
DOYANDUIT – Klik UMKM adalah aplikasi pinjaman online yang diklaim mampu membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memperoleh akses pembiayaan.
Meski namanya mengandung unsur “UMKM”, layanan ini ternyata tidak terbatas untuk pelaku usaha saja. Siapa pun yang memenuhi syarat pendaftaran dapat mengajukan pinjaman melalui aplikasi ini.
Aplikasi Klik UMKM sudah tersedia di Google Play Store dan App Store, serta telah diunduh lebih dari 100.000 kali. Popularitas ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan keuangan digital, terutama yang menawarkan proses cepat dan syarat ringan.
Legalitas dan Pengawasan dari OJK
Salah satu hal terpenting sebelum menggunakan layanan pinjaman online adalah memastikan legalitasnya. Berdasarkan ulasan di kanal YouTube Muhamad Ardin disebutkan bahwa Klik UMKM sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Artinya, secara hukum aplikasi ini tergolong legal dan berada dalam pengawasan otoritas resmi.
“Untuk legalitas dari pinjaman online Klik UMKM, memang mereka itu sudah berizin dan diawasi oleh OJK,” ujar narator dalam video tersebut.
Dengan status legalitas ini, pengguna memperoleh perlindungan hukum sesuai regulasi yang berlaku, berbeda dengan pinjol ilegal yang kerap menimbulkan masalah seperti penagihan kasar atau bunga mencekik.
Limit, Tenor, dan Bunga Pinjaman
Klik UMKM menawarkan limit pinjaman yang cukup besar, yaitu hingga Rp80 juta. Tenor pinjaman berkisar antara 60 hingga 150 hari, dengan bunga harian mulai dari 0,1% hingga 0,3%. Syarat pengajuannya pun cukup sederhana, serupa dengan pinjol legal lainnya, antara lain:
- Mengunggah foto KTP
- Melakukan verifikasi wajah
- Mengisi data pribadi
- Mencantumkan informasi rekening bank
Menariknya, walau disebut sebagai aplikasi pinjaman untuk UMKM, pengguna individu non-pelaku usaha juga diperbolehkan mendaftar.
Contoh Simulasi Pinjaman di Klik UMKM
Dalam video ulasan tersebut, pembuat konten mencoba mengajukan pinjaman dan mendapatkan limit Rp1.800.000 dengan tenor 90–120 hari. Namun, dari jumlah yang disetujui itu, dana yang benar-benar diterima hanya sebesar Rp1.620.000. Sisanya terpotong biaya layanan dan potongan lain.
Rincian pembayarannya dibagi menjadi enam periode jika memilih tenor 120 hari. Jarak antara pengajuan hingga pembayaran pertama sekitar 15 hari, bukan satu bulan penuh. Total pengembalian yang harus dibayarkan menjadi sekitar Rp2.266.000.
“Maka dari rincian pinjaman ini, untuk total yang harus kita kembalikan yaitu kurang lebih Rp2.266.000… dan jumlah yang akan diterimanya itu hanya Rp1.620.000,” jelas narator dalam video.
Perbedaan antara dana yang diterima dan total cicilan inilah yang perlu diperhatikan calon peminjam agar tidak salah perhitungan.

Risiko dan Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Meski Klik UMKM legal dan diawasi OJK, pengguna tetap perlu bijak. Bunga harian yang tampak kecil bisa menjadi beban besar jika dikalikan tenor panjang. Selain itu, keterlambatan membayar dapat memicu denda atau penagihan yang tidak menyenangkan.
Pinjaman online sebaiknya hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak dan produktif, bukan konsumtif. Mengajukan pinjaman tanpa rencana pengembalian yang matang berpotensi menjerumuskan ke masalah finansial.
“Pastikan kalian harus selalu bijak dalam menggunakan pinjaman online. Kalau memang tidak ada kebutuhan yang mendesak, lebih baik hindari pinjaman online walaupun itu adalah pinjol legal OJK,” pesan narator video.
Aturan OJK Soal Pinjol Legal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara rutin merilis daftar perusahaan pinjaman online legal yang terdaftar dan diawasi. Berdasarkan Siaran Pers OJK Nomor SP 31/DHMS/OJK/VI/2024, hingga pertengahan 2024 terdapat lebih dari 100 perusahaan pinjol berizin di Indonesia.
OJK juga menegaskan bahwa pinjol legal wajib terdaftar di situs resmi OJK (www.ojk.go.id) dan tunduk pada ketentuan perlindungan konsumen.
Masyarakat dihimbau memastikan status legalitas pinjol sebelum mengajukan pinjaman dengan cara mengecek langsung di situs OJK atau menghubungi layanan konsumen OJK di 157.
Kesimpulan
Klik UMKM menawarkan pinjaman online yang cepat cair, berizin resmi, dan mudah diakses bahkan bagi individu non-UMKM. Limit pinjaman besar, tenor fleksibel, serta bunga kompetitif menjadi nilai jual utamanya. Namun, seperti semua layanan kredit, ada konsekuensi finansial yang harus diperhitungkan matang-matang.
Gunakan layanan ini hanya jika benar-benar diperlukan dan pastikan Anda memiliki kemampuan membayar tepat waktu. Legalitas bukan berarti tanpa risiko, bijak adalah kunci utama.