbankan.

Banyak pelaku pasar memanfaatkan momentum penguatan untuk melakukan rotasi portofolio, terutama dari saham defensif ke saham siklikal.

Likuiditas yang terjaga menunjukkan kepercayaan investor masih solid. Selama arus dana asing dan domestik tetap stabil, IHSG memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan dengan fluktuasi yang sehat.

Saham Kapitalisasi Besar yang Menguat

Beberapa emiten berkapitalisasi besar menjadi penopang utama indeks:

  • PT Barito Renewables Energy Tbk naik 2,22% ke 9.200
  • PT Bank Central Asia Tbk menguat 0,62% ke 8.075
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk naik 2,21% ke 8.100
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk melonjak 3,08% ke 6.700
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menguat 2,84% ke 3.620

Kenaikan saham-saham ini mencerminkan minat investor pada sektor energi, infrastruktur, dan teknologi yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

Saham dengan Volume Tertinggi

Aktivitas transaksi paling ramai terjadi pada:

  1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meski terkoreksi 6,88%
  2. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) turun 10,13%
  3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melonjak 19,23%
  4. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 6,51%
  5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 7,96%

Volume besar pada saham-saham ini menandakan tingginya minat spekulatif sekaligus peluang trading jangka pendek, terutama di sektor komoditas.

Saham Paling Volatil

Pergerakan harga paling tajam hari ini terjadi pada:

  • PT Xolare Rcr Energy Tbk (SOLA) naik 34,62%
  • PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) melonjak 34,31%
  • PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) menguat 24,77%
  • PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) turun 14,66%

Volatilitas tinggi ini mencerminkan dinamika pasar yang agresif, sehingga manajemen risiko menjadi kunci bagi investor aktif.

Top Gainers dan Top Losers

Top Gainers

  • SOLA +34,62%
  • ASPR +34,31%
  • IFSH +25,00%
  • SOTS +24,84%
  • SKBM +24,77%

Top Losers

  • POLU −14,98%
  • LIFE −14,80%
  • DKHH −14,66%
  • NATO −14,46%
  • VICI −12,69%

Perbedaan kinerja yang kontras ini menunjukkan selektivitas pasar yang tinggi, di mana investor cenderung fokus pada saham dengan katalis fundamental dan prospek pertumbuhan.

Kinerja Sektor

Berdasarkan data sektoral, hampir seluruh sektor mencatat penguatan harian, dengan rincian utama:

Sektor Perubahan Harian 6 Bulan 1 Tahun
Finansial +0,64% +56,12% +68,61%
Mineral Energi +0,65% +54,81% +106,14%
Industri Proses +2,60% +106,56% +199,15%
Layanan Teknologi +1,09% +35,89% +268,53%
Transportasi +1,71% +265,99% +314,49%

Sektor teknologi dan transportasi menonjol dari sisi pertumbuhan jangka menengah, sedangkan sektor energi tetap menjadi primadona karena dukungan harga komoditas global.

Prospek dan Sentimen Pasar

Berdasarkan data terbaru 2026, penguatan IHSG hari ini mencerminkan optimisme pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik dan kinerja emiten.

Namun, pelaku pasar tetap disarankan mencermati faktor eksternal seperti arah kebijakan moneter global dan pergerakan harga komoditas.

Bagi investor jangka panjang, kondisi ini bisa menjadi momentum untuk meninjau kembali alokasi portofolio di sektor yang memiliki fundamental kuat.

Sementara bagi trader, volatilitas yang tinggi membuka peluang, namun tetap perlu disiplin dalam mengatur batas risiko.

 

Secara keseluruhan, IHSG hari ini 13 Januari 2026 ditutup menguat dengan dukungan kuat dari sektor energi, teknologi, dan industri proses.

Likuiditas pasar yang tetap terjaga menunjukkan minat investor masih tinggi, meskipun volatilitas di beberapa saham menuntut kehati-hatian.

Dengan tren jangka menengah yang masih positif, pasar saham Indonesia memiliki peluang melanjutkan penguatan, selama didukung stabilitas ekonomi dan arus dana yang konsisten.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050