Penerbitan SKTP Januari Susulan dan Februari Ditunda karena Libur Imlek, Ini Update Lengkapnya

17 Februari 2026 18:00
Bagikan :
Ilustrasi tentang penundaan SKTP Februari dan Januari susulan di Info GTK tahun 2026. (DoyanDuit)

DOYANDUIT – Penundaan penerbitan SKTP Februari menjadi perhatian banyak guru pada awal 2026. Berdasarkan jadwal sebelumnya, SKTP susulan bulan Januari dijadwalkan terbit pada 12–15 Februari, lalu dilanjutkan SKTP Februari pada 16–19 Februari.

Namun, hingga pertengahan bulan, sebagian guru masih belum melihat SKTP mereka terbit di laman Info GTK. Kondisi ini memicu pertanyaan, terutama bagi guru ASN maupun non-ASN yang menantikan kepastian pencairan tunjangan profesi.

Faktanya, keterlambatan ini bukan disebabkan oleh kesalahan data massal atau gangguan sistem besar. Proses penarikan dan penerbitan SKTP mengalami penundaan sementara karena adanya hari libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Tahun Baru Imlek di awal pekan.

Artinya, sistem tetap berjalan, tetapi proses administratif mengalami jeda.

Jadwal Awal Penerbitan SKTP Januari dan Februari

Mengacu pada jadwal yang beredar di awal Februari 2026, tahapan penerbitan SKTP dibagi sebagai berikut:

  • 12–15 Februari 2026: Penerbitan SKTP Januari susulan
  • 16–19 Februari 2026: Penerbitan SKTP Februari

Namun dalam praktiknya, tidak semua guru langsung mendapatkan SKTP sesuai jadwal tersebut.

Sebagian guru memang sudah melihat status “terbit”, tetapi sebagian lainnya masih menunggu pembaruan data.

Menurut penjelasan yang beredar di kanal informasi guru, “Proses penerbitan SKTP guru baik ASN maupun non-ASN mengalami sedikit penundaan karena adanya hari libur di awal pekan.”

Penarikan data diperkirakan kembali aktif pada Kamis atau Jumat setelah masa libur berakhir.

Mengapa Info GTK Belum Berubah?

Banyak guru mengecek Info GTK tetapi tidak menemukan pembaruan status. Hal ini berkaitan dengan proses penarikan data terakhir dari Dapodik.

Berdasarkan tampilan validasi, data terakhir yang masuk ke sistem Info GTK tercatat pada 3 Februari 2026 dan belum mengalami pembaruan lanjutan selama masa libur.

Artinya, jika status Anda masih menunjukkan data Januari atau belum berubah ke Februari, kemungkinan besar sistem memang belum melakukan sinkronisasi terbaru.

Dalam situasi seperti ini, langkah terbaik adalah menunggu pembaruan resmi dan tidak melakukan perubahan data yang tidak perlu.

Hal yang Perlu Dilakukan Guru Saat SKTP Belum Terbit

Agar tidak terjadi kendala tambahan, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Pastikan Data Dapodik Sudah Valid

Periksa kembali:

  • Jam mengajar
  • Status kepegawaian
  • Beban kerja
  • Kelengkapan administrasi lainnya

Jika bulan Januari sudah valid dan tidak ada perubahan signifikan, sebaiknya tidak melakukan pengeditan ulang.

2. Hindari Perubahan Jam Mengajar Tanpa Alasan Jelas

Melakukan “arisan jam” atau perubahan mendadak bisa memicu ketidaksesuaian data saat penarikan ulang dilakukan.

Jika sistem sudah valid sebelumnya, lebih aman menunggu pembaruan berikutnya.

3. Pantau Info GTK Secara Berkala

Cek status secara berkala, terutama setelah masa libur nasional berakhir. Biasanya pembaruan mulai terlihat satu hingga dua hari setelah proses penarikan data aktif kembali.

Apakah Penundaan Ini Mempengaruhi Pencairan Tunjangan?

Pertanyaan paling krusial tentu berkaitan dengan pencairan dana.

Secara umum, keterlambatan penerbitan SKTP beberapa hari akibat libur nasional tidak serta-merta membatalkan atau menggeser pencairan secara signifikan. Selama SKTP terbit dalam periode yang wajar, pencairan tetap mengikuti mekanisme yang berlaku.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penyesuaian jadwal karena hari libur biasanya hanya bersifat administratif dan tidak berdampak panjang.

Namun tetap penting memastikan semua data telah valid sebelum proses finalisasi.

SKTP Januari Susulan, Siapa yang Terdampak?

Kategori “Januari susulan” biasanya berlaku bagi guru yang:

  • Mengalami validasi terlambat pada bulan sebelumnya
  • Baru memenuhi syarat administratif
  • Mengalami perbaikan data Dapodik

Jika Anda termasuk dalam kategori ini dan status belum berubah, besar kemungkinan pembaruan akan muncul bersamaan dengan penarikan data berikutnya.

Sebagai catatan, sistem Info GTK bekerja berdasarkan integrasi data Dapodik dan verifikasi pusat. Jadi keterlambatan sering kali bukan karena kesalahan individu, melainkan faktor teknis dan jadwal nasional.

Tips Tetap Tenang Menunggu SKTP Terbit

Menunggu kepastian administrasi memang tidak selalu nyaman. Namun berdasarkan pengamatan banyak guru setiap awal semester, pola seperti ini bukan hal baru.

Beberapa tips agar tetap tenang:

  • Hindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi
  • Ikuti sumber resmi dan komunitas guru terpercaya
  • Fokus pada kelengkapan administrasi internal

Penundaan SKTP Februari Bersifat Sementara

Penundaan penerbitan SKTP Februari dan Januari susulan di Info GTK 2026 terjadi karena faktor hari libur nasional dan cuti bersama Imlek. Proses ini bersifat sementara dan diperkirakan kembali berjalan normal setelah masa libur berakhir.

Bagi guru ASN maupun non-ASN, langkah terbaik saat ini adalah memastikan data tetap valid di Dapodik, tidak melakukan perubahan yang tidak perlu, dan rutin memantau Info GTK.

Selama semua persyaratan terpenuhi, penerbitan SKTP tetap akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Kesabaran dan ketelitian administrasi menjadi kunci agar tunjangan profesi guru dapat cair tepat waktu.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050