
DOYANDUIT – Bagi pelaku UMKM, modal usaha adalah faktor utama yang dapat mempengaruhi perkembangan bisnis. Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI hadir sebagai solusi pembiayaan bagi para pelaku usaha yang membutuhkan tambahan dana.
Namun, dalam beberapa kondisi, dana yang diberikan mungkin masih kurang untuk memenuhi kebutuhan usaha. Di sinilah top up KUR BRI menjadi pilihan yang sangat membantu.
Jika Anda berniat untuk menambah pinjaman atau mengajukan kredit lagi, penting untuk memahami bagaimana proses top up ini berjalan, berapa lama prosesnya, dan bagaimana cara perhitungannya.
Apa Itu Top Up KUR BRI?
Top up KUR BRI adalah proses penambahan jumlah pinjaman yang Anda ajukan sebelumnya. Dengan kata lain, Anda dapat mendapatkan tambahan dana tanpa perlu mengajukan pinjaman baru.
Top up KUR ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah yang membutuhkan lebih banyak modal usaha untuk mengembangkan bisnis.
Namun, tidak semua nasabah bisa melakukan top up begitu saja. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar pengajuan top up dapat diproses oleh pihak BRI.
Syarat-Syarat Top Up KUR BRI
Sebelum mengajukan top up KUR BRI, pastikan Anda sudah memenuhi beberapa syarat berikut:
1. Pinjaman KUR BRI yang Sudah Berjalan Minimal 6 Bulan
Agar bisa mengajukan top up, pinjaman KUR BRI Anda harus berjalan minimal selama 6 bulan, dan selama periode tersebut, angsuran Anda harus lancar dan tidak ada keterlambatan pembayaran.
2. Dokumen-Dokumen yang Diperlukan
Pastikan Anda menyiapkan dokumen utama seperti KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha atau Surat Izin Usaha (SIUP), serta surat jaminan seperti BPKB kendaraan bermotor atau SHM. Selain itu, dokumen tambahan seperti fotokopi buku tabungan dan NPWP juga diperlukan.
3. Pencairan yang Tepat Waktu
Pihak BRI akan menilai apakah Anda memiliki riwayat angsuran yang lancar. Keterlambatan pembayaran angsuran KUR sebelumnya dapat menghambat proses pengajuan top up.
4. Modal Usaha yang Terbukti Berjalan
Usaha yang Anda jalankan harus terbukti berjalan dengan baik. Pihak BRI akan melakukan survei untuk memastikan bahwa usaha Anda berjalan normal. Anda juga perlu menyediakan rekening koran selama 3 bulan terakhir sebagai bahan pertimbangan.
5, Jenis Top Up KUR BRI
Terdapat dua jenis top up KUR BRI, yaitu:
- Top Up Fresh Money: Menambahkan dana pinjaman tanpa perlu melunasi pinjaman sebelumnya.
- Top Up New Plafond: Menambahkan dana pinjaman tetapi dengan memotong sisa pinjaman yang belum terbayar.
Berapa Lama Proses Top Up KUR BRI?

Setelah Anda mengajukan top up dan menyerahkan dokumen yang diperlukan, proses pencairan dana biasanya membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja.
Waktu ini dibutuhkan oleh pihak bank untuk melakukan evaluasi kelayakan pengajuan Anda, termasuk survei usaha dan penilaian kemampuan bayar angsuran.
Jika dokumen dan usaha Anda memenuhi syarat, dana akan segera dicairkan ke rekening Anda. Sebaiknya, Anda menyiapkan dokumen dengan lengkap dan benar agar proses ini dapat berjalan lancar.
Cara Perhitungan Top Up KUR BRI

Cara perhitungan top up KUR BRI berbeda-beda tergantung pada jenis pinjaman yang diajukan sebelumnya dan jenis top up yang dipilih. Berikut ini adalah dua jenis top up yang ditawarkan oleh BRI dan cara perhitungannya:
1. Top Up Fresh Money
Dalam jenis top up ini, Anda bisa mendapatkan tambahan dana pinjaman tanpa perlu melunasi pinjaman yang sebelumnya.
Artinya, jumlah dana yang Anda terima akan ditambah dengan dana segar yang langsung digunakan untuk kebutuhan usaha. Namun, jumlah angsuran dan jangka waktu pembayaran akan disesuaikan dengan jumlah dana tambahan yang disetujui.
2. Top Up New Plafond
Untuk jenis top up ini, jumlah plafon pinjaman yang disetujui akan digunakan untuk melunasi sisa pinjaman yang belum terbayar sebelumnya.
Misalnya, jika Anda masih memiliki sisa pinjaman, dana top up akan dipotong sesuai dengan jumlah tunggakan tersebut, dan sisanya akan diberikan sebagai tambahan dana untuk modal usaha.
Selain itu, maksimal jumlah top up yang dapat Anda ajukan bergantung pada beberapa faktor, termasuk besaran pinjaman awal dan riwayat angsuran Anda. Biasanya, jika Anda ingin mengajukan top up dengan jumlah lebih besar, BRI akan meminta agunan tambahan.
Penting untuk diingat bahwa jangka waktu pengembalian atau lama cicilan pinjaman setelah top up tetap akan disesuaikan dengan jenis KUR yang Anda ajukan:
- KUR Mikro: Jangka waktu hingga 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
- KUR Ritel: Jangka waktu hingga 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
- KUR Penempatan TKI: Jangka waktu hingga 3 tahun sesuai dengan kontrak kerja TKI.
Kesimpulan
Top up KUR BRI adalah solusi tepat untuk menambah modal usaha Anda. Namun, pastikan Anda memenuhi semua syarat yang diperlukan sebelum mengajukan. Proses pengajuan dan pencairan dana memakan waktu sekitar 14 hari kerja, dan besaran maksimal pinjaman yang dapat diajukan bergantung pada pinjaman awal Anda serta riwayat angsuran.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai top up KUR BRI, Anda bisa mengunjungi kantor BRI terdekat atau menghubungi pihak bank.
Dengan memahami cara kerja dan prosedur top up KUR BRI, Anda bisa merencanakan pengajuan top up dengan lebih baik dan menyesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda. Jangan ragu untuk memanfaatkan fasilitas ini demi kelangsungan dan kemajuan usaha Anda.*