
DOYANDUIT – Dalam beberapa bulan terakhir, nama Modal Nasional atau yang kerap disebut Monas kembali ramai diperbincangkan, terutama terkait pengalaman gagal bayar dari para penggunanya di tahun 2025.
Sebagai salah satu platform pinjaman online yang telah terdaftar di OJK, Monas semestinya memberikan rasa aman dalam transaksi finansial digital.
Namun, munculnya keluhan mengenai penagihan agresif, penyebaran data kontak darurat, hingga kunjungan debt collector lapangan menimbulkan kekhawatiran di kalangan peminjam.
Mari simak informasi selengkapnya.
Mengenal Modal Nasional (Monas)
Modal Nasional, atau Monas, adalah platform pinjaman online yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor KEP-50/D.05/2021.
Sebagai penyelenggara layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi, Monas berkomitmen untuk melindungi data pribadi pengguna dengan menerapkan metode enkripsi ketat dan protokol keamanan tinggi.
Risiko Gagal Bayar di Modal Nasional
Denda dan Bunga Harian
Keterlambatan pembayaran di Monas akan dikenakan bunga penalti sesuai ketentuan dalam aplikasi. Hal ini dapat menyebabkan akumulasi utang yang signifikan jika tidak segera diselesaikan.
Penagihan Intensif Online
Pihak Modal Nasional akan menghubungi peminjam melalui WhatsApp, telepon, dan SMS dengan nada yang menekan.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa nada bicara dari tim penagihan bisa sangat menekan dan kasar, meskipun tidak sampai kekerasan fisik.
Penyebaran Data ke Kontak Darurat
Meskipun Modal Nasional menyatakan bahwa mereka tidak menyebarkan data nasabah, beberapa pengguna melaporkan bahwa pihak penagih menghubungi kontak darurat yang diisi saat pengajuan pinjaman.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai privasi dan perlindungan data pribadi.
Blacklist di Sistem SLIK OJK
Nama Anda bisa masuk daftar hitam (blacklist) di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, sehingga akan sulit mendapatkan pinjaman lain dari lembaga keuangan legal lainnya.
Kehadiran Debt Collector Lapangan
Beberapa pengguna melaporkan didatangi oleh petugas debt collector yang mengaku dari Modal Nasional, terutama di wilayah Jabodetabek.
Sebelum datang ke rumah, biasanya DC menghubungi lewat WhatsApp terlebih dahulu. Namun, di luar Jabodetabek, penagihan biasanya dilakukan secara online melalui WhatsApp, SMS, dan telepon.

Pengalaman Pengguna di Media Sosial
Pengguna Modal Nasional (Monas) banyak membagikan pengalaman mereka, baik di forum online, grup Facebook, TikTok, maupun kolom ulasan di Play Store dan situs surat pembaca.
Berikut beberapa kutipan yang menunjukkan keraguan, keluhan, dan kritik terhadap layanan Monas:
“Saya juga melakukan riset via forum, FB, bahkan YouTube bahwa tindakan DC dari tim Modal Nasional sudah di luar standar OJK.”
— Ryan Dollan, Surabaya, Jawa Timur, mediakonsumen.com
“Mau anda nasabah prioritas atau tidak, penagihan teror sudah pasti, nagih di luar perjanjian sudah pasti, sebar data sudah pasti.”
— Komentar pengguna di Mediakonsumen
“Makanya jauhi sejauh-jauhnya pinjol agar hidup anda tentram dan damai. Sekali anda dekati pinjol ya siap-siap teror mendekat.”
— Ari, pengguna Mediakonsumen
“Aplikasi pinjol teraneh. Hanya mau lihat pengajuan, tiba-tiba langsung ditransfer saja (no recommended). Mau masuk aplikasi tidak bisa, gimana saya mau bayarnya ini? Dikirim pesan lewat email pun tidak ada respon. Jangan download atau coba-coba ajukan, aplikasi pinjol terparah dan saya merasa ditipu. Sudah bunganya tinggi, masa tenornya cuma 14 hari. Sungguh membagongkan!!!”
— Komentar pengguna anonim, Google Play Store
“Aneh sekali awal pengajuan dibilangnya data rekening penerima salah dan tidak bisa melakukan pencairan, jadi aplikasinya saya hapus lagi. Tapi setelah beberapa jam tiba-tiba saja dana masuk ke rekening, padahal saya sudah membatalkan. Jadi kalau begini bagaimana? Sangat tidak konsisten, bikin kami kesulitan karena sudah dapat pinjaman dari tempat lain.”
— Fadila Tobeki, Google Play Store
“Saya belum pernah setuju atau klik terima pinjaman, tapi tiba-tiba dana masuk. Setelah itu penagihannya mengerikan. Mereka hubungi semua kontak darurat saya, padahal saya baru coba-coba isi data.”
— Komentar pengguna anonim, forum pinjaman online
Kutipan-kutipan di atas menunjukkan bahwa meskipun Modal Nasional merupakan aplikasi pinjaman legal, pengguna tetap mengalami berbagai hambatan, mulai dari proses pengajuan yang membingungkan, penagihan yang intens, hingga sistem pencairan yang tidak konsisten.
Hal ini penting menjadi pertimbangan sebelum Anda memutuskan mengajukan pinjaman ke layanan ini.