Kemnaker Tambah Kuota Magang Hub Jadi 100.000, Pendaftaran Diperpanjang hingga 15 Oktober dan Ada Batch II November 2025

14 Oktober 2025 17:00
Bagikan :
Pendaftaran Maganghub Kemnaker diperpanjang 15 Oktober 2025, kuota jadi 100.000. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Ketertarikan masyarakat terhadap Program Pemagangan Nasional yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melonjak tajam. Dalam waktu singkat, situs resmi Maganghub.kemnaker.go.id kebanjiran pendaftar dari berbagai daerah.

Hingga Selasa, 14 Oktober 2025, jumlah pelamar mencapai 125.386 orang, sedangkan jumlah lamaran tercatat sebanyak 316.860.

Melihat antusiasme tersebut, pemerintah memutuskan menambah kuota peserta magang berbayar menjadi 100.000 orang, naik lima kali lipat dari kuota awal sebanyak 20.000 peserta.

Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi dan memperluas akses pengalaman kerja bagi lulusan baru.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut bahwa peningkatan kuota ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif.

Pendaftaran Diperpanjang hingga 15 Oktober 2025

Awalnya, pendaftaran Program Pemagangan Nasional melalui Magang Hub Kemnaker dijadwalkan berakhir pada 12 Oktober 2025. Namun, karena lonjakan minat peserta, masa pendaftaran diperpanjang hingga 15 Oktober 2025.

Menurut data Kemnaker, hingga awal pekan ini sudah tercatat 1.514 perusahaan yang menyediakan lowongan magang dalam berbagai bidang. Jumlah ini mencakup perusahaan swasta nasional, BUMN, hingga lembaga pemerintahan.

Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi oleh perusahaan akan berlangsung pada 16–18 Oktober 2025, sementara pelaksanaan magang dimulai pada 20 Oktober 2025 dan berlangsung hingga 19 April 2026.

Dua Tahap Pelaksanaan: Batch II Dimulai November 2025

Program Magang Hub tahun ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama sudah dimulai dengan kuota 20.000 peserta, sedangkan tahap kedua (Batch II) akan dibuka pada pertengahan November 2025 dengan target tambahan 80.000 peserta.

Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kalangan, terutama fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja.

Yassierli menegaskan bahwa peluang magang tak hanya terbuka di perusahaan swasta atau BUMN, tetapi juga akan melibatkan kementerian, lembaga, badan, dan pemerintah daerah.

“Kuncinya nanti adalah kami akan mengawal bahwa mereka nanti akan ditempatkan, akan difasilitasi dalam konteks peningkatan kompetensi mereka. Dan itu 80.000 adalah target tambahan kita,” jelas Yassierli.

Program Magang Hub juga menjadi bagian dari delapan program stimulus ekonomi nasional tahun 2025, yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Syarat Peserta MagangHub Kemnaker 2025

Beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi calon peserta magang adalah:

Persyaratan Keterangan
Warga Negara Indonesia (WNI) Dibuktikan dengan kepemilikan NIK yang valid dan terdaftar
Lulusan Diploma / Sarjana D3, D4, atau S1 — lulus paling lama 1 tahun sejak tanggal ijazah pada saat mendaftar
Perguruan tinggi asal terdaftar Asal perguruan tinggi harus terdaftar di Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (atau lembaga terkait)
Dokumen pendukung Umumnya diminta: ijazah resmi (bukan SKL), transkrip nilai, KTP, CV, dan dokumen lain sesuai persyaratan perusahaan

Beberapa hal yang sering menyebabkan notif “tidak memenuhi syarat”:

  • Ijazah belum resmi atau masih berupa Surat Keterangan Lulus (SKL)

  • Melebihi batas waktu kelulusan (lebih dari 1 tahun)

  • Data tidak sinkron antara sistem SIAPKerja dan MagangHub

Cara Daftar MagangHub Kemnaker 2025

Berikut langkah-langkah pendaftaran program magang lewat platform resmi:

  1. Buat akun SIAPKerja

    • Kunjungi laman account.kemnaker.go.id/register

    • Isi data diri (NIK, nama, email, nomor HP) dan buat password

    • Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim ke nomor HP/email

  2. Login / masuk ke MagangHub

    • Setelah akun SIAPKerja aktif, akses maganghub.kemnaker.go.id

    • Klik tombol “Masuk / Login” dan gunakan akun SIAPKerja anda

  3. Lengkapi profil dan unggah dokumen

    • Isi data pribadi, pendidikan, kompetensi / keahlian, pengalaman (jika ada)

    • Unggah dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, KTP, CV, dan dokumen pendukung lain sesuai persyaratan masing-masing lowongan

  4. Pilih lowongan magang

    • Setelah profil lengkap, jelajahi daftar lowongan magang yang tersedia di platform

    • Pilih perusahaan / posisi magang yang sesuai dengan latar belakang atau minat anda

  5. Ajukan lamaran / daftar ke perusahaan

    • Klik tombol “Daftar” atau “Lamar” untuk posisi yang dipilih

    • Kirim lamaran melalui sistem MagangHub beserta dokumen yang diminta

  6. Validasi & seleksi

    • Data yang anda unggah akan divalidasi oleh tim Kemnaker dan sistem terhadap data lembaga terkait

    • Jika lolos validasi, akan dilanjutkan ke proses seleksi oleh perusahaan penyelenggara magang

  7. Tunggu pengumuman & penempatan

    • Pantau pengumuman hasil seleksi di platform MagangHub atau SIAPKerja

    • Jika diterima, ikuti instruksi penempatan sesuai jadwal magang yang telah ditetapkan

Mendorong Lulusan Baru Siap Kerja

Dengan perluasan kuota hingga 100.000 peserta, Magang Hub diharapkan dapat menjadi jembatan efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Pemerintah menargetkan agar peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga pelatihan dan pembimbingan dari perusahaan mitra.

Selain itu, peserta akan memperoleh insentif magang berbayar, serta sertifikat kompetensi yang dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan di masa depan.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050